Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

08 November 2013

Nikkei Berjangka Tergelincir

Bloomberg (8/11) – Indeks berjangka Jepang turun dan yen mempertahnkan gain terhadap mayoritas mata  uang lainnya sejalan dengan para investor menunggu data daftar gaji AS pasca pertumbuhan ekonomi yang tinggi memicu kekhawatiran mengenai Federal Reserve yang kemungkinan akan mengurangi stimulus lebih awal dari yang diperkirakan. Sementara sebuah indeks komoditas tergelincir.Berjangka Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 2.9% ke level 13,995 di Chicago pasca mengalami penurunan sebesar 0.7% ke level 14,150 pukul 3 pagi di Osaka dari level 14,250 di Jepang kemarin. Kontrak di indeks Australia S&P/ASX 200 jatuh sebesar 0.6%. Indeks Standard & Poor 500 tergelincir sebesar 1.3% di New York, yang merupakan tertinggi sejak tanggal 27 Agustus lalu, sementara Twitter Inc. (TWTR) mengalami kenaikan pada debut transaksinya. Yen menahan mendekati satu bulan tertingginya terhadap euro. Indeks S&P GSCI yang merupakan indeks komoditas ditutup pada level terendahnya sejak tanggal 17 April lalu sejalan dengan minyak mentah dan emas mengalami penurunan.Para investor fokus terhadap pergerakan laporan daftar gaji AS di bulan Oktober pasca data kemarin menunjukkan ekonomi terbesar di dunia tersebut mengalami ekspansi yang tinggi dari yang diperkirakan oleh para ekonom pada kuartal lalu dan Bank Sentral Eropa secara tak terduga memangkas tingkat suku bunga. Reserve Bank of Australia, yang menahan tingkat suku bunga pada rekor terendahnya di pekan ini, mempublikasikan pernyataan kebijakan kuartalannya hari ini sementara surplus perdagangan China kemungkinan mengalami pertumbuhan pada bulan lalu sejalan dengan ekspor mengalami kenaikan, berdasarkan pada survei Bloomberg dari para ekonom. (bgs)