Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.
Tampilkan postingan dengan label saham. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saham. Tampilkan semua postingan

19 April 2018

PT Kontak Perkasa Futures | Indeks CAC-40 Menguat 0,50%


Kontak Perkasa, Jakarta - Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (18/4), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,50 persen atau 26,63 poin, menjadi 5.380,17 poin.

Sebanyak 26 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.

TechnipFMC melonjak 2,34 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Disusul oleh saham perusahaan multinasional Prancis Schneider Electric yang menguat 1,76 persen, dan perusahaan kedirgantaraan multinasional Airbus naik 1,63 persen.

Sementara itu, podusen ban Perancis Michelin jatuh 2,70 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics yang turun 1,73 persen, dan perusahaan kosmetik internasional Prancis L'OREAL kehilangan 1,14 persen.

02 Maret 2018

PT Kontak Perkasa Futures | Bursa Asia Melemah Dibayangi Kekhawatiran Perang Dagang

Kontak Perkasa, Tokyo - Bursa Asia melemah di akhir pekan ini, dipicu investor yang khawatir jika kebijakan Presiden Donald Trump yang mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan mengenakan tarif impor produk baja dan aluminium, bisa meningkatkan momok perang perdagangan global.

Melansir laman Reuters, Jumat (2/3/2018), indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,2 persen. Sementara Nikkei Jepang jatuh 2,4 persen.

Sebelumnya Wall Street tercatat melemah dengan indeks S&P 500 kehilangan 36,16 poin atau 1,33 persen menjadi 2.677,67. Ini sehari setelah para investor melakukan aksi jual akibat kekhawatiran bahwa Federal Reserve mungkin akan menaikkan suku bunga lebih dari yang diperkirakan pada tahun ini.

Trump menyebutkan jika besaran pengenaan bea impor masing-masing 25 persen untuk baja dan 10 persen aluminium. Kebijakan ini akan diumumkan secara resmi minggu depan.

Investor khawatir keputusan Trump bisa memicu aksi balasan dari mitra dagang utama seperti China, Eropa dan negara tetangga Kanada yang bisa memukul perekonomian global.

Kecemasan itu digarisbawahi terkait respons cepat Kanada, di mana para pejabat di Ottawa mengatakan bahwa mereka akan membalas terhadap kebijakan tarif produk baja dan aluminium AS tersebut.

Kekhawatiran perang dagang dinilai berbahaya saat data ekonomi AS dilaporkan membaik. Dari laporan yang keluar Kamis, indeks manufaktur naik ke level tertinggi dalam 14 tahun. Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran juga mencapai level terendah dalam 48 tahun.

"Bahkan jika Anda memproduksi barang, jika seseorang tidak membelinya, Anda harus mengurangi produksi Anda, yang menyebabkan perlambatan aktivitas ekonomi global," kata Daisuke Uno, Kepala Ahli Strategi di Sumitomo Mitsui Bank.

Pasar Mata Uang

Di pasar mata uang, dolar menguat menyusul komentar bullish terkait perekonomian Amerika dari Gubernur Federal Reserve baru Jerome Powell.

Mata uang Euro melonjak kembali ke posisi US$ 1,2271, setelah mencapai level terendah tujuh minggu di US$ 1,21545.

Terhadap Yen, Dolar tergelincir ke posisi 106,12, merayap kembali ke level terendah 15 bulan di 105,545 pada 16 Februari.

Harga minyak juga berada di bawah tekanan, setelah turun lebih dari satu persen pada hari sebelumnya karena kebijakan perdagangan Trump yang menimbulkan kekhawatiran tentang ekonomi global.

Minyak mentah AS diperdagangkan pada posisi US$ 61,23 per barel, naik 0,4 persen pada hari Jumat setelah turun ke level terendah dua minggu di US$ 60,18 pada hari Kamis. Harga minyak turun 3,7 persen sejauh minggu ini.

26 Januari 2018

PT Kontak Perkasa Futures | IHSG Berada di Zona Hijau pada Akhir Pekan


Kontak Perkasa, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada akhir pekan ini.

Pada pembukaan perdagangan saham, Jumat (25/1/2018), IHSG menguat 8 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.623,3. Adapun indeks saham LQ45 menguat 0,17 persen ke posisi 1.119,76. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.

Ada sebanyak 91 saham menguat sehingga menahan pelemahan IHSG. Sebanyak 24 saham lainnya tergelincir. Dan 84 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.627,6 dan terendah 6.615,8.

Adapun total frekuensi perdagangan saham sekitar 7.604 kali dengan volume perdagangan 175,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 146 milar. Investor asing melakukan aksi beli Rp 49,4 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.297.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham masing-masing menguat dan melemah. Sektor saham infrastruktur naik 0,98 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham pertambangan 0,51 persen dan keuangan 0,34 persen.

Sedangkan sektor saham aneka konsumer  susut 0,12 persen, dan bukukan pelemahan terbesar. Diikuti sektor manufaktur yang turun 0,05 persen

Saham-saham catatkan penguatan terbesar antara lain saham LCKM naik 19 persen ke posisi Rp 595, saham CKRA melonjak 8,43 persen ke posisi Rp 90, dan saham MLIA mendaki 7,02 persen ke posisi Rp 610.

Bursa Asia

Bursa Asia bervariasi pada akhir pekan ini. Pemicunya menguatnya kembali nilai tukar dolar usai melemah setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa jika dia menginginkan mata uang Amerika Serikat (AS) kembali perkasa.

Melansir laman Reuters, Jumat (26/1/2018), indeks MSCI saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen menjadi 607,77 setelah mencapai rekor tertinggi di atas 610 pada Rabu, terbebani saham Wall Street yang melemah.

Namun secara mingguan, Indeks MSCI Asia Pasifik masih naik sekitar 1,4 persen dan menuju kenaikan tujuh minggu berturut-turut.

Adapun saham Australia merosot 0,1 persen. Sementara penguatan dolar terhadap yen mengangkat saham Jepang, mendorong Nikkei naik 0,5 persen.

Wall street menguat dengan indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 ditutup ke posisi tertinggi usai pernyataan Presiden Donald Trump yang mengatakan bahwa dirinya menginginkan penguatan dolar.

Mata uang AS ini menghapus kerugian terhadap sekeranjang mata uang utama setelah Trump mengatakan kepada CNBC, dalam sebuah wawancara di Davos, Swiss, bahwa dia ingin melihat dolar yang kuat.

Dow Jones Industrial Average naik 0,54 persen menjadi 26.392,79, merupakan penutupan tertinggi yang pernah ada. Sementara  indeks S & P berakhir 0,06 persen lebih tinggi ke 2.839,25. Namun Nasdaq turun 0,05 persen menjadi 7.411,16.

Dolar telah mengalami penurunan persentase harian terbesar dalam tujuh bulan pada Rabu. Ini setelah Menteri Keuangan AS Steven Munchin mengatakan bahwa dia menyambut baik pelemahan mata uang. Dolar yang lebih lemah cenderung menguntungkan perusahaan multinasional AS.

 "Trump memang mengatakan dia menginginkan dolar yang lebih kuat, namun pada saat yang sama tidak bermaksud untuk mengubah pendiriannya untuk mengejar investasi melalui kebijakan perdagangan," kata Junichi Ishikawa, Ahli strategi FX senior di IG Securities di Tokyo.

"Komentar dari pejabat tinggi AS mengenai dolar kemungkinan akan terus kurang konsistensi ke depan," kata dia.

04 Desember 2017

Peraih Nobel Sampai 'Angkat Bicara' Soal Bitcoin

Kontak Perkasa, Jakarta - Pemenang Nobel dan konglomerat bisnis berbaris pekan ini untuk memprotes soal ‘naik daunnya’ bitcoin, mata uang digital yang telah memecahkan rekor di atas $11.000.

Komentar paling keras datang dari peraih Nobel Joseph Stiglitz, yang mengatakan bahwa bitcoin "seharusnya dilarang."

"Bitcoin sukses hanya karena potensi pengelakannya," tegasnya kepada Bloomberg TV.

"Bitcoin tidak berfungsi secara social," ungkapnya, sebagaimana dikutip dari CNN, Minggu (3/12/2017).

Robert Shiller, yang memenangkan Nobel untuk karyanya tentang 'gelembung' atau 'bubbles', mengatakan bahwa mata uang tersebut menarik beberapa investor karena memiliki sebuah aspek yang "anti-pemerintah dan anti regulasi."

"Ini adalah kisah yang indah," tuturnya di sebuah konferensi di Lithuania, menurut Bloomberg. "Jika itu benar."

Para 'pemberontak' di bursa tidak mau kalah juga mulai melakukan aksinya.

CEO Goldman Sachs Lloyd Blankfein mengatakan kepada Bloomberg bahwa mata uang tersebut berfungsi sebagai "kendaraan untuk melakukan sebuah aksi kecurangan." Investor sekaligus miliarder Carl Icahn mengatakan di CNBC bahwa itu "tampak seperti gelembung."

Mata uang digital sebelumnya menarik cemoohan bos JPMorgan Jamie Dimon, yang menyebutnya sebuah aksi "penipuan" yang "akhirnya populer." Warren Buffett juga telah memperingatkan adanya sebuah "gelembung nyata". Kritik tersebut telah berimbas kepada kenaikan bitcoin (XBT) yang meroket jika terjadi lagi aksi kenaikan yang ‘liar’ pada pekan ini.

Mata uang virtual di atas $11.000 untuk pertama kalinya tembus pada hari Rabu dan hal tersebut membatasi sebuah rally yang meningkat lebih dari 1.000% sejak awal tahun. Namun kemudian terjerembab lebih dari $2.000, dan hal tersebut memberikan sedikit pengingat akan volatilitas ekstrimnya.

Bitcoin diperdagangkan pada $10,700 pada hari Jumat.

Beberapa ahli berpendapat bahwa kenaikan dalam beberapa pekan terakhir sebagian didorong oleh harapan bahwa investor besar seperti, hedge fund dan asset managers juga bersiap untuk mulai berinvestasi dalam mata uang digital.

CME Group, yang memiliki Chicago Mercantile Exchange, mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka akan mencantumkan masa depan bitcoin pada pertengahan Desember. Nasdaq juga tidak tinggal diam, pihaknya berencana meluncurkan futurium berjangka tahun depan. Kontrak berjangka juga memungkinkan para trader untuk bertaruh pada harga aset masa depan seperti mata uang dan logam.

Lloyd Blankfein selaku CEO Goldman Sachs Lloyd juga mengakui bahwa mata uang berpotensi terkena dampaknya jika volatilitas turun.

"Jika berhasil dan semakin mapan, kita akan sampai ke sana," pungkasnya.

Tampaknya ada sedikit antusiasme untuk bitcoin di Silicon Valley, di mana tokoh-tokoh teknologi seperti Peter Thiel dan Marc Andreessen masuk di antara pendukungnya.

19 Oktober 2017

PT KONTAK PERKASA FUTURES | Investor Asing Lepas Saham, IHSG Melemah

Kontak Perkasa - Jakarta Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis pada awal sesi perdagangan saham. Investor asing masih melakukan aksi jual.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (19/10/2017), IHSG melemah 1,46 poin atau 0,2 persen ke posisi 5.927,73.

Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB, IHSG melanjutkan pelemahan 1,2 poin atau 0,02 persen ke posisi 5.929,02. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,13 persen ke posisi 986,35. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Ada sebanyak 83 saham menguat sehingga menahan pelemahan IHSG. Sedangkan 30 saham melemah. 100 saham lainnya diam di tempat.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.930 dan terendah 5.924,85. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 7.941 kali dengan volume perdagangan 165,3 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 183,9 miliar.

Investor asing melakukan aksi jual Rp 37,06 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di posisi Rp 13.516.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham perdagangan mendaki 0,503 persen. Sektor saham keuangan naik 0,14 persen dan sektor saham konstruksi mendaki 0,23 persen. Sementara saham infrastruktur mencatatkan pelemahan terbesar dengan turun 0,87 persen.

Saham-saham yang mencatatkan top gainers antara lain saham KIOS naik 24,9 persen ke posisi Rp 3.310 per saham, saham GGRM melonjak 0,82 persen ke posisi Rp 64.750 per saham, dan saham ITMG menanjak 2,29 persen ke posisi Rp 11.175 per saham.

Saham-saham yang tertekan antara lain saham UNTR melemah 0,79 persen ke posisi Rp 34.625 per saham INTP tergelincir 0,91 persen ke posisi Rp 19.125 per saham, dan saham INAF susut 4,55 persen ke posisi Rp 2.520 per saham.

Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan IHSG akan bergerak pada support 5.900 dan resistance 5.935.

Kemarin, IHSG turun sebanyak 18,13 poin ke level 5.929,20. IHSG melemah karena sektor aneka industri dan infrastruktur tertekan.

"Sektor aneka industri kembali menjadi penekan dengan saham ASII kembali melemah diiringi sektor infrastruktur yang dipimpin pelemahan, saham EXCL dan TLKM," kata dia di Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Pelemahan tersebut disebabkan oleh aksi jual investor asing yang cukup besar. Investor asing mencatatkan jual bersih sampai Rp 1,16 triliun.