Bloomberg (14/01) – Komoditi emas berfluktuasi setelah naik menuju
sebulan tertinggi seiring kajian investor pada dampak reli permintaan.Bullion
untuk pengiriman cepat telah mengalami kenaikan naik dan sempat
terjatuh sebanyak 0.3%, sebelum diperdagangkan sebanyak 0.1% lebih
rendah dilevel harga $1,251.57 per ons pada jam 9:45 pagi di Singapura,
dimana harga sebelumnya naik ke level $1,257, yang tertinggi sejak
tanggal 12 Desember dan gain hari keempat yang akan menjadi reli terkuat
sejak Oktober.Logam kunning tersebut telah mengalami rebound
dari enam bulan terendah dilevel harga $1,182.27 pada tanggal 31
Desember, ketika membatasi penurunan tahunan terbesar sejak tahun 1981,
terhadap sinyal menguatnya permintaan di China, Negara tersebut
kemungkinan mendahului India sebagai pengguna terbesar pada tahun lalu,
dengan volume dari kontrak acuan pada Shanghai Gold Exchange yang
kemarin jatuh ke level 14,630 Kg, dibandingkan dengan delapan bulan
tertinggi dilevel 24,875 Kg sepekan yang lalu.Emas untuk
pengiriman Februari sedikit berubah dilevel harga $1,251.40 per ons pada
bursa Comex New York, dalam volume perdagangan yang berada sebesar 33%
dibawah rata-rata 100 hari terakhir untuk saat ini, berdasarkan data
Bloomberg.(tito)
14 Januari 2014
Index Saham Berjangka China Naik disertai Sinyal Rebound
Januari 14, 2014
News Market

Minyak WTI Jatuh Hari Kedua Terkait Pasokan Bahan Bakar A.S
Januari 14, 2014
News Market
Blooomberg (14/01) Minyak mentah WTI jatuh untuk hari kedua berada
ditengah spekulasi distilasi dan peningkatan pasokan bahan bakar di A.S,
yang merupakan pengguna minyak terbesar dunia.Kontrak berjangka
turun sebanyak 0.3% di New York setelah kemarin turun 1%, pasokan
minyak sulingan, termasuk minyak panas dan juyga diesel, kemungkinan
naik hingga 1.38 Juta barel pekan lalu, sementara cadangan bahan bakar
gain hingga sebanyak 2.2 Juta, berdasarkan survey.WTI untuk
pengiriman Februari turun sebanyak 30 sen dilevel harga $91.50 per barel
dalam perdagangan elektronik pada New York Mercantile Exchange dan
berada dilevel harga $91.62 pada jam 10:57 pagi waktu Sidney, kontrak
tersebut kemarin jatuh 92 sen ke level $91.80, dengan volume seluruh
kontrak berjangka yang diperdagangkan berada sekitar 64% dibawah
rata-rata 100 hari .Minyak Brent untuk settlement Februari
kemarin turun 50 sen atau sebesar 0.5%, ke level harga $106.75 per barel
pada the London-based ICE Futures Europe exchange, sementara acuan
minyak mentah Eropa telah mengakhiri sesi premium dilevel harga $14.95
bagi WTI.Pasokan minyak mentah A.S pada pekan lalu kemungkinan
menyusut hingga sebanyak 1.15 Juta barel, berdasarkan survey estimasi
median yang terdiri dari delapan analis dari Bloomberg sebelum rilis
data dari pihak EIA, yang merupakan kelompok statistik departemen
energi.(tito)
Dollar Bertahan Dekati Pekan Terendah vs Yen Jelang Data Retail
Januari 14, 2014
News Market
Blooomberg (14/01) Mata uang dollar diperdagangkan sebanyak 0.1 dari
tiga pekan terendah terhadap nilai yen menjelang perkiraan data A.S yang
dapat memperlihatkan pertumbuhan data retail yang berada dilaju paling
lambat selama tiga bulan terakhir, yang memicu perkara terhadap langkah
pemangkasan the Fed.Penutupan Index spot Bloomberg Dollar dihari
kemarin dilevel terendah tahun ini setelah data dari pihak departemen
tenaga kerja pekan lalu menunjukkan gain sektor pekerjaan mengikuti
estimasi ekonomi A.S, sementara itu hari ini anggota pemilihan suara
dari FOMC tahun ini yaitu Charles Plosser dari the Fed Philadelphia and
Richard Fisher dari Dallas, dijadwalkan untuk berpidato, selain itu mata
uang yen telah meraih gain terhadap semua dari mata uang utama lainnya
sepanjang pekan ini sebelum rilis data neraca berjalan Jepang.Dollar
sedikit berubah bergerak menuju ke level harga 103.05 yen pada jam 8:10
pagi di Tokyo sejak hari kemarin, ketika menyentuh level 102.86, yang
terendah sejak tanggal 18 Desember tahun lalu, yang diperdagangkan
dilevel harga $1.3669 per euro, mengalami depresiasi sebanyak 0.7%
selama tiga sesi terakhir, mata uang Jepang membeli dilevel harga 140.86
per euro dari level 140.81 dihari kemarin, ketika menyentuh level
140.50, yang merupakan penutupan terendah sejak tanggal 31
Desember.(tito)
Saham Jepang Alami Penurunan
Januari 14, 2014
News Market

Saham Asia Jatuh Pertama kalinya, Pacu Penurunan A.S
Januari 14, 2014
News Market
Blooomberg (14/01) Saham Asia terjatuh, beserta dengan index acuan
regional yang berada dijalur penurunan pertama selama tiga hari terakhir
seiring menghadapi penurunan terbesar dalam saham A.S sejak bulan
November tahun lalu yang berada ditengah kecemasan terhadap valuasi.Index
MSCI Asia Pacific turun 0.9% ke level 139.39 pada jam 9:36 pagi di
Tokyo setelah reli sebanyak 1.2% selama dua hari terakhir, dengan semua
dari 10 grup industri yang terjatuh pada acuan tersebut.Index
Topix Jepang turun 1.9% seiring market dibuka kembali mengikuti hari
libur nasional, selain itu mata uang yen menghentikan gain selama tiga
hari setelah kemarin menyentuh tiga pekan tertinggi terhadap dollar.Index
S&P/ASX 200 Australia turun 1%, sementara index NZX 50 New Zealand
turun sebanyak 0.6%, sedangkan index Kospi Korea Selatan bertambah
sebanyak 0.4%, dengan market di China dan juga Hong Kong yang belum juga
dibuka.(tito)
Nikkei Berjangka Tergelincir Setelah Saham A.S Turun Sementara Yen Reli
Januari 14, 2014
News Market

Penurunan Terbesar S & P 500 Sejak November Ditengah Kekhawatiran Valuasi
Januari 14, 2014
News Market
Bloomberg (14/01) – Saham-saham AS
jatuh, mengirimkan Indeks Standard & Poor 500 ke kehilangan terbesar
dalam dua bulan terakhir, di tengah kekhawatiran atas valuasi setelah
indeks patokan reli ke tertinggi sepanjang masa pada tahun 2013 yang
lalu.S & P 500 turun 1,3 persen menjadi
1,818.97, level terendah S & P 500 sejak 20 Desember yang lalu,
pada pukul 4 sore di New York. Perusahaan dari Microsoft Corp. hingga
Exxon Mobil Corp. dan Walt Disney Co. turun lebih dari 2 persen, dengan
semua 10 industri utama di S & P 500 ikut turun.S & P 500 turun 1,6 persen sejauh
tahun 2014 ini, meskipun sebelumnya naik 0,6 persen pada minggu lalu. S
& P 500 berakhir tahun lalu pada tingkat rekor, setelah naik 30
persen untuk reli tahunan terbesar sejak tahun 1997.(frk)
Saham A.S Jatuh, Emas Naik ke Satu Bulan Tertingginya
Januari 14, 2014
News Market

Investor Mengamankan Pendapatan, Saham A.S Melemah
Januari 14, 2014
News Market
Bloomberg (14/01) - Saham
AS jatuh seiring para investor menilai prospek ekonomi dan pertumbuhan
pendapatan setelah indeks Standard & Poor 500 menguat pada tahun
2013, yang mendorong valuasi ke level tertingginya dalam empat tahun
terakhir.Indeks
S&P 500 turun 0,3 persen, ke level 1,836.33 pada pukul 12:27 di New
York. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 52,37 poin, atau 0,3
persen, ke level 16,384.68. The Nasdaq Composite naik 3 poin, atau 0,1
persen, ke level 4,178.43 hari ini. Volume perdagangan pada indeks saham
S&P 500 sebesar 8,6 persen di atas rata-rata perdagangan selama 30
hari pada hari ini.Indeks
S&P 500 turun 0,5 persen sejauh ini pada tahun 2014, meskipun
sebelumnya menguat 0,6 persen minggu lalu. Indeks S&P 500 menutup
tahun lalu mencapai level rekor tertingginya, setelah naik sebesar 30
persen untuk reli tahunan terbesarnya sejak tahun 1997.Pada
hari Jumat, pemerintah melaporkan bahwa ekonomi AS menambahkan sebanyak
74.000 pekerjaan pada Desember, kenaikan terkecil dalam tiga tahun
terakhir dan jauh di bawah perkiraan ekonom dari kenaikan sebanyak
225.000 perkerjaan. Namun, pasar mengabaikan angka-angka pada akhir sesi
perdagangan dan ditutup sebagian besar menguat, ini menunjukkan bahwa
investor mungkin mengambil keuntungan kecil seiring penutupan akibat
cuaca dingin. (izr)
Pelonggaran Minimum Modal Mengangkat Saham Eropa Untuk Hari Kedua
Januari 14, 2014
News Market
Bloomberg (14/01) – Saham-saham Eropa
menguat untuk hari kedua, setelah Indeks Stoxx Europe 600 mencatat
kenaikan penuh mingguan pertama di tahun 2014, setelah badan pengawasan
perbankan global yang mempermudah aturan terkait dengan persyaratan
minimum modal untuk pemberian pinjaman.Indeks saham perbankan naik ke level
tertinggi sejak bulan April 2011 yang lalu setelah pengumuman Komite
Pengawasan Perbankan Basel terhadap kebutuhan modal. UBS AG menambahkan
3,1 persen setelah Chief Executive Officer, Sergio Ermotti mengatakan
bahwa pemberi pinjaman tidak akan spin off bisnis investasi perbankan.
ICAP Plc. turun 1,1 persen setelah Goldman Sachs Group Inc. menurunkan
peringkat broker interdealer terbesar di dunia.Indeks Stoxx 600 naik 0,2 persen menjadi
330,72 pada penutupan perdagangan. Benchmark naik 0,7 persen pekan lalu
karena para investor menimbang data yang menunjukkan bahwa tingkat
pengangguran AS secara tak terduga turun pada bulan Desember bahkan
perekrutan melambat.Laba bagi perusahaan di S & P 500
akan naik 9,5 persen rata-rata pada tahun ini, hampir dua kali lipat
dari tahun 2013, menurut perkiraan analis terbaru yang dikumpulkan oleh
Bloomberg.(frk)
Minyak Mentah WTI Turun Setelah Kesepakatan untuk Persetujuan Melaksanakan Nuklir Iran
Januari 14, 2014
News Market

Dollar Melemah Terkait Saham AS Berfluktuasi
Januari 14, 2014
News Market
Bloomberg (13/01) -- Dollar turun ke
level terendahnya tiga minggu terakhir terhadap yen dan saham emerging
market naik pada prospek stimulus AS. Indeks Standard & Poor 500
berfluktuasi, sementara nikel menguat setelah Indonesia menerapkan
larangan ekspor bijih.Dollar melemah sebanyak 0,9 persen ke
level 103,28 yen pada pukul 10:12 pagi di New York. S & P 500 naik
kurang dari 0,1 persen setelah indeks tersebut naik 0,6 persen minggu
lalu. Saham di pasar negara berkembang menguat untuk hari kedua. Indeks
Stoxx Europe 600 naik sebanyak 0,3 persen. Treasuries naik mengikuti
reli terbesarnya dalam hampir empat bulan terakhir pada 10 Januari.
Nikel melonjak 1,6 persen, gas alam AS naik 4,2 persen dan gandum naik
sebanyak 0,5 persen. Minyak mentah menurun setelah Iran setuju untuk
mulai membatasi program nuklirnya.Dalam sebuah laporan besok para ekonom
mengatakan akan menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan ritel AS
melambat yang akan meningkatkan percepatan pemotongan program pembelian
obligasi Federal Reserve, setelah data pekan lalu menunjukkan payrolls
meningkat kurang dari perkiraan. JPMorgan Chase & Co, Bank of
America Corp, Goldman Sachs Group Inc, dan Citigroup Inc di antara 29
anggota S & P 500 melaporkan hasil kuartalan tahun ini.Dollar menyentuh 102,99 yen, level
terlemahnya sejak 17 Desember. Mata uang Jepang naik 1 persen per euro.
Mata uang bersama Eropa tergelincir 0,1 persen ke level $ 1,3653.(yds)
Saham AS Turun Terkait Investor Menganalisa Ekonomi Pasca Reli S&P
Januari 14, 2014
News Market

Dollar Melemah Terkait Kenaikan Sektor Komoditas
Januari 14, 2014
News Market

Indeks Saham Berjangka AS Tergelincir Jelang Laporan Pendapatan
Januari 14, 2014
News Market

Saham Hong Kong ditutup Naik 0.2%
Januari 14, 2014
News Market
Reuters (13/01) – Saham Hong Kong telah beranjak menuju sebuah awal yang
lamban dalam pekan yang dimulai pada hari Senin ini, seiring dengan
terjadinya penguatan dalam produsen PC (Personal Computer) Lenovo yang
mengimbangi pelemahan dalam utilitas Power Assets yang merupakan
perusahaan listrik raksasa lokal setelah mengurangi besaran pada listing
spin off dari bisnis listriknya di Hong Kong.Sementara itu
sebuah market dari daratan utama yang lamban juga membebani, seiring
investor yang kecewa pada penundaan dari rencana penawaran lima saham
baru (IPO) setelah pihak regulator sekuritas yang mengatakan dihari
Minggu kemarin bahwa mereka akan memacu pengawasan dari listing yang
baru.Selain itu index Hang Seng ditutup naik sebanyak 0.2%
berada dilevel 22,888.76 poin, dengan index China Enterprises dari
listing teratas China yang berada di Hong Kong juga mengalami kenaikan
sebanyak 0.2%.Saham dari perusahaan Power Assets jatuh sebanyak
1.4% setelah mengurangi besaran pada IPO Hong Kong dari bisnis
listriknya yang berada hampir mendekati sebanyak sepertiga dari $3.6
Milyar yang disebabkan oleh sebuah ekspektasi terhadap valuasi yang
lebih rendah serta keputusannya untuk mempertahankan sebuah saham yang
besar dalam sektor bisnis tersebut.(tito)
Saham China Jatuh Ke Lima Bulan Terendah, Sektor Teknologi Pimpin Kemunduran
Januari 14, 2014
News Market
Bloomberg, (13/01) -- Saham-saham China
jatuh, mengirim indeks acuan ke level terendah lima bulan terakhir,
karena penurunan untuk sektor teknologi dan saham konsumen dibayangi
reli untuk Aluminum Corp of China Ltd dan perusahaan bahan baku.GoerTek Inc, supplier Apple Inc, mundur
ke level terendahnya sejak Mei. Gree Electric Appliances Inc turun 3,8
persen. Aluminum Corp of China, yang dikenal sebagai Chalco, naik
setidaknya 7 persen di Shanghai dan Hong Kong setelah laba bersih
diperkirakan sebesar 1 miliar yuan ($ 165 juta) pada tahun 2013. Jilin
Ji En Nickel Industry Co melonjak 10 persen setelah Indonesia melarang
ekspor bijih mineral untuk memotong pasokan nikel.Shanghai Composite jatuh untuk hari
keempat, kehilangan sebanyak 0,2 persen ke level 2,009.56 pada
penutupan. Indeks tersebut naik sebanyak 0,7 persen setelah regulator
sekuritas China mengatakan pihaknya berencana untuk memperketat
pengawasan penawaran umum perdana. UBS AG melihat laju IPO yang
berakslerasi dalam beberapa bulan mendatang, menyeret turunnya saham
perusahaan kecil.Indeks CSI 300 mundur sebanyak 0,5
persen ke level 2,193.68, sementara indeks Hang Seng China Enterprises
menguat lebih dari 0,1 persen. Indeks Ekuitas Bloomberg China-US naik
1,2 persen pada 10 Januari lalu.Indeks Shanghai telah jatuh
sebanyak 5 persen tahun ini di tengah kecemasan pada lambatnya
pertumbuhan ekonomi dan kekhawatiran kembalinya penjualan saham yang
akan mengalihkan dana dari ekuitas yang ada.(yds)
Langganan:
Postingan (Atom)