Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.
Tampilkan postingan dengan label News Market. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News Market. Tampilkan semua postingan

18 Oktober 2017

PT KONTAK PERKASA FUTURES | Investor Asing Lepas Saham, IHSG Melemah Tipis

Kontak Perkasa - Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat berada di zona hijau harus berakhir di zona merah pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Akan tetapi, pelemahan IHSG itu terbatas.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (17/10/2017), IHSG turun tipis 2,3 poin atau 0,04 persen ke posisi 5.947,33. Indeks saham LQ45 menguat 0,02 persen ke posisi 991,64. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Ada sebanyak 160 saham menguat sehingga menahan pelemahan IHSG. Sedangkan 183 saham melemah sehingga menekan IHSG. 112 saham lainnya diam di tempat.

Pada Selasa pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.961,51 dan terendah 5.922,07. Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 316.951 kali dengan volume perdagangan 6,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,4 triliun.

Investor asing melakukan aksi jual Rp 910,99 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.505.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham tambang naik 0,95 persen, sektor saham barang konsumsi menanjak 0,82 persen dan sektor saham manufaktur naik 0,20 persen.

Sektor saham aneka industri turun 1,24 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham perdagangan melemah 0,60 persen dan sektor saham infrastruktur tergelincir 0,45 persen.

Saham-saham yang mencatatkan top gainers antara lain saham NAGA naik 34,08 persen ke posisi Rp 240 per saham, saham MTWI melonjak 24,86 persen ke posisi Rp 442 per saham, dan saham MBSS melonjak 24,41 persen ke posisi Rp 525 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham JIHD merosot 17,36 persen ke posisi Rp 500 per saham, saham PADI melemah 11,35 persen ke posisi Rp 1.250 per saham, dan saham SIPD tergelincir 9,3 persen ke posisi Rp 780 per saham.

Bursa saham Asia sebagian bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,02 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi mendaki 0,17 persen, indeks saham Jepang Nikkei melonjak 0,38 persen dan indeks saham Singapura menguat 0,18 persen.

Sedangkan indeks saham Shanghai tergelincir 0,19 persen dan indeks saham Taiwan susut 0,47 persen.

"IHSG konsolidasi usai menguat kemarin. Sentimennya pelaku pasar menanti suku bunga acuan, sedangkan dari sentimen eksternal belum ada," ujar Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya.

Sedangkan dari faktor nilai tukar rupiah, William menilai hal itu tidak terlalu mempengaruhi.

11 Oktober 2017

PT KONTAK PERKASA FUTURES | 3 Investor Berminat Bangun Pesawat R-80






Kontak Perkasa - Jakarta - Sebanyak tiga investor menyatakan minat untuk membangun pesawat R-80, buatan Indonesia. Nilai investasi untuk membangun pesawat tersebut di atas US$ 1 miliar.

Komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI) Ilham Habibie masih enggan menyebut investor tersebut. "Ada 3, Indonesia enggak ada yang membuat pesawat, selain PTDI. Beda, kalau PTDI kalau menurut saya sebaiknya menjadi partner di pihak kita sama-sama perusahaan Indonesia," kata di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Dia memperkirakan, keputusan untuk menggandeng mitra itu pada 2018. Dengan begitu, pesawat bisa uji terbang pada 2022.

"Tahun depan mestinya selesai. Biar bisa on target pesawat terbang 2021-2022 kan tinggal 4 tahun. Sampai terbang belum sertifikasi," ujar dia.

Dia menambahkan, untuk sertifikasi membutuhkan waktu setahun hingga satu setengah tahun. Setelah itu, produk tersebut dipasarkan ke pelanggan.

Meski begitu, dia menuturkan, investasi di pesawat berbeda dengan investasi di bidang lain. Lantaran, risiko dan pendapatan ditanggung bersama.

"Jadi investor ambil bagian, tapi dia menanggung biaya sendiri. Risk and revenue sharing. Jadi menanggung risiko menanggung revenue. Kalau menjual, dia mendapat bagian daripada pendapatan," ujar dia.

Ilham Habibie Angkat Bicara soal Donasi Peawat R-80

Masyarakat bisa berpartipasi dalam membangun pesawat dalam negeri yakni R-80. Pasalnya, PT Regio Aviasi Industri (RAI) menggagas penggalangan dana melalui Kitabisa.com.

Komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI) Ilham Habibie mengatakan, penggalangan dana ini sejatinya bukan semata-mata untuk membangun pesawat. Namun, untuk mencari dukungan untuk membangun pesawat tersebut.

"Buat kami crowdfunding lebih untuk menunjukkan kepada siapa pun bahwasanya rakyat mendukung. Namanya donasi, bukan investasi," kata dia saat berkunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Ilham tak mengetahui posisi terakhir dana yang terkumpul. Namun, antusias masyarakat sangat besar.

"Crowdfunding donasi, jadi terus terang enggak tahu status terakhirnya, tapi dalam seminggu kita sudah mengumpulkan Rp 1,3 miliar. Cepat sekali," ujar dia.

Ilham menuturkan, meski dana yang terkumpul relatif besar, itu tak akan cukup untuk menutup biaya pembangunan pesawat yang sangat besar. Menurut Ilham, biaya yang dibutuhkan untuk membangun pesawat di atas US$ 1 miliar.

"US$ 1 miliar ke atas, di antara US$ 1,1 miliar-1,5 miliar," ujar dia.

Di Amerika Serikat (AS) saja, kata dia, penggalangan dana belum pernah mencapai US$ 100 juta.

"Crowdfunding bukan untuk kebutuhan, ada kebutuhan tentunya, tidak akan mungkin bisa mengumpulkan US$ 1 miliar dengan crowdfunding. Dengan crowdfunding di dunia, di AS bisa puluhan juta dolar tapi lebih US$ 100 juta belum pernah ada. Itu di AS di mana peraturannya lebih progresif, ekonomi lebih kaya jadi partisipasinya lebih substansial," kata dia.


22 September 2017

PT Kontak Perkasa Futures | Sekuritisasi Aset BUMN Dorong Orang RI Berinvestasi

Kontak Perkasa - Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, dengan adanya sekuritisasi aset yang dilakukan oleh beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mendorong masyarakat berinvestasi di pasar keuangan. Selama ini memang minat investasi masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar keuangan masih cukup rendah.

D‎armin menjelaskan, dengan adanya sekuritisasi aset yang dilakukan perusahaan BUMN, tidak hanya memperdalam pasar keuangan Indonesia, tetapi juga akan membuat masyarakat tertarik untuk berinvestasi pada instrumen tersebut.

"Itu tidak hanya berarti semakin besar market size kita, lebih dari pendalaman itu membuat semakin banyak tertarik bagian dari masyarakat kita,‎" kata Darmin, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Instrumen investasi pasar keuangan sempat tidak dilirik masyarakat. Bahkan pengelola dana besar juga tidak berminat untuk memutar uangnya pada instrumen investasi tersebut.

"‎Jangankan perorangan. pas kita terbitkan obligasi, itu namanya asuransi, dana pensiun tidak mau. Lebih senang di deposito meski bunganya lebih kecil," papar Darmin.

Menurut Darmin, agar investasi pada pasar keuangan menarik maka dibuat kebijakan pembatasan besaran bungan deposito. Dampaknya, investasi pada pasar keuangan mulai dilirik dan setelah mendapat imbal hasil yang lebih besar dari deposito banyak pihak mulai berinvestasi pada instrumen tersebut.

"Masyarakat begitu mencicipi bunga lebih tinggi dia tahu ini lebih menarik. Apalagi kalau ada desain bayar kupon dan bunga per bulan," tutup Darmin.

19 September 2017

PT Kontak Perkasa Futures | Masih Gara-gara Geopolitik, Harga Emas Berjangka Turun

Kontak Perkasa - Chicago, Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun lebih dari satu persen pada Selasa (19/9/2017) pagi WIB, karena kekhawatiran tentang ketegangan antara AS dan Korea Utara terus berkurang, sehingga investor berbalik kembali ke ekuitas dan aset-aset lainnya yang dinilai lebih berisiko.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 14,4 dolar AS atau 1,09 persen, menjadi menetap di 1.310,8 dolar AS per ounce.

Meredanya ketegangan di Semenanjung Korea mengurangi permintaan terhadap "safe haven" emas. Emas turun pada aksi pasar membeli aset-aset berisiko dengan rekor tertinggi untuk indeks saham AS yang membantu menekan harga emas ke level terendah dalam lebih dari tiga minggu, kata para analis.

Emas juga bergerak turun tajam karena indeks dolar AS menguat 0,22 persen menjadi 92,09 pada pukul 19.10 GMT.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, sehingga emas yang dihargakan dalam greenbacks kurang menarik bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 54,5 sen atau 3,08 persen menjadi ditutup pada 17,156 dolar AS per ounce.

Platinum untuk penyerahan Oktober turun 10,7 dolar AS atau 1,1 persen, menjadi menetap di 961,1 dolar AS per ounce. (Ant)

22 Februari 2017

Harga Minyak WTI Naik Dekati Level Tertinggi dalam Tujuh Pekan | PT. KONTAK PERKASA

PT. KONTAK PERKASA - Harga minyak Amerika Serikat (AS), West Texas Intermediate (WTI) naik mendektai level tertinggi dalam tujuh minggu setelah OPEC mengisyaratkan optimisme atas kesepakatan dengan produsen lain termasuk Rusia untuk membatasi produksi dan kelebihan pasokan yang telah membebani pasar sejak 2014.

Seperi dikutip dari CNBC, Rabu (22/2/2017), harga minyak AS April untuk pengiriman bulan depan naik 3 sen menjadi USD54,36 per barel pada pukul 00.28 GMT. Kemarin, kontrak Maret berakhir naik 66 sen atau 1,2% menjeadi USD54,06 per barel, setelah memuncak pada USD54,68, tertinggi sejak 3 Januari 2017.

Sementara, harga minyak brent belum diperdagangkan setelah mengakhiri sesi sebelumnya di level USD56,66 per barel, naik 48 sen atau 0,9%. Hal ini sebelumnya sempat mencapai tertinggi sejak 2 Februari di posisi USD57,31 per barel.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lain di luar OPEC pada November setuju untuk memangkas produksi sekitar 1,8 juta barel per hari (bph) dalam upaya untuk mengalirkan banjir yang telah tertekan harga selama lebih dari dua tahun.

Sekjen OPEC Mohammad Barkindo mengatakan, konferensi industri di London bahwa data Januari menunjukkan kesesuaian dari negara-negara anggota yang berpartisipasi dalam penurunan produksi telah di atas 90%. Persediaan minyak akan menurun lebih lanjut tahun ini.

"Semua negara yang terlibat tetap teguh dalam penentuan untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi," kata Barkindo.

Rusia dan produsen luar lainnya sejauh ini menyampaikan persentase yang lebih kecil dari pemotongan, tapi Barkindo mengatakan bahwa ini akan meningkat.

Hal itu terlalu dini untuk mengatakan jika pengurangan pasokan, yang berlangsung selama enam bulan dari 1 Januari, akan perlu diperpanjang atau diperdalam pada pertemuan OPEC mendatang pada Mei.



Simak juga : PT. KONTAK PERKASA
Sumber : ekbis.sindonews

11 Januari 2017

Harga Minyak Dunia Tenggelam ke Level Terendah dalam Sebulan | KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA FUTURES - Harga minyak dunia kembali mengalami pelemahan atau turun 2% ke level terendah dalam hampir satu bulan. Hal ini memperpanjang penurunan sesi sebelumnya karena dola Amerika Serikat (AS) menguat dan adanya keraguan apakah negara-negara produsen minyak dunia akan menjalankan kesepakatan untuk memangkas produksi.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (11/1/2017), harga minyak brent kembali ke lecel USD53,64 per barel, turun USD1,30 atau 2,4%, setelah mencapai level terendah sejak 15 Desember di level USD53,60. Sementara, harga minyak AS turun USD1,14 atau 2,2% menjadi USD50,82 per barel ataub menyentuh level terendah sejak 16 Desember di level USD50,79.

Arab Saudi dan anggota OPEC lainnya tampaknya mengurangi produksi, tapi tidak jelas apakah produsen besar lainnya juga akan mengikuti langkah tersebut.

Irak, produsen terbesar kedua dari anggota OPEC mengatakan akan meningkatkan ekspor minyak mentah dari pelabuhan utamanya Basra ke semua pada Februari. Ekspor minyak selatan negara itu pada awal Januari tetap stabil mendekati rekor tinggi, meskipun OPEC sebelumnya telah menyepakati pemotongan produksi.

"Harga minyak  konsolidasi di tingkat bawah setelah adanya keraguan muncul selama tingkat kepatuhan terhadap pengurangan produksi OPEC karena ekspor Irak tetap tinggi, serta kecepatan yang lebih umum atas rebalancing pasar," kata Tim Evans, spesialis energi berjangka dari Citigroup.

"Melaporkan bahwa produsen non-OPEC Rusia dan Kazakhstan telah mengurangi produksi, menghasilkan reaksi kecil pada harga, dengan kegagalan kenaikan di tengah berita bullish menunjukkan bahwa pasar overbought dan rentan terhadap koreksi ke bawah lebih lanjut," imbuhnya.

Harga tidak bergerak banyak setelah penyelesaian, ketika kelompok industri American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak AS bertambah 1,5 juta barel. Analis telah memperkirakan kenaikan sebanyak 1,2 juta barel. Kedua kontrak kemarin turun sekitar 4% dari keraguan tentang pemotongan produksi minyak global.

Produksi minyak di Amerika Utara juga meningkat dan menekan harga. AS Administrasi Informasi Energi menaikkan perkiraan cukup tajam pada 2017, yakni pertumbuhan produksi minyak mentah AS menjadi 110.000 barel per hari. Bulan lalu itu memperkirakan penurunan 80.000 barel per hari.

Jumlah rig di Kanada rata-rata untuk Desember sebanyak 209, naik 36 dari posisi November dan naik 49 dari tahun lalu, kata Matt Stanley, broker bahan bakar pada Muatan Internasional di Dubai.

Simak juga : KONTAK PERKASA FUTURES

Sumber : ekbis.sindonews

29 Desember 2016

Rupiah Diramal Sulit Berbalik Melawan Dominasi USD | PT. KONTAK PERKASA FUTURES

PT. KONTAK PERKASA FUTURES - Pergerakan rupiah diprediksi akan dapat kembali bertahan dari dominasi penguatan laju dolar Amerika Serikat (USD) yang masih berlangsung. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran support Rp13.472/USD dan resisten Rp13.440/USD.

"Minimnya sentimen dari dalam negeri membuat laju rupiah minim perlawanan untuk berbalik naik. Diharapkan pelemahan rupiah dapat lebih terbatas," ujarnya di Jakarta, Kamis (29/12/2016).

Sementara, laju rupiah kemarin masih melanjutkan pergerakan negatif seiring imbas masih menguatnya laju USD terhadap sejumlah mata uang. Pada data ekonomi AS, indeks Kepercayaan Konsumen yang dirilis The Conference Board di level 113,7 pada Desember, naik dari 109,4 pada November membuat laju USD percaya diri melanjutkan penguatannya sehingga berimbas pada tertahannya laju rupiah. 

Dari dalam negeri tidak jauh berbeda dari sehari sebelumnya dimana tidak banyak sentimen yang secara signfikan mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah untuk menjadi lebih positif. Apalagi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan, pencapaian uang tebusan pada periode dua pengampunan pajak atau amnesti pajak tidak terlalu spektakuler seperti realisasi periode satu yang sempat mencapai kisaran Rp97,2 triliun.

"Hingga 28 Desember 2016, realisasi uang tebusan berdasarkan penerimaan Surat Setoran Pajak baru mencapai Rp105 triliun, atau hanya naik sekitar Rp7,8 triliun dari pencapaian uang tebusan pada akhir periode satu sebesar Rp97,2 triliun," paparnya. 



Sumber : ekbis.sindonews

27 Desember 2016

OPEC Mulai Batasi Produksi, Harga Minyak Perpanjang Tren Kenaikan | PT. KONTAK PERKASA

PT. KONTAK PERKASA -  Harga minyak mentah berjangka AS memperpanjang keuntungan pada perdagangan hari ini, pasca libur Natal setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan non-anggota OPEC ditetapkan mulai membatasi produksi. Dalam kurun waktu kurang dari sepekan, kebaijakan tersebut terdampak positif terhadap harga minyak dunia. 

Seperti dilansir Reuters, Selasa (27/12/2016) harga minyak mentah NYMEX untuk pengirimanan CLc1 terdongkrak 16 sen di level USD53,18 per barel pada pukul 00.02 GMT, ketika sebelumnya ditutup bertambah 7 sen untuk menyentuh level tertinggi 17 bulan akhir pekan kemarin. Sementara harga minyak Brent untuk pengiriman Februari LCOc1 kokoh lewat kenaikan sebesar 11 sen menjadi USD55,16 per barel. 

Pada awal pekan kemarin pasar minyak Internasional ditutup karena libur Natalan dan dalam beberapa pekan terakhir mendapatkan dukungan ketika OPEC maupun negara non-OPEC sepakat untuk mengurangi produksi mereka mencapai hampir 1,8 juta barel per hari (bpd) dari 1 Januari. Di sisi lain produksi minyak Libya naik sedikit 622.000 barel sehari (bpd) dan perusahaan minyak nasional mengaku akan menambahkan hingga 270.000 bpd dalam tiga bulan.

Departemen Energi AS berharap penjualan minyak mentah bisa berjalan sesuai prediksi hingga pertengahan Januari. Peningkatan masih terjadi pada ekspor minyak Rusia yang bertambah hampir 5% tahun ini menjadi 253.5 juta ton dengan harapan tahun depan peningkatannya tidak terlalu besar, seperi disampaikan oleh Wakil Menteri Energi Kirill Molodtsov. 

Sedangkan stok minyak China pada periode akhir November, turun 1,55% dari bulan sebelumnya menjadi 29.89 juta ton terimbas penurunan produksi domestik, meski permintaan di musim dingin masih tumbuh. Berbeda lagi dengan Aljazair Sonatrach yang akan menambah sumur minyak mereka menjadi 290 pada 2017, atau meningkat dibandingkan 2016 yakni mencapai 265. Diharapkan konsisten pembekuan produksi minyak berjalan sesuai prediksi, untuk menyeimbangkan harga minyak dunia. 


Baca juga : PT. KONTAK PERKASA
Sumber : http://ekbis.sindonews.com/

26 Desember 2016

Harga minyak naik dalam perdagangan tipis jelang Natal | PT. KONTAK PERKASA FUTURES

PT. KONTAK PERKASA FUTURES - Harga minyak dunia berakhir sedikit lebih tinggi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), di tengah perdagangan tipis menjelang liburan Natal 2016.

Harga minyak dunia bertahan di sekitar tingkat tertinggi sejak pertengahan 2015, didukung oleh kesepakatan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan non-anggota untuk memangkas produksi sebanyak 1,8 juta barel per hari mulai 1 Januari 2017.

Sementara itu, perusahaan jasa minyak Amerika Serikat (AS) Baker Hughes melaporkan pada Jumat bahwa angka mingguan jumlah rig minyak yang beroperasi di ladang-ladang AS naik untuk minggu kedelapan berturut-turut. Jumlah rig bertambah 13 rig menjadi 523 rig, lebih rendah dari 538 rig yang beroperasi pada saat sama tahun lalu.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, meningkat 0,07 dolar AS menjadi menetap di 53,02 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari, bertambah 0,11 dolar AS menjadi ditutup pada 55,16 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, demikian laporan Xinhua.
COPYRIGHT © ANTARA 2016

14 Desember 2016

Indeks FTSE 100 Inggris ditutup naik 1,13 persen | PT. KONTAK PERKASA

PT. KONTAK PERKASA - Indeks FTSE 100 di London, indikator utama pasar saham Inggris, ditutup lebih tinggi pada Selasa, naik 1,13 persen atau 78,15 poin menjadi 6.968,57 poin.

Harga saham Rolls-Royce Holdings melonjak 4,15 persen, menduduki posisi teratas daftar peraih keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau "blue chips". 

Diikuti saham ITV yang melompat 3,73 persen, BT Group meningkat 3,68 persen, International Consolidated Airlines Group bertambah 3,24 persen dan Dixons Carphone naik 2,83 persen.

Sementara itu, saham Antofagasta memimpin kerugian (top losers) dari saham-saham unggulan dengan penurunan harga 4,65 persen, diikuti oleh Tesco jatuh 3,76 persen, BHP Billiton berkurang 2,78 persen, Anglo American merosot 2,60 persen dan Rio Tinto turun 2,28 persen, demikian Xinhua.

Baca juga : PT. KONTAK PERKASA
COPYRIGHT © ANTARA 2016

09 November 2016

Harga minyak AS menguat pada hari pemilihan presiden | KONTAK PERKASA FUTURES

PT. KONTAK PERKASA - Harga minyak AS menguat pada Selasa (Rabu pagi WIB), ketika para investor menunggu hasil dari pemilihan presiden Amerika Serikat.

Harga minyak AS naik hampir dua persen pada sesi sebelumnya setelah Biro Investigasi Federal AS (FBI) membebaskan lagi calon presiden Demokrat Hillary Clinton atas penggunaan server pribadi, mengurangi kekhawatiran pasar atas ketidakstabilan perekonomian jika saingannya dari Partai Republik Donald Trump akan terpilih.

Direktur FBI James Comey pada Minggu (6/11) memberitahu anggota parlemen AS bahwa FBI tidak merubah kesimpulannya pada Juli untuk tidak memidanakan Clinton atas penggunaan server surat elektronik pribadinya selama ia menjabat sebagai menteri luar negeri AS.

Berita itu terus meningkatkan kampanye Clinton pada pemilihan presiden AS, Selasa, mengirim harga minyak AS naik 0,2 persen selama sesi.

Para analis mengatakan investor secara umum memandang kemenangan Clinton sebagai hasil yang lebih baik, karena menyajikan lebih sedikit yang belum diketahui dan mungkin lebih stabil untuk pasar daripada kemenangan Donald Trump.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, naik 0,09 dolar AS menjadi menetap di 44,98 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari turun 0,11 dolar AS menjadi ditutup pada 46,04 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
COPYRIGHT © ANTARA 2016

24 Oktober 2016

Harga Minyak Dunia Diproyeksikan Naik, Premium Stabil hingga Akhir Tahun | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Terkait proyeksi kenaikan harga minyak mentah dunia di 2017, akan memberikan dampak terhadap harga Bahan Bakar Minyak ( BBM), khususnya premium. Namun untuk akhir tahun, diperkirakan harga keduanya masih akan tetap dan tidak mengalami kenaikan. Untuk harga (premium) untuk akhir tahun kemungkinan tidak naik," ujar Direktur Executive Energy Watch, Mamit Setiawan.
Dia juga mengatakan bahwa sebelumnya ada rencana dari pemerintah untuk menaikan harga BBM, akan tetapi hal itu tidak urung dilakukan.
"Waktu itu ada rencana premium turun tidak jadi," terang Mamit.
Akan tetapi, dirinya mengungkapkan apabila harga premium nantinya tidak ikut naik mengikuti kenaikan harga minyak mentah dunia maka Pertamina akan mengalami kerugian.
"Jadi kalau memang nanti tidak naik akan terkikis keuntungan Pertamina dan akan mengalami kerugian,” ujarnya. Sumber: http://economy.okezone.com/

Baca juga: PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

21 Oktober 2016

Survei Fed menyebut ekonomi AS terus tumbuh moderat | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Kegiatan ekonomi AS terus berkembang pada kecepatan sedang hingga moderat dari akhir Agustus hingga awal Oktober, dengan sebagian besar distrik memperkirakan prospek positif, demikian hasil survei terbaru yang dirilis Federal Reserve, pada Rabu.

"Sebagian besar distrik menunjukkan kecepatan ekspansi sedang atau moderat," kata The Fed dalam Beige BOOK terbaru yang mengukur ekonomi di 12 distriknya. Namun, Distrik New York melaporkan tidak ada perubahan dalam aktivitas keseluruhan.

Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar distrik memperkirakan prospek positif dengan pertumbuhan diperkirakan akan terus pada kecepatan sedikit sampai moderat di beberapa distrik.

Menurut survei, penjualan ritel meningkat di sebagian besar distrik, dan diharapkan akan berlanjut tumbuh moderat dalam beberapa bulan ke depan.

Aktivitas manufaktur bervariasi, dan beberapa distrik melaporkan bahwa dolar AS yang kuat terus menyeret turun ekspor barang-barang manufaktur.

Kondisi pasar tenaga kerja tetap ketat, dengan pertumbuhan payroll dan upah sedang, kata laporan survei. Harga sedikit meningkat secara keseluruhan.

The Fed mempertahankan suku bunga federal fund tidak berubah dalam pertemuan September di tengah data ekonomi lemah baru-baru ini dan inflasi lemah, tapi sangat mengisyaratkan bahwa bank sentral bisa memiliki satu kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini.

Analis secara luas percaya bahwa the Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam pertemuan November, sementara kemungkinan menaikkan suku bunga 

Baca juga: PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR
COPYRIGHT © ANTARA 2016

19 Oktober 2016

Harga minyak dunia naik didukung optimisme kesepakatan OPEC | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Harga minyak dunia berakhir lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) berjanji untuk membatasi produksi ketika mereka bertemu pada November.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak menetapkan untuk membahas rincian seputar usulan kelompoknya guna memangkas produksi mereka dengan anggota non OPEC Rusia pada November.

Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo pada Selasa menepis kekhawatiran bahwa Rusia akan menggagalkan rencana kartel untuk membatasi produksi minyak, mengatakan negara itu telah sangat aktif dalam mencoba untuk menstabilkan pasar minyak yang terus melemah, menurut laporan media.

Harga minyak telah naik sekitar 13 persen dari tiga minggu lalu setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mengusulkan penurunan atau pembekuan produksi pertama dalam delapan tahun terakhir pada bulan lalu.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November bertambah 0,35 dolar AS menjadi menetap di 50,29 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember naik 0,16 dolar AS menjadi ditutup pada 51,68 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, demikian Xinhua. 

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR
COPYRIGHT © ANTARA 2016

10 Oktober 2016

Dolar AS bervariasi di tengah laporan gaji non pertanian | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR -  Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah laporan penggajian (payrolls) non pertanian negara itu keluar lebih lemah dari yang diharapkan.

Total gaji pekerja non pertanian AS naik 156.000 pada September, lebih rendah dari perkiraan pasar 176.000, dan tingkat pengangguran naik tipis menjadi lima persen, menurut Departemen Tenaga Kerja AS, Jumat.

Laporan penggajian non pertanian AS telah diawasi secara ketat oleh untuk mendapatkan petunjuk lebih dari langkah Federal Reserve selanjutnya.

Meskipun angka terbaru itu di bawah harapan, Presiden Fed Cleveland, Loretta Mester mengatakan Jumat bahwa laporan pekerjaan adalah "kuat," menambahkan saatnya bagi bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga.

Beberapa pejabat Fed mengatakan awal pekan ini bahwa ada alasan yang kuat untuk menaikkan suku bunga, dan bank sentral tidak harus menunda kenaikan suku bunga.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1173 dolar AS dari 1,1153 dolar AS, dan pound Inggris turun menjadi 1,2441 dolar AS dari 1,2638 dolar AS. Dolar Australia turun menjadi 0,7577 dolar AS dari 0,7584 dolar AS.

Dolar dibeli 103,21 yen Jepang, lebih rendah dari 104,08 yen di sesi sebelumnya. Dolar AS turun tipis menjadi 0,9792 franc Swiss dari 0,9806 franc Swiss, dan naik ke 1,3273 dolar Kanada dari 1,3212 dolar Kanada, demikian Xinhua. COPYRIGHT © ANTARA 2016

07 Oktober 2016

Negara-negara produsen minyak bertemu di Turki untuk tingkatkan harga | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Menteri Energi Aljazair Noureddine Bouterfa mengumumkan pada Kamis bahwa Turki akan menjadi tuan rumah pertemuan informal antara produsen minyak OPEC dan non-OPEC pada 8 Oktober, untuk membahas cara-cara memberlakukan rekomendasi pertemuan Aljir bulan lalu.

Harga minyak masih belum stabil di pasar global, meskipun kesepakatan "bersejarah" tercapai pada September di Aljir di antara negara-negara anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

"Sebuah pertemuan informal OPEC dan non-OPEC dijadwalkan pada sela-sela Kongres Energi Dunia di Istanbul Turki dari 9 sampai 13 Oktober," Bouterfa mengatakan kepada Ennahar TV.

Pejabat itu menambahkan bahwa pertemuan di Istanbul akan mendahului KTT penuh di Wina yang akan digelar pada 12 November, di mana anggota kartel bertujuan untuk mencapai kesepakatan menstabilkan pasar.

Dia lebih lanjut berasumsi bahwa "pertemuan Aljir telah menghilangkan rintangan karena anggota-anggota OPEC sepakat untuk membatasi produksi, dan ada kemauan umum untuk bergerak menuju menstabilkan pasar."

Bouterfa memperkirakan penurunan produksi yang lebih besar, mengingat bahwa pemotongan 700.000 barel per hari tidak akan cukup untuk menstabilkan harga minyak antara 50 hingg 55 dolar AS per barel.

Pada 28 September, 14 anggota OPEC mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi minyak dari 33,4 juta barel per hari menjadi 32,5 juta barel atau 33 juta barel per hari.

Produsen OPEC dan non-OPEC percaya bahwa harga minyak pada 50 atau 60 dolar AS akan menguntungkan bagi konsumen dan produsen, karena akan membantu produsen menjaga investasi dan eksplorasi ladang baru, dan karena itu menjamin ketersediaan produk energi utama ini dalam jangka panjang.

Namun, beberapa ahli percaya bahwa harga minyak tidak akan naik segera setelah kesepakatan anggota OPEC. Abderrahmane Mebtoul, seorang ahli, mengatakan harga minyak juga bergantung pada faktor-faktor lain, termasuk tingkat pertumbuhan global serta pasokan dan permintaan. COPYRIGHT © ANTARA 2016

29 September 2016

OPEC sepakat kurangi produksi, era harga minyak mahal mulai | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR


PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - OPEC pada Rabu waktu setempat menyepakati pengurangan produksi minyak untuk pertama kalinya sejak 2008 ketika Arab Saudi melunakkan sikapnya terhadap seterunya Iran di tengah semakin meningkatnya tekanan akibat rendahnya harga minyak.

Dua sumber pada organisasi negara-negara pengekspor minyak OPEC mengatakan organisasi ini akan memangkas produksi pada 32,5 juta barel per hati dari produksi sekarang 33,24 juta barel per hari.

Berapa banyak masing-masing negara akan memproduksi minyak akan ditentukan pada pertemuan resmi OPEC November nanti ketika permintaan untuk pengurangan produksi juga dimintakan kepada negara-negara non OPEC seperti Rusia, kata dua sumber tadi.

Harga minyak merangsek naik lebih dari 5 persen pada di atas 48 dolar AS per barel setelah hasil pertemuan tidak resmi OPEC di Aljazair yang mengejutkan para pedagang. Tetap saja banyak yang menginginkan detail kesepakatan informal itu.

"Kami belum tahu siapa akan memproduksi apa. Saya ingin mendengarkan dari mulut menteri perminyakan Iran bahwa dia tidak ingin kembali ke level pra-sanksi. Bagi Saudi, langkah itu jelas melawan kebajikan konvensional terhadap apa yang mereka katakan," kata Jeff Quigley, direktur pasar energi Stratas Advisors yang berbasis di Houston.

Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan Selasa silam bahwa Iran, Nigeria dan Libya akan diperbolehkan memproduksi pada tingkat maksimum yang masuk akal sebagai bagian dari setiap pembatasan output yang akan dicapai pada awal pertemuan OPEC nanti November.

Itu merupakan pergeseran strategi Riyadh yang sudah mengatakan akan mengurangi output demi menekan banjir minyak jika semua negara OPEC dan produsen non-OPEC mengikuti Saudi.

Iran meminta dikecualikan dari pembatasan produksi itu karena produksi minyaknya baru pulih kembali setelah sanksi Uni Eropa dicabut belum lama tahun ini.

Perekonomian Saudi dan Iran sebagian besar tergantung kepada minyak namun di bawah lingkungan pasca-sanksi, Iran merasa tertekan oleh terpangkasnya harga minyak sampai separuhnya sejak 2014 dan perekonomiannya seharusnya berekspansi sampai 4 persen tahun ini, kata IMF.

Di sisi lain, Riyadh menghadapi tahun kedua defisit anggaran setelah mencapai rekor 98 miliar dolar AS tahun lalu, ekonomi yang stagnan dan dipaksa memangkas gaji PNS, demikian Reuters. COPYRIGHT © ANTARA 2016


27 September 2016

Wall Street dibuka melemah ikuti penurunan global | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Saham-saham di Wall Street dibuka lebih rendah pada Senin, karena sentimen investor tertekan oleh penurunan pasar saham secara luas di seluruh dunia.

Di Asia, saham-saham Tiongkok jatuh pada Senin, dengan indeks saham Shanghai anjlok di bawah level psikologis 3.000 poin. Indeks komposit Shanghai turun 1,76 persen menjadi 2.980,43 poin, lapor Xinhua.

Saham-saham di Jepang menderita kerugian besar pada Senin karena yen menguat, dengan indeks Nikkei-225 turun 1,25 persen.

Pasar ekuitas Eropa juga diperdagangkan melemah tajam pada Senin di tengah ketidakpastian global, dengan indeks acuan DAX Jerman di Bursa Efek Frankfurt merosot hampir dua persen.

Sementara itu, harga minyak berada dalam fokus, yang diperdagangkan sekitar dua persen lebih tinggi di awal perdagangan Senin, karena produsen terbesar di dunia berkumpul di Aljazair untuk membahas cara-cara mendukung pasar.

Tak lama setelah bel pembukaan, indeks Dow Jones Industrial Average turun 111,42 poin atau 0,61 persen menjadi 18.150,03. Indeks S&P 500 kehilangan 12,17 poin atau 0,56 persen menjadi 2.152,52, dan indeks komposit Nasdaq turun 36,14 poin atau 0,68 persen menjadi 5.269,61.

Pada hari Jumat, saham AS berakhir lebih rendah karena investor mencari alasan untuk mengunci keuntungan setelah rebound tiga hari. 
COPYRIGHT © ANTARA 2016

23 September 2016

Dolar AS melemah setelah keputusan Federal Reserve

KONTAK PERKASA FUTURES - Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah.

"Komite menilai bahwa alasan untuk meningkatkan suku bunga federal fund telah menguat, tetapi memutuskan, untuk saat ini, menunggu bukti lebih lanjut kemajuan berikutnya menuju targetnya," The Fed mengatakan dalam pernyataan yang dirilis setelah pertemuan dua hari. 

Bank sentral AS mengatakan pihaknya membuat keputusan tersebut karena data ekonomi lemah dan inflasi rendah baru-baru ini.

The Fed juga mengatakan bahwa risiko-risiko jangka pendek terhadap prospek ekonomi AS "tampak kurang lebih seimbang", tanda bahwa bank sentral bisa menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini.

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir pada 17 September, angka pendahuluan untuk klaim awal disesuaikan secara musiman mencapai 252.000, turun 8.000 dari tingkat direvisi pekan sebelumnya sebesar 260.000, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, Kamis.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,25 persen menjadi 95,420 pada perdagangan terakhir.

Pada perdagangan akhir di New York, euro naik menjadi 1,1206 dolar AS dari 1,1173 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3072 dolar AS dari 1,2998 dolar AS. Dolar Australia naik menjadi 0,7629 dolar AS dari 0,7600 dolar AS.

Dolar dibeli 100,90 yen Jepang, lebih tinggi dari 100,59 yen di sesi sebelumnya. Dolar AS merosot ke 0,9692 franc Swiss dari 0,9759 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,3067 dolar Kanada dari 1,3159 dolar Kanada, demikian Xinhua. 
COPYRIGHT © ANTARA 2016

03 November 2015

Harga minyak turun tertekan data Tiongkok dan Rusia

KONTAK PERKASA FUTURES - Harga minyak duni turun pada Selasa pagi, setelah data menunjukkan produksiMANUFAKTUR Tiongkok terus mengalami kontraksi dan produksi minyak Rusia mencapai rekor tertinggi baru. Prospek melemahnya permintaan di Tiongkok, konsumen energi terbesar di dunia, dan peningkatan produksi Rusia menambah kekhawatiran tentang kelebihan pasokan minyak global yang telah mendorong harga lebih rendah lebih dari 50 persen sejak pertengahan 2014, lapor AFP. Setelah tiga sesi berturut-turut naik pekan lalu, patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember ditutup pada 46,14 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, turun 45 sen dari penutupan Jumat lalu. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, patokan minyak dunia, jatuh 77 sen menjadi 48,79 dolar AS di perdagangan London. "Ini secara keseluruhan hanya sebuah pasar yang kelebihan pasokan dengan permintaan yang tidak benar-benar cukup untuk membuat orang bersemangat," kata Kyle Cooper di IAF Advisors. Indeks pembelian manajer (PMI) resmi Tiongkok untuk sektorMANUFAKTURmenunjukkan aktivitas menyusut pada Oktober untuk bulan ketiga berturut-turut. "PMI Tiongkok hanya sedikit mengecewakan, tapi itu cukup untuk memperbaharui sentimen bearish di seluruh pasar minyak," kata John Kilduff dari Again Capital. Tim Evans dari Citi Futures mengatakan "tidak ada urgensi" untuk melakukan penjualan pada Senin meskipun ada berita Tiongkok dan Rusia atau Iran bergerak lebih dekat dengan pencabutan sanksi internasional, yang telah membuat ekspornya tertatih-tatih. "Sebuah pelambatan ekonomi di Tiongkok dan perkembangan nuklir Iran rupanya tidak membuat berita lebih panjang, setidaknya sejauh pasar minyak yang bersangkutan," kata Evans. "Kami melihat kepuasan berisiko mengenai kelebihan fisik yang sedang berlangsung." Produksi minyak Rusia memecahkan rekor pasca-Soviet pada Oktober, naik menjadi 10,78 juta barel per hari, menurut Bloomberg News. Meskipun produksi Arab Saudi berkurang pada bulan lalu, sekitar 10,1 juta barel per hari, kerajaan ini tetap eksportir minyak mentah terbesar di dunia.