Bloomberg (18/11) – Indeks dolar AS menuju level penutupan terendahnya
dalam lebih dari satu pekan ditengah jelang juru bicara Federal Reserve
akan mengumumkan Ketua-nominator Janet Yellen kaitannya dengan penegasan
stimulus moneter.Dolar menahan penurunan dari pekan lalu
terhadap mayoritas mata uang lainnya. Presiden Federal Reserve New York
Willian C. Dudley, dijadwalkan akan berpidao pada hari ini.Yen
ditransaksikan mendekati dua bulan terendahnya terhadap dolar AS dan
tergelincir terhadap mayotitas mata uang lainnya menjelang pertemuan
para pembuat kebijakan Bank of Japan pada hari ini. Rupee India pimpin
gain diantara mata uang Asia sejalan dengan ekuitas di pasar regional
menguat.Indeks Bloomberg Dolar AS, yang memonitor dolar AS
terhadap 10 mata uang lainnya, jatuh sebesar 0.1% ke level 1,015.48
pada pukul 3:10 sore di Tokyo.Dolar ditransaksikan pada level
$1.3493 per euro, sedikit berubah dari tanggal 15 November paska
penurunan mingguan sebesar 1%. Dolar dibeli 100.06 yen paska menyentuh
100.44 pada pekan lalu, level terkuat sejak tanggal 11 September lalu.
Mata uang Jepang berada pada level 135.02 per euro dari 135.21 pada sesi
penutupan pekan lalu. (bgs)
18 November 2013
Emas akhiri gain tiga hari, investor beralih ke ekuitas
November 18, 2013
News Market
Bloomberg, (18/11) - Emas menurun, akhiri gain tiga hari mengikuti reli
saham global yang menahan permintaan untuk logam sebagai investasi
alternatif dan investor menimbang prospek pembuat kebijakan Federal
Reserve terkait pemangkasan stimulus.Bullion untuk pengiriman
segera turun sebanyak 0,4 persen menjadi $ 1,284.73 per ounce, dan
diperdagangkan di $ 1,287.19 pada pukul 12:27 siang di Singapura. Emas
untuk pengiriman Desember sedikit berubah pada level $ 1,286.50 di
Comex. Emas menuju penurunan tahunan pertama sejak tahun 2000
karena sebagian investor kehilangan kepercayaan terhadap logam sebagai
penyimpan nilai dan ekuitas global naik hingga 18 persen. Janet
Yellen, calon penggantikan Ben S. Bernanke sebagai Ketua The Fed,
mengisyaratkan bahwa ia akan melanjutkan program stimulus sampai ekonomi
AS lebih kuat. Index Standard & Poor 500 naik 0,4 persen dan
ditutup pada titik tertinggi sepanjang masa pada 15 November pekan
lalu.' Pasar ekuitas saat ini meroket dan tampaknya benar-benar
mendapatkan manfaat yang lebih banyak dari ekspektasi bahwa Yellen lebih
dovish,' kata Steven Dooley, penelitian dari Forex Capital Trading Pty
di Melbourne. 'Bahkan jika Yellen tidak menjaga stimulus selama
enam atau 12 bulan kedepan, pasar masih terfokus pada saat kita akan
melihat penurunan kembali pelonggaran kuantitatif, dan itu akan menjadi
negatif untuk emas. 'The Fed akan merilis risalah rapat 29-30 Oktober
pada 20 November lusa. Para pembuat kebijakan akan menurunkan
membeli obligasi menjadi $ 70 miliar per bulan pada pertemuan mereka
bulan Maret mendatang dari $ 85 milyar, menurut rata-rata perkiraan dari
32 ekonom dalam survei Bloomberg pada 8 November lalu.Perak
untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,6 persen menjadi $ 20,6772 per
ounce dan berada di $ 20,7275, perpanjang tiga minggu kerugiannya.
Palladium turun 0,3 persen menjadi $ 730,79 per ounce, sementara
platinum sedikit berubah pada $ 1,439.93 per ounce. (brc)
Index H-shares Hong Kong menuju gain dua hari terbesar sejak 2011
November 18, 2013
News Market
Bloomberg , (18/11) -- Bursa Hong Kong menguat di tengah volume yang
cukup berat, dengan saham acuan China yang terdaftar di kota itu menuju
kenaikan dua hari terbesarnya sejak 2011 setelah China menguraikan
reformasi ekonomi. Hang Seng China Enterprises Index yang juga
dikenal sebagai indeks H-share melonjak 3,5 persen menjadi 11,080.70
pada pukul 11:05 pagi di Hong Kong, naik hampir 9 persen dalam dua hari
perdagangan terakhir. Indeks Hang Seng naik 1,9 persen menjadi 23,470.04
dengan ke-50 anggota bluechips naik pada volume yang hampir mencapai
tiga kali lipat dari 30-hari rata-rata intraday.'Mereka mencoba
untuk mengubah perekonomian China dari ekspor tenaga kerja murah,' kata
Uwe Parpart, kepala strategist dari Reorient Group yang berbasis di Hong
Kong. 'penerima manfaat utama dari reformasi ekonomi akan kepada
berbagai saham yang berhubungan dengan konsumsi.'Indeks Hang
Seng naik 16 persen tahun ini dari level terendah yang tercatat pada 24
Juni lalu hingga pekan lalu ditengah tanda-tanda bahwa China makin
menguat dan ditengah optimisme bahwa AS akan tetap mempertahankan
stimulusnya. China Life naik 5,9 persen menjadi HK $ 22,50 dan
Ping An Insurance ( Group) Co naik 5,3 persen menjadi HK $ 66,85. Itu
adalah saham-saham yang paling aktif diperdagangkan pagi ini dengan
nilai yang cukup besar pada indeks Hang Seng. (brc)
Saham Asia perpanjang gain dua pekan pasca outline reformasi China
November 18, 2013
News Market
Bloomberg, ( 18/11 ) - Saham-saham Asia menguat untuk hari ketiga,
dengan indeks acuan yang memperpanjang gain dua pekannya setelah China
berjanji untuk melaksanakan ekspansi kebebasan ekonomi berbasis luas
setidaknya sejak 1990-an.MSCI Asia Pacific Index naik 0,7 persen
menjadi 142,58 pada pukul 11:07 pagi di Tokyo setelah ditutup pada
level tertinggi sejak 31 Oktober pekan lalu. Ke-10 kelompok industri
pada index acuan tersebut menguat. China berjanji untuk memungkinkan
investasi yang lebih untuk swasta di industri yang dikendalikan negara
(BUMN), dan memudahkan kebijakan keluarga berencana serta memperluas hak
atas tanah bagi para petani, menurut keputusan kebijakan Partai Komunis
yang diterbitkan oleh Xinhua News Agency pada 15 November pekan lalu.'Para
investor yang telah wait-and-see kini tidak perlu ragu lagi,' ungkap
Zeng Xianzhao, seorang analis dari Everbright Securities Co di
Chongqing. 'Dalam beberapa tahun ke depan, kita akan melihat pelaksanaan
reformasi yang lebih cepat dan efisiensi perusahaan juga akan
meningkat. Ada suara-suara tentang kemungkinan kekecewaan pada sidang
pleno pekan lalu, namun ini menyingkirkan semua rumor negatif tersebut'.Indeks
Hang Seng Hong Kong melonjak 1,9 persen pada volume 244 persen lebih
tinggi dari 30 - hari rata-rata intraday. Hang Seng China Enterprises
Index, perusahaan China daratan yang terdaftar di kota itu melonjak 3,3
persen, menuju penutupan tertinggi sejak Mei. China Shanghai Composite
Index naik 0,9 persen.Saham-saham China berada di titik puncak
dari bull-run terpanjangnya, menurut sebuah catatan penelitian dari
Jefferies Group LLC. Keputusan reformasi yang komprehensif dari sidang
pleno pekan lalu terkesan 'sangat luar biasa' dengan signifikansi yang
menyaingi pernyataan pembukaan pleno dari Deng Xiaoping pada tahun 1978
silam, tulis analis yang dipimpin oleh Christie Ju.Indeks Topix
Jepang naik 0,6 persen karena yen mempertahankan penurunan di 100 per
dolar. Nikkei 225 Stock Average naik 0,4 persen setelah melompat 7,7
persen pekan lalu, reli tertajam dalam hampir empat tahun terakhir.
Saham Jepang siap untuk melampaui harga tertinggi tahun ini yang
tercatat pada bulan Mei lalu seiring menguatnya ekonomi AS dan melemah
yen serta kebijakan reflasi dari Perdana Menteri Shinzo Abe yang
mendorong kenaikan pada tingkat upah, menurut BNP Paribas Investment
Partners SA dan SMBC Nikko Securities Inc.Indeks Kospi Korea
Selatan naik 0,4 persen. Indeks Taiex Taiwan naik 0,5 persen dan Straits
Times Index, Singapura menguat 0,4 persen. Index S & P/ASX 200
Australia turun 0,5 persen, sementara Indeks NZX 50 Selandia Baru turun
0,4 persen. (brc)
Saham China reli paska rilis rencana reformasi ekonomi terbesar sejak 1990an
November 18, 2013
News Market
Bloomberg , ( 18/11 ) - Saham-saham China naik, mengirim indeks acuan
China daratan di Hong Kong ke level tertinggi sejak Mei setelah
pemerintah China berjanji untuk memudahkan kebijakan one-child (satu
anak) dan meningkatkan investasi swasta sebagai bagian dari yang paket
reformasi ekonomi terbesar setidaknya sejak 1990-an.Hang Seng
China Enterprises Index melonjak 3,6 persen pada pukul 09:47 di bursa
Hong Kong, sementara Shanghai Composite Index naik 0,8 persen menjadi
2,153.77. China berjanji untuk lebih memungkinkan investasi swasta di
industri yang dikendalikan oleh negara (BUMN), melonggarkan kebijakan
one-child dan memperluas hak atas tanah para petani, menurut keputusan
kebijakan Partai Komunis yang diterbitkan oleh Xinhua News Agency pada
15 November lalu.'Kami percaya China tengah berada pada titik
puncak bull-run multi tahun,' Christie Ju, managing director dari
Jefferies Hong Kong Ltd, menulis dalam sebuah catatan kepada klien.Index
CSI 300 naik 1 persen menjadi 2,374.59. Volume perdagangan di indeks
Shanghai adalah 34 persen di atas rata-rata 30 - hari yang tercatat pagi
ini menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Index ekuotas
Bloomberg China-AS naik 3,4 persen di New York. China
meliberalisasikan kebijakan ekonominya dalam upaya untuk meningkatkan
perekonomian yang tengah menuju ekspansi terlemah tahunannya sejak tahun
1999. Index Shanghai telah merosot 4,9 persen tahun ini karena
melambatnya pertumbuhan sehingga menahan pendapatan perusahaan.Dokumen
Partai Komunis, yang meliputi 60 langkah berdasarkan komunike yang
dikeluarkan 12 November setelah menyelesaikan pertemuan empat hari di
Beijing pekan lalu berjanji untuk meningkatkan peran pasar negara itu
sambil tetap menjaga negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia untuk
dalam posisi 'dominan'.Pasangan bisa memiliki dua anak jika
salah satu orang tua adalah anak tunggal, sesuai dengan keputusan
partai. Di bawah kebijakan keluarga berencana China saat ini, pasangan
diperbolehkan untuk memiliki anak kedua jika kedua orang tuanya adalah
anak tunggal. Dokumen yang dirilis pekan lalu juga mengatakan bahwa
partainya berencana untuk melaksanakan reformasi pada tahun 2020.China
akan mengembangkan sebuah 'kepemikian ekonomi campuran' yang bisa
membantu aset milik negara (BUMN) untuk mempertahankan atau meningkatkan
nilai mereka dan meningkatkan daya saing mereka, menurut Xinhua.Bangsa
ini akan mempercepat konvertibilitas yuan dan membebaskan kenaikan suku
bunga, meningkatkan kurva yield treasury dan membiarkan investor swasta
yang memenuhi syarat untuk mendirikan bank skala kecil dan menengah,
sesuai dengan keputusan partai. (brc)
Emas bergerak melemah walau masih di kisaran level $ 1300
November 18, 2013
News Market
Reuters, (18/11) - Emas akhiri kenaikan beruntun tiga hari pada Senin
pagi meski harga tetap berada pada kisaran di dekat level $ 1300 di
tengah harapan bahwa Federal Reserve AS akan tetap berpegang pada
kebijakan moneter yang mudah, meningkatkan daya tarik logam sebagai
lindung nilai terhadap inflasi.Spot emas turun 0,2 persen
menjadi $ 1,287.55 per ounce pada pukul 07:27 WIB. Harga naik hampir 2
persen dalam tiga sesi terakhir yang didukung oleh ekspektasi bahwa
calon pimpin bank sentral AS, Janet Yellen, akan terus mempertahankan
pembelian obligasi bulanan bank sentral senilai $85 milyar dalam
perannya tersebut. (brc)
Tuah Yellen Masih DukungWall Street Positif
November 18, 2013
Nasdaq
INILAH.COM, New York - Dukungan calon Gubernur The Fed, Janet Yellen terhadap stimulus moneter telah mengamankan bursa saham AS di area positif pada Jumat. Indeks S&P menguat 0,4% menjadi 1.798,18, indeks Dow Jones mendapatkan 0,5%ke 15.961,70. Sedangkan indeks Nasdaq naik 0,3% ke 3.985,97. Investor juga merespon data produksi manufaktur yang terkena dampak shutdown pemerintah AS awal Oktober lalu. Indeks sempat tertekan dengan eksor AS bulan Oktober yang ternyata turun. Sementara biaya impor turun akibat penurunan hargaminyak. Harga ekspor turun 0,5% persen pada bulan Oktober. Sedangkan hasil survei produksi manufaktur New York turun 2,2 pada bulan November. Untuk produksi manufaktur turun 0,1 persen pada bulan Oktober. Bursa saham AS kembali menunjukkan performa positif, Jumat, dan pada sesi ini baik indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average sama-sama mencatat rekor penutupan baru. Investor merrespon dukungan Wakil Gubernur The Fed, Janet Yellen dalam rapat nominasi Gubernur Fed menggantikan Ben Bernanke Januari 2014 mendatang. Yellen mengharapkan pemerintah AS tidak mengurangi stimulus moneter senilai US$85 miliar per bulan. Janet Yellen menngingatkan dampak negatif apabila mengurangi stimulus moneter Fed senilai US$85 miliar per bulan. Janet Yellen mengatakan bank sentral AS harus tetap mendukung ekonomi AS dengan stimulus. Dengan tingkat pengangguran sebesar 7,3 persen di bulan Oktober masih terlalu tinggi. Kondisi ini mencerminkan ekonomi AS belum mampu menyerap para pencari pekerjaan.
Bursa Tokyo berakhir pada level tertinggi enam bulan
November 18, 2013
Nikkei 225
Tokyo, AFP (15/11) – Bursa Tokyo meningkat 1.95 persen hari Jumat ke level penutupan tertinggi sejak enam bulan terakhir, terdorong oleh pelemahan yen dan harapan bahwa the Fed AS akan tetap pertahankan kebijakan uang mudah (stimulus moneter). Indeks acuan Nikkei 225 tambah 289.51 poin ke posisi 15,165.92, penyelesaian terbaik sejak menyentuh tertinggi lima tahun di akhir Mei lalu. Sementara itu, indeks Topix dari seluruh saham bagian pertama naik 1.68 persen atau 50.49 poin ke level 1,239.04. Sentimen investor meningkat setelah calon ketua the Fed, Janet Yellen mengisyaratkan bahwa bank sentral AS tidak akan memulai penarikan stimulus dalam waktu dekat karena pertumbuhan ekonomi yang masih kecil dan pengangguran masih terlalu tinggi. "Pandangan pasar kini berubah," ungkap Toshihiko Matsuno, strategist dari SMBC Friend Securities. Sugesti bahwa kebijakan uang mudah tetap akan menopang ekonomi secara teori menjadi faktor negatif untuk dollar, tambahnya. Sekedar catatan, Nikkei telah gain sebesar 7.7 persen atau lebih dari 1000 poin selama sepekan terakhir. Index acuan tersebut mengentuh di atas level 15000 pada akhir Mei lalu. (brc)
Bursa HK berakhir 1.69 persen lebih tinggi
November 18, 2013
Hangseng
Hong Kong, AFP (15/11) – Bursa saham Hong Kong berakhir 1,69 persen pada hari Jumat menyusul rekor penutupan baru di Wall Street dan komentar dari calon ketua Federal Reserve, Janet Yellen yang menunjukkan dia akan mempertahankan kebijakan uang mudah. Indeks acuan Hang Seng naik 383,00 poin menjadi 23,032.15 dengan volume transasi sebesar HK $ 66.92 milyar ( $ 8.63 milyar ). Pasar regional menyusul rekor penutupan di Wall Street setelah Yellen mengatakan dalam sidang Senathari Kamis bahwa dia tidak akan mempertimbangkan untuk mengakhiri skema pembelian obligasi Fed selama pertumbuhan tetap kecil dan pengangguran meningkat. Saham perbankan adalah di antara gainers terbesar hari Jumat, dengan Bank of China menambahkan 3,16 persen menjadi HK $ 3,59 dan ICBC naik 2,7 persen menjadi HK $ 5,33. Saham-saham China ditutup naik 1,68 persen. Shanghai Composite Index melonjak 35,32 poin menjadi 2,135.83 dengan nilai transaksi 113.4 milyar yuan ( $ 18.6milyar ). Pasar saham telah jatuh awal pekan ini setelah para pedagang kecewa pada kurangnya detail konkrit dalam rencana reformasi ekonomi Partai Komunis yang diresmikan oleh para pemimpin dalam pertemuan "Pleno Ketiga". Namun, laporan yang diterbitkan Jumat di surat kabar Harian Rakyat mengutip seorang pejabat senior pemerintah mengatakan bahwa reformasi mendatang akan menjadi yang "belum pernah terjadi sebelumnya". "Investor mengantisipasi bahwa pemerintah pusat akan mempublikasikan rincian lebih lanjut dari reformasi ekonomi selama akhir pekan," kata Deng Wenyuan, seorang analis dari Soochow Securities. (brc)
Emas flat, tapi tetap di dukung sinyal kelanjutan stimulus Fed
November 18, 2013
Nasdaq
New York, 16/11 (Reuters) – Harga emas sedikit berubah pada hari Jumat, tertahan setelah kenaikan dua hari tetapi masih didukung oleh ekspektasi bahwa calon pemimpin Federal Reserve, Janet Yellen, akan melanjutkan kebijakan pelonggaran moneter bila nanti menjabat nanti. Pengajuan ke regulator AS untuk kuartal ketiga menunjukkan bahwa tokoh Hedge fund, Paulson & Co mempertahankan sahamnya di SPDR Gold Trust, reksadana berbasis emas terbesar di dunia yang diperdagangkan juga mendukung apresiasi harga. Bullion mengakhir pekan ini hampir datar setelah jatuh tajam selama dua minggu terakhir karena kuatnya angka nonfarm payrolls AS bulan Oktober yang memunculkan kekhawatiran bahwa Fed akan menerapkan tapering stimulus pembelian obligasi sedini bulan Desember mendatang. Namun, Yellen mengatakan kepada Komite Senat pada Kamis bahwa stimulus ekonomi The Fed harus terus dipertahankan; ini mendorong spekulan emas untuk kembali melakukan pembelian pada spekulasi bahwa harga emas akan meningkat lebih lanjut. Spot emas turun tipis 10 sen menjadi $ 1,286.91 per ounce setelah naik hampir 1 persen di masing-masing dua sesi sebelumnya. Emas berjangka Comex AS ditutup naik $ 1,10 pada $ 1,287.40 per ounce, dengan volume perdagangan rata-rata 250-hari berdasarkan data Reuters. Indeks dolar yang melemah terhadap sekeranjang mata uang utama juga mendorong pembelian emas. Mata uang AS awalnya naik setelah data menunjukkan tingkat output manufaktur AS naik untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan Oktober, menunjukkan perluasan dalam kegiatan di sektor manufaktur yang mendapatkan kembali momentumnya setelah kemerosotan di awal tahun ini. (brc)
Topix Jepang naik pagi ini, yen meluncur diatas 100 dolar
November 18, 2013
News Market
Bloomberg, (18/11) - Topix indeks Jepang naik, setelah pekan lalu
ditutup pada level tertinggi sejak Mei, karena yen memperpanjang
penurunannya terhadap dolar di tengah optimisme AS akan mempertahankan
stimulus moneter dan China berjanji untuk melakukan reformasi lahan.Indeks
Topix naik 0,6 persen menjadi 1,246.29 pada 09:00 pagi di Tokyo,
setelah naik ke level tertinggi sejak 22 Mei pada 18 November lalu. Sementara
itu, Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,5 persen menjadi 15,240.38.
Indeks tersebut melonjak 7,7 persen pekan lalu, kenaikan mingguan
terbesar sejak 2009. Yen jatuh 0,1 persen pagi ini dan diperdagangkan
pada posisi 100,31 terhadap dolar. (brc)
Saham AS Memperpanjang Rekor Terhadap Spekulasi The Fed Ditengah Laporan Pabrikan
November 18, 2013
News Market
Bloomberg ( 15/11 ) - Saham-saham AS
naik menjadi catatan, dengan patokan indeks acuan capping minggu
keenamnya gain, karena investor menilai data produksi pabrik meningkat
di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan laju
stimulus bulanan.Exxon Mobil Corp menguat 2,2 persen ke
rekornya setelah Warren Buffett Berkshire Hathaway Inc mengungkapkannya.
FedEx Corp naik 1,6 persen karena miliarder investor George Soros dan
John Paulson mengambil posisi. Fannie Mae dan Freddie Mac meningkat
setidaknya 6,2 persen sebagai hedge fund Bill Ackman yang membeli saham
di asuransi hipotek yang didukung pemerintah. Western Union Co turun 4,3
persen setelah perusahaan mengatakan bahwa telah ditinggalkan kepala
keuangan.Indeks Standard & Poor 500 naik 0,4
persen menjadi 1,798.18 pada pukul 4 sore di New York. Indeks itu naik
1,6 persen dalam lima hari terakhirnya, capping gain beruntun terpanjang
mingguannya sejak bulan Februari. Indeks Dow Jones Industrial Average
bertambah 85,48 poin, atau 0,5 persen ke level 15,961.70, rekor ketiga
berturut-turut. Sekitar 6,1 miliar saham berpindah tangan di bursa AS
pada hari ini, sejalan dengan rata-rata tiga bulan tersebut. ( rk )
Saham AS Menguat
November 18, 2013
News Market
Bloomberg ( 15/11 ) --- Saham AS menguat, dengan alat patokan
pengukur yang memperpanjang catatan, seiring investor menilai data
produksi pabrik di tengah spekulasi Federal Reserve guna mempertahankan
stimulus.Exxon Mobil Corp naik 1,2 persen setelah Warren Buffett Berkshire
Hathaway Inc mengungkapkannya. FedEx Corp naik 2,1 persen setelah
miliarder investor George Soros dan John Paulson mengambil posisi
tersebut.Fannie Mae dan Freddie Mac melonjak lebih dari 9,3 persen
seiring hedge fund Bill Ackman itu diungkapkan saham di asuransi hipotek
yang didukung oleh pemerintah. Western Union Co turun 5,5 persen
setelah perusahaan mengatakan bahwa kepala keuangan yang
meninggalkannya.Indeks Standard & Poor 500 naik 0,2 persen menjadi 1,794.16 pada
pukul 11:21 pagi di New York. Indeks itu telah naik 1,3 persen pada
minggu ini, siap untuk muka keenamnya, streak terpanjang sejak blan
Februari. Indeks Dow bertambah 52,37 poin, atau 0,3 persen, ke level
15,928.59. Perdagangan di indeks saham S & P 500 ( SPX ) adalah 14
persen lebih tinggi dari rata-rata 30 - hari untuk hari ini.Indeks S & P 500 dan Dow diperpanjang catatan kemarin sebagai
Janet Yellen, dinominasikan untuk berhasil Ben S. Bernanke sebagai ketua
Federal Reserve, mengatakan bahwa bank sentral harus berhati-hati untuk
tidak menarik stimulus terlalu dini dari ekonomi yang beroperasi jauh
di bawah potensi. ( rk )
WTI bersiap untuk Run Kerugian Mingguan terpanjang Sejak tahun 1998 terhadap Kebutuhan
November 18, 2013
News Market
Bloomberg (15/11) - Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menuju
penurunan mingguan keenam, kerugian terpanjang dalam 15 tahun, karena
meningkatnya persediaan AS menjawab spekulasi bahwa Federal Reserve akan
mempertahankan stimulus ekonomi. Minyak berjangka telah jatuh
0,5 persen minggu ini, bersiap untuk beruntun terpanjang sejak Desember
1998. Stok minyak mentah AS naik untuk minggu kedelapan karena output
diperluas ke level tertinggi sejak Januari 1989, data dari Administrasi
Informasi Energi. WTI rebound hari ini setelah Janet Yellen, untuk calon
Ketua The Fed, kemarin mengatakan bahwa bank sentral seharusnya tidak
mengakhiri program pembelian aset terlalu cepat.' Kami melihat
persediaan membengkak di sini karena produksi terus meningkat, yang
telah menempatkan banyak tekanan pada WTI , ' kata Addison Armstrong,
direktur riset pasar di Tradition Energy di Stamford, Connecticut. '
tampaknya Selama The Fed melanjutkan stimulus ad infinitum, WTI tidak
akan jatuh di bawah $ 90. 'WTI untuk pengiriman Desember naik 36
sen, atau 0,4 persen, ke $ 94,12 per barel pada pukul 10:18 pagi di New
York Mercantile Exchange. Volume semua berjangka yang diperdagangkan
adalah 32 persen di bawah rata-rata 100 hari.Brent untuk
pengiriman Januari turun 12 sen menjadi $ 108,16 per barel di ICE
Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak Desember
berakhir kemarin setelah naik 1,3 persen menjadi $ 108,54. Volume adalah
12 persen lebih rendah dari rata-rata 100 hari .Minyak mentah
patokan Eropa dengan premi $ 13,84 untuk WTI pada bulan yang sama,
dibandingkan dengan $ 14,78 kemarin, tertinggi berdasarkan harga
penutupan sejak bulan Maret.(frk)
Indeks manufaktur New York menjadi negatif
November 18, 2013
News Market
WASHINGTON (15/11) MarketWatch - Sebuah indeks kondisi manufaktur di
wilayah New York berbalik negatif pada bulan November, pembacaan
menunjukkan kemajuan terbaru dalam sektor pabrik dapat mereda.Kondisi
umum indeks bisnis Empire State berubah negatif pada bulan November
untuk pertama kalinya sejak bulan Mei yang lalu, menurut data yang
dirilis oleh The Fed New York hari Jumat.Indeks Empire
Statejatuh ke negatif 2,2 dari positifnya 1,5 di bulan Oktober. Ekonom
yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan pembacaan positif 5,5.Yang
disebut sebagai internal yang mengecewakan juga: pemesanan komponen
yang baru turun menjadi negatif 5,5 dari 7,8 positif sebelumnya, dan
komponen pengiriman jatuh ke 0.5 dari positifnya 13.Indeks
Empire State adalah yang pertama dari beberapa indeks pengukur
manufaktur regional yang akan dirilis. Mereka sering dapat menjadi
stabil dari bulan ke bulannya, tetapi secara bersama-sama mereka
menyajikan salah satu pembacaan timeliest pada siklus sektor kritis.Juga
pada sisi manufaktur, Federal Reserve mengatakan produksi industri
turun 0,1 % pada bulan Oktober pada penurunan utilitas dan output
pertambangan.Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan
tidak ada perubahan. Penurunan 1,6 % dalam output pertambangan terjadi
setelah enam bulan keuntungan, dan output ada kenaikan 4,8 % dari
periode yang sama tahun 2012. Output manufaktur naik 0,3 %, kenaikan
ketiga berturut-turut, dan naik 3,3 % dari tahun lalu. Output utilitas
turun 1,1 % tetapi naik 0,2 % dari tahun lalu.Utilisasi
kapasitas merosot ke 78,1 % dari 78,3 % pada bulan September dan di
bawah 78,2 % terlihat dalam jajak pendapat ekonom yang dihimpun
MarketWatch .Di tempat lain, Departemen Tenaga Kerja melaporkan
penurunan 0,7 % pada harga impor di bulan Oktober. Hal tersebut sebagian
besar karena harga energi, menawarkan bantuan kepada konsumen AS .
Persediaan Grosir September A.S Naik 0.4%
November 18, 2013
News Market
WASHINGTON (15/11) MarketWatch – Persediaan grosir A.S meningkat 0.4%
dibulan September dan penjualan grosir naik 0.6%, berdasarkan laporan
dari pihak Departemen Perdagangan dihari Jumat.Sementara pada laju penjualan bulan September, rasio inventory-to-sales tidak mengalami perubahan berada dilevel 1.18 bulan.Sedangkan
persediaan barang tahan lama naik 0.3% dibulan September dan persediaan
barang yang tidak tahan lama meningkat 0.5%, peningkatan sebesar 0.5%
dalam persediaan grosir dibulan Agustus telah mengalami revisi naik
menjadi gain sebesar 0.8%.(tito)
Produksi Sektor Industri Bulan Oktober Turun 0.1%
November 18, 2013
News Market
WASHINGTON MarketWatch (15/11) - Produksi
sektor industri turun 0,1% pada bulan Oktober, penurunan pertama sejak
bulan Juli lalu, output sektor pertambangan dan sektor utilitas turun,
Federal Reserve mengatakan pada hari Jumat. Ekonom yang disurvei oleh
MarketWatch memperkirakan tidak ada perubahan.Output
sektor pertambangan turun 1,6% setelah naik selama enam bulan, dan
output naik 4,8% dari periode yang sama pada tahun 2012. Output sektor
manufaktur naik 0,3%, kenaikan ketiga secara berturut-turut, dan naik
sebesar 3,3% dari tahun lalu. Output sektor utilitas turun 1,1% tetapi
naik 0,2% dari tahun lalu. Kapasitas sektor utilisasi merosot 78,1% dari
78,3% pada bulan September dan di bawah 78,2% terlihat dalam jajak
pendapat ekonom yang dihimpun MarketWatch. (izr)
October industrial production down 0.1%
November 18, 2013
News Market
WASHINGTON MarketWatch (15/11)
-- Industrial production fell 0.1% in October, the first drop since
July, as mining and utilities output fell, the Federal Reserve said
Friday. Economists polled by MarketWatch had expected no change.The
1.6% drop in mining output came after six months of gains, and output
there is up 4.8% from the same period of 2012. Manufacturing output
edged up 0.3%, the third straight rise, and was up 3.3% from a year ago.
Utilities output fell 1.1% but is up 0.2% from a year ago. Capacity
utilization slipped to 78.1% from 78.3% in September and below the 78.2%
seen in a MarketWatch-compiled economist poll.
Bursa Saham A.S dibuka Meningkat, Percepatan gain dalam Sepekan
November 18, 2013
News Market
NEW YORK, MarketWatch (15/11) - Saham-saham
AS di buka naik moderat pada hari Jumat, menempatkan indeks S&P 500
dan Dow industrials di jalur untuk memperpanjang rekor kenaikan pada
sesi penutupan sebelumnya, seiring investor terus mencari dorongan dari
dukungan Janet Yellen untuk program pembelian obligasi federal Reserve.Pasar
juga menyerap beberapa data ekonomi yang diperkirakan lebih lembut,
seiring dibaca lebih lemah dari yang diantisipasi pada sektor manufaktur
pada negara bagian New York, Penurupan produksi industri dan penurunan
lebih besar dari perkiraan pada harga impor.Indeks
S&P 500 ditutup menguat 2 poin, atau 0,1%, menjadi 1.792, sementara
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 20 poin, atau 0,1%, menjadi
15.896. Indeks Nasdaq Composite naik 3 poin, atau 0,1%, menjadi 3,976. (izr)
Produksi Pabrik A.S Naik Melebihi Perkiraan Oktober
November 18, 2013
News Market
Bloomberg (15/11) – Produksi pabrik di A.S naik melebihi perkiraan
dibulan Oktober, mengindikasikan bahwa shutdown parsial pemerintahan
hanya berpengaruh sedikit guna membatasi kenaikan dalam manufaktur pada
awal kuartal keempat.Kenaikan sebesar 0.3% pada sektor pabrik
mengikuti gain sebesar 0.1% dalam bulan sebelumnya dan melebihi proyeksi
median sebesar 0.2% dalam survey Bloomberg, berdasarkan angka yang
diperlihatkan oleh the Fed hari ini fi Washington, dengan total
produksi industri yang jatuh sebanyak 0.1% seiring dengan output pada
sektor pertambangan dan utilitas yang mengalami penurunan.Laporan
tersebut mengindikasikan bahwa sektor bisnis sedang meningkatkan
pesanan dan output bahkan dihadapan dari penutupan pemerintahan federal
yang berlangsung selama 16 hari lamanya dibulan Oktober, sementara
rebound disektor perumahan serta demand terhadap kendaraan, andalan
utama dari sektor manufaktur, akan membantu untuk mempertahankan
pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan akan mereda dalam bangkitnya
kebuntuan fiskal bulan lalu.Perkiraan median dalam survey ekonom
Bloomberg telah memutuskan kenaikan sebesar 0.2% dalam total produksi
sektor industri, output September telah direvisi naik menjadi gain
sebesar 0.7% dari laporan sebelumnya untuk kenaikan sebesar 0.6%,
sedangkan estimasi dari 84 ekonom yang disurvey Bloomberg berkisar dari
penurunan sebesar 0.2% menuju peningkatan sebesar 0.5%.(tito)
Dollar Turun Terkait Data the Fed; Yen Jatuh
November 18, 2013
News Market
Bloomberg (15/11) – Mata uang dollar telah memperpanjang sebuah
penurunan mingguan sebagai acuan dari penurunan kondisi bisnis A.S
secara umum dibulan November, menambahkan taruhan bahwa the Fed tidak
akan menghentikan pembelian asset bulanannya dalam jangka waktu dekat.Yen
memperpanjang penurunan mingguan ketiga versus dollar seiring dengan
gain pada saham serta outlook untuk stimulus ekonomi global yang lebih
jauh yang telah memangkas demand untuk asset haven, sementara greenback
menuju penurunan mingguan versus euro setelah calon kandidat ketua the
Fed yang baru Janet Yellen mengatakan dihari kemarin bahwa program
quantitative-easing diperlukan guna memicu pertumbuhan, selain itu
dollar Australia dan New Zealand menguat.Index Bloomberg U.S.
Dollar, yang memonitor greenback terhadap 10 rekanan utama lainnya,
jatuh 0.2% ke level 1,017.09 pada jam 9:09 pagi di New York setelah
jatuh ke level 1,015.83 dihari kemarin, yang terendah sejak tanggal 7
November, yang turun sebanyak 0.4% dipekan ini.Yen jatuh 0.1% ke
level 100.15 per dollar setelah terdepresiasi ke level 100.44, yang
terendah sejak 11 September, yang turun 1.1% dipekan ini, mata uang
Jepang turun 0.3% ke level 135.08 per euro, dollar jatuh 0.2% ke level
$1.3487 per euro, yang telah ditetapkan untuk penurunan sebesar 0.9%
pada pekan ini.Sementara itu laporan dari New York Fed Empire
jatuh menjadi minus 2.21 dari 1.5 pada bulan sebelumnya, dengan estimasi
median dalam survey Bloomberg memperkirakan gain menjadi 5.(tito)
Harga impor AS menurun 0,7% pada bulan Oktober
November 18, 2013
News Market
WASHINGTON, MarketWatch (15/11)
- Harga yang dibayar untuk barang impor turun 0,7% pada bulan Oktober,
terutama karena harga bahan bakar yang lebih rendah, Departemen Tenaga
Kerja AS mengatakan pada hari Kamis. Ekonom yang disurvei oleh
MarketWatch memperkirakan penurunan sebesar 0,4%.Harga
impor bahan bakar merosot 3,4% pada bulan Oktober. Tidak termasuk bahan
bakar, harga impor tidak berubah pada bulan lalu. sementara itu, Harga
barang-barang buatan AS diekspor ke negara-negara lain, turun 0,5% pada
bulan Oktober. Juga, kenaikan harga impor pada bulan September direvisi
turun untuk menunjukkan kenaikan sebesar 0,1% bukan gain sebesar 0,2%
seiring laporan awal. (izr)
Emas Jatuh di New York, Investor Mempertimbangkan Stimulus The Fed
November 18, 2013
News Market
Bloomberg (15/11)
- Emas berjangka jatuh seiring para investor mempertimbangkan prospek
lanjutan stimulus AS terhadap pembelian fisik lemah. Investor miliarder
John Paulson mempertahankan kepemilikannya di ETP berbasis bullion
terbesar.Bullion
naik 1,4 persen kemarin dan mencapai level US$ 1,293.80 per ons,
terbesar sejak 8 November, seiring calon Ketua Federal Reserve Janet
Yellen mengatakan dia berkomitmen untuk mempromosikan pemulihan ekonomi
yang kuat. Indeks Bloomberg US Dollar, yang mengukur terhadap 10 mata
uang utama, menyentuh level terendahnya dalam satu minggu kemarin. Emas
bisa 'menerima pukulan lain' kecuali kenaikan pembelian fisik, VTB
Capital mengatakan dalam sebuah laporan hari ini.Emas
ditetapkan untuk penurunan tahunan pertama dalam 13 tahun terakhir
seiring beberapa investor kehilangan kepercayaan dalam logam mulia
sebagai nilai simpan dan spekulasi penguatan ekonomi A.S akan memacu The
Fed untuk mengurangi pembelian surat utang. Yellen mengatakan suku
bunga acuan bank sentral berada pada rekor terendahnya dan akan tetap
rendah bahkan setelah pembuat kebijakan mulai mengurangi pelonggaran
moneter.Emas
untuk pengiriman Desember turun 0,3 persen menjadi $ 1,281.90 pada
pukul 07:46 di Comex di New York. Harga naik sebanyak 0,3 persen dan
tergelincir sebanyak 0,5 persen. Volume perdagangan berjangka sebanyak
34 persen di bawah rata-rata untuk 100 hari terakhir pada hari ini, data
yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan. Emas untuk pengiriman
segera di London jatuh 0,3 persen menjadi US$ 1,282.71. (izr)
Index Saham Berjangka A.S Naik Menjelang Laporan Output Industri
November 18, 2013
News Market
Bloomberg (15/11) – Index saham berjangka A.S naik, setelah kemarin
acuan tersebut naik menuju rekor, seiring dengan investor yang menunggu
laporan pada aktifitas industri guna menjadi acuan sehatnya kondisi ekonomi terbesar di dunia.Exxon
Mobil Corp. gain 1.7% dalam perdagangan sebelumnya di New York setelah
Warren Buffett’s Berkshire Hathaway Inc. mengungkapkan sebuah taruhan
dalam perusahaan minyak tersebut, Interpublic Group of Cos. Jatuh 1.6%
setelah WPP Plc mengatakan bahwa mereka tidak merencanakan sebuah
pengambil alihan.Index S&P 500 yang akan habis masa
berlakunya dibulan Desember naik 0.3% ke level 1,792.3 pada jam 6:38
pagi di New York, sementara kontrak Dow Jones Industrial Average telah
bertambah 0.2% sebanyak 33 poin ke level 15,872.Index S&P
500 dan juga Dow pada hari kemarin telah memperpanjang rekornya seiring
dengan komentar dari Janet Yellen, yang dicalonkan untuk menjadi ketua
the Fed yang baru, memberi sinyal bahwa dia akan melanjutkan upaya
stimulus the Fed, Yellen telah mengatakan di Kongres bahwa bank sentral
perlu menjaga untuk tidak menarik stimulus, yang dikenal sebagai
quantitative easing, terlalu awal dari sebuah kondisi ekonomi yang
beroperasi dibawah potensinya.“dalam jangka pendek, komentar
Yellen bersifat positif bagi market sama juga dengan nada yang sangat
dovish,” menurut pernyataan Benoit Peloille, seorang ahli strategi pada
Natixis di Paris, “Yellan berada dalam garis yang sama dengan Bernanke
dan beliau mengatakan bahwa beliau dapat melakukan yang jauh lebih
banyak daripada dia, sudah jelas market menyukai nada ini, terlebih
dalam jangka panjang, beliau menyoroti apa yang sudah kita ketahui bahwa
masih terdapat kelemahan yang kuat dalam kondisi ekonomi A.S.(tito)
GDP Hong Kong Kuartal Ketiga 2013 naik 2.9%
November 18, 2013
News Market
AFP (15/11) – Perekonomian
Hong Kong tumbuh 'moderat' dari tahun ke tahun pada kuartal ketiga
seiring permintaan domestik dan 'tahan banting' pertumbuhan di pasar
Cina daratan mengimbangi lingkungan yang lemah di wilayah Barat, kata
para pejabat Jumat.Produk
domestik bruto tumbuh 2,9 persen dalam tiga bulan yang berakhir 30
September dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, kata
sebuah pernyataan pemerintah.Angka
itu lebih rendah dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar
3,3 persen dan juga kurang dari prediksi perkiraan rata-rata dari lima
ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal, yang memperkirakan
pertumbuhan sebesar 3,4 persen untuk kuartal ketiga.Total
ekspor barang naik menjadi 6,2 persen, angka yang sama seperti kuartal
sebelumnya, dimana ekspor ke AS dan Jepang mengalami penurunan dari
tahun ke tahun, pertumbuhan ekspor ke Uni Eropa terlihat 'ringan' dan
ekspor ke China mengalami pertumbuhan “moderat”.Dalam
periode waktu yang sama, permintaan domestik, faktor kunci dalam
ekonomi Hong Kong, diperluas untuk periode dibantu oleh meningkatnya
pendapatan dan tingkat pengangguran yang rendah sebesar 3,3 persen,
dengan peningkatan pengeluaran konsumsi swasta sebesar 2,8 persen.Tapi pertumbuhan konsumsi swasta lebih lemah dari 4,2 persen yang tercatat pada kuartal kedua.Pemerintah
memperkirakan pertumbuhan sebesar tiga persen untuk tahun ini,
mengatakan bahwa pertumbuhan moderat 'mungkin dicapai' pada kuartal
keempat. (izr)
Saham Asia Naik Lebih Tinggi; Nikkei Tembus diatas 15.000
November 18, 2013
News Market
MarketWatch (15/11) – Market saham Asia bergerak lebih tinggi dihari
Jumat ini, dengan index Nikkei Jepang yang naik diatas 15.000 poin untuk
pertama kalinya sejak dibalik dari pelemahan mata uang yen, sementara
saham di Shanghai reli pada harapan bahwa China akan merilis rencana
reformasi untuk perusahaan Negara.Index Nikkei melonjak 2%
memperpanjang gain sejak Jumat terakhir pekan lalu menuju performa
terbaiknya sepanjang tahun ini, pelemahan yen berlanjut mensupport saham
Jepang, seiring dengan mata uang dollar yang pertama kalinya menembus
batas level harga ¥100 semalam selama dua bulan terakhir dan bergerak
lebih tinggi di Asia, selain itu greenback ditransaksikan pada level
¥100.21, dibandingkan dengan level ¥100.01 diakhir hari Kamis kemarin
di New York.Mata uang Jepang melemah terhadap greenback setelah
wakil ketua the Fed Janet Yellen mengatakan bahwa terdapat bahaya dalam
mengakhiri pembelian obligasi bulanan bank sentral secara lebih cepat,
pihak market menafsirkan pernyataan beliau, yang dibuat dalam rapat
jajak pendapat pada pencalonan beliau guna memimpin the Fed, sebagai
sebuah sinyal bahwa beliau tidak dapat membuat perubahan yang signifikan
pada kebijakan moneter ketika beliau mengambil alih bank sentral.Komentar
Yellen menambahkan tekanan kebawah dari Menteri Keuangan Jepang Taro
Aso dihari Kamis kemarin, setelah beliau membuat pernyataan yang
mengindikasikan bahwa pihak pemerintahan akan mendorong kembali terhadap
penguatan yen.Sementara gain dihari Jumat ini adalah cara yang
pas guna menandai perayaan pertama dari reli saham Jepang yang dramatis,
dengan pihak market yang menembak lebih tinggi pada tanggal 15 November
tahun lalu setelah pemimpin pihak oposisi berikutnya Shinzo Abe yang
memutuskan sebuah pelonggaran moneter yang agresif guna membantu kondisi
ekonomi yang melesu, memulai sebuah reli yang telah mendorong saham
Jepang naik hingga 75%.Selain itu di Jepang, Mitsubishi UFJ
Financial Group dan Mizuho Financial Group naik 2% dan 1.9% secara
perlahan, setelah pihak perbankan menaikkan pedoman laba tahun buku
untuk tahun fiskal 2013, selain dari Jepang pergerakan utama lainnya di
Asia datang dari China, dimana index Shanghai Composite reli 1.7% pada
spekulasi bahwa Beijing akan merilis sebuah rencana guna merombak sektor
kenegaraan dari Negara tersebut.Yang Weimin, wakil direktur
pada kantor dari the Central Leading Group pada divisi Finance dan
Economic Affairs, mengatakan pada surat kabar People’s Daily bahwa
pemimpin China telah menyetujui sebanyak 20,000-word document pada rapat
pleno ketiga tentang reformasi yang melibatkan 15 sektor.Antusiasme
muncul hanya beberapa hari setelah acara regional utama pekan ini,
akhir dari rapat politik utama di Beijing, yang disebut “Rapat Pleno
Ketiga” yang bersifat negatif, ketika pertemuan tersebut menghasilkan
konklusi dengan sebuah pernyataan yang samar sebagai hasil dalam
penurunan tajam diseluruh kawasan tersebut pada hari Rabu yang lalu.Index
Hang Seng Hong Kong naik 1.7% dengan perusahaan China daratan utama
yang memimpin gain, sementara index Hang Seng China Enterprises melonjak
3%, market regional lainnya juga naik lebih tinggi, dengan index Kospi
Korea yang naik 1.9% dan juga index S&P/ASX 200 Australia yang naik
0.9%.(tito)
Bursa Saham Eropa Sedikit Berubah
November 18, 2013
News Market
Bloomberg (14/11) - Saham
Eropa sedikit berubah setelah mengalami rally kemarin, seiring investor
menunggu data industri AS. Indeks berjangka AS juga sedikit berubah,
sementara saham Asia menguat.Indeks
Stoxx 600 naik 0,1 persen ke level 322,65 pada pukul 08:09 di London.
Indeks acuan rally terbesar dalam hampir sebulan terakhir kemarin
seiring calon Ketua Federal Reserve Janet Yellen katanya berkomitmen
untuk mempromosikan pemulihan ekonomi AS yang kuat dan akan memastikan
stimulus moneter tidak dihapus terlalu cepat. Indeks Standard & Poor
500 berjangka naik 0,1 persen, sedangkan Indeks MSCI Asia Pacific naik
1,3 persen.Ekuitas
Patokan Eropa telah kehilangan kurang dari 0,1 persen pada minggu ini.
Indeks telah rally selama lima minggu terakhir seiring The Fed
mempertahankan laju pembelian obligasi dan Bank Sentral Eropa menurunkan
suku bunga acuannya.Data
AS pada hari ini mungkin akan menunjukkan tingkat produksi industri
mulai mereda pada bulan Oktober, yang mencerminkan jeda pada bidang
manufaktur selama shutdown parsial pemerintah federal 16 hari. Output
produksi naik 0,2 persen pada bulan lalu setelah naik 0,6 persen pada
bulan September, perkiraan ekonom sebelum Federal Reserve merilis angka
tingkat produksi industri pada pukul 9:15 pagi di Washington. (izr)
Bursa Saham HK ditutup Menguat 1.69%
November 18, 2013
News Market
AFP (14/11) - Bursa
saham Hong Kong ditutup 1,69% pada hari Jumat menyusul rekor penutupan
di Wall Street dan komentar dari calon ketua Federal Reserve Janet
Yellen yang menunjukkan dia akan mempertahankan kebijakan bank uang
mudah.Indeks acuan Hang Seng Index naik 383,00 poin menjadi 23,032.15 pada omset sebesar HK $ 66.92 miliar (US$ 8.63 miliar).Saham China ditutup naik 1,68 persen pada laporan bahwa Beijing akan segera mengungkap rincian tentang reformasi ekonomi.Shanghai
Composite Index melonjak 35,32 poin menjadi 2,135.83 dengan nilai
transaksi sebesar 113.4 miliar yuan (US$ 18.6 miliar). (izr)
Saham China Melonjak terhadap Optimisme Kebijakan semasa Peningkatan Yield Obligasi
November 18, 2013
News Market
Bloomberg (15/11) – Saham China naik, menghentikan gain terbesar index
acuan tersebut selama sebulan terakhir, sementara dana pinjaman naik
ditengah spekulasi bahwa pihak pemerintah akan mengungkapkan rincian
perubahan dalam kebijakan ekonomi paling cepat pada pekan depan.Index
Shanghai Composite naik 1.7% ke level 2,135.83 pada penutupannya, yang
menghapus penurunan mingguan, seiring dengan saham dari perusahaan Citic
Securities Co. and Haitong Securities Co. yang memimpin sebuah reli
dibursa saham, selain itu yield pada obligasi 10 tahun Negara tersebut
naik 8 basis poin menjadi 4.60%, level yang tertinggi sejak 2007 dan
sebagian besar dari acuan suku bunga pasar uang mengalami kenaikan
selama lima bulan terakhir.Sementara optimisme bahwa
pemerintahan akan menguraikan rencana guna meningkatkan peran market
dalam kondisi ekonomi kedua terbesar didunia yang telah menghidupkan
kembali kepercayaan investor setelah partai Komunis yang berkuasa
menghentikan semacam pengungkapan pada pergeseran kebijakan yang
terperinci pada tanggal 12 November, berdasarkan yield obligasi Dragon
Life Insurance Co. yang naik seiring dengan pihak bank sentral
menghabiskan uang tunai dari sistem finansial dan spekulasi investor
bahwa pihak pemerintah akan melonggarkan pegangannya pada suku bunga.“Pihak
market sedang memperkirakan bahwa beberapa keputusan penting para
investor dari rapat pleno akan segera diimplementasikan dan beberapa
rincian yang akan diumumkan akan melebihi ekspektasi market,” menurut
pernyataan dari Wu Kan, manajer keuangan di Dragon Life, yang menangani
dana sekitar $3.3 Milyar, “Para investor telah bereaksi berlebihan oleh
panic selling ketika telah terdapat konklusi dari rapat pleno.”(tito)
Indeks Saham Eropa Berjangka Sedikit Berubah; Vivendi Mungkin Bergerak
November 18, 2013
News Market
Bloomberg (15/11) - Indeks
saham Eropa berjangka sedikit berubah, dengan ekuitas menuju penurunan
mingguan pertama mereka dalam enam minggu terakhir, seiring investor
menunggu data industri AS. Indeks berjangka AS sedikit berubah,
sementara saham Asia menguat.Vivendi
SA dapat bergerak setelah membukukan laba lebih baik dari perkiraan
pada kuartal ketiga dan mengatakan pihaknya berencana untuk spin off SFR
operator telepon Perancis pada bulan Juli 2014. Serco Group Plc mungkin
aktif seiring UBS AG mengupgrade saham. Safran SA dan Pandora A/S bisa
bergerak seiring investor menjual saham kedua perusahaan tersebut.Indeks
Euro Stoxx 50 berjangka berakhir bulan depan naik kurang dari 0,1
persen ke levle 3.051 pada pukul 07:09 di London. Indeks Stoxx Europe
600 naik sebesar 0,8 persen kemarin, pengupas penurunan mingguannya
sebesar 0,1 persen, seiring calon Ketua Federal Reserve Janet Yellen
katanya berkomitmen untuk mempromosikan pemulihan ekonomi AS yang kuat
dan akan memastikan stimulus moneter tidak dihapus terlalu cepat. Sebuah
keuntungan mingguan keenam untuk Indeks Stoxx 600 Eropa akan menjadi
kenaikan beruntun terpanjang dalam hampir 15 bulan terakhir.Indeks
FTSE 100 berjangka Inggris naik 0,1 persen pada hari ini. Indeks
Standard & Poor 500 berjangka naik 0,1 persen, sedangkan Indeks MSCI
Asia Pacific naik 1,4 persen.Data
AS pada hari ini mungkin akan menunjukkan tingkat produksi industri
mulai mereda pada bulan Oktober, yang mencerminkan jeda di bidang
manufaktur selama shutdown pemerintah federal parsial selama 16 hari.
Output produksi industri naik 0,2 persen bulan lalu setelah naik 0,6
persen pada bulan September, perkiraan ekonom sebelum Federal Reserve
merilis data produksi industri pada pukul 9:15 pagi di Washington. (izr)
Bursa Tokyo berakhir pada level tertinggi enam bulan
November 18, 2013
News Market
Tokyo, AFP (15/11) -- Bursa Tokyo meningkat 1.95 persen hari Jumat ke
level penutupan tertinggi sejak enam bulan terakhir, terdorong oleh
pelemahan yen dan harapan bahwa the Fed AS akan tetap pertahankan
kebijakan uang mudah (stimulus moneter).Indeks acuan Nikkei 225
tambah 289.51 poin ke posisi 15,165.92, penyelesaian terbaik sejak
menyentuh tertinggi lima tahun di akhir Mei lalu. Sementara itu, indeks
Topix dari seluruh saham bagian pertama naik 1.68 persen atau 50.49 poin
ke level 1,239.04.Sentimen investor meningkat setelah calon
ketua the Fed, Janet Yellen mengisyaratkan bahwa bank sentral AS tidak
akan memulai penarikan stimulus dalam waktu dekat karena pertumbuhan
ekonomi yang masih kecil dan pengangguran masih terlalu tinggi.'Pandangan pasar kini berubah,' ungkap Toshihiko Matsuno, strategist dari SMBC Friend Securities.Sugesti bahwa kebijakan uang mudah tetap akan menopang ekonomi secara teori menjadi faktor negatif untuk dollar, tambahnya.Sekedar
catatan, Nikkei telah gain sebesar 7.7 persen atau lebih dari 1000 poin
selama sepekan terakhir. Index acuan tersebut mengentuh di atas level
15000 pada akhir Mei lalu. (brc)
Dolar Menyentuh 2 Bulan Tertingginya Terhadap Yen
November 18, 2013
News Market
AFP (15/11) – Dolar berubah pada level 100.15 yen di Tokyo pada
transaksi sore hari terhadap 100.00 yen di New York pada hari Kamis sore
hari, menandai level tertingginya sejak tangal 11 September lalu. Euro
berada pada level $1.3453 dan 134.74 yen disbanding dengan $1.3459 dan
134.61 yen.Jepang di hari Kamis lalu mengatakan bahwa
pertumbuhan ekopnomi sebesar 1.9% pada kuartal ketiga sejalan dengan
melemahnya ekspor dan belanja konsumen. Hal itu mengalami penurunan dari
pertumbuhan 3.8% pada tiga bulan sebelumnya.Pada hari
berikutnya Badan Statistik Eropa mengatkan bahwa pertumbuhan ekonomi
zona eropa hanya sebesar 0.1% pada kuartal ketiga – disbanding dengan
0.3% pada bulan April-Juni -- dengan Jerman dan Perancis mengalami
kontraksi.Angka pertumbuhan yang kecil tersebut memicu spekulasi
bahwa Bank of Japan dan Bank Sentral Eropa kemungkinan akan
melaksanakan stimulus moneter guna mendorong pertumbuhan ekonomi mereka,
yang akan cenderung terbebani terhadap yen dan euro.Menambah
tekanan terhadap komentar yen pada hari Kamis lalu oleh Menetri Keuangan
Taro Aso yang menyatakan adanya kemungkinan intervensi guna meredam
langkah spekulatif pada mata uang Jepang.Melemahnya situasi
ekonomi di Tokyo mengimbangi perkiraan Federal Reserve akan
mempertahankan program stimulusnya dalam beberapa waktu kedepan. Yellen
mengatakan saat sesi jajak pendapat bahwa dia tidak akan menghentikan
skema pembelian obligasi sejauh pertumbuhan ekonomi masih rendah dan
tingkat pengangguran meningkat.Dolar naik tipis pada level
Sg$1.2477 dari Sg$1.2463 pada hari Kamis, ke level 63.12 rupee india
dari 63.04 rupee, dan ke level 31.58 baht Thailand dari 31.55 baht.Dolar
AS jatuh ke level 43.58 peso Filipina dari 43.73 peso, ke level
1,065.30 won Korea Selatan dari 1,068.02, dan ke level Tw$29.55 dari
TW$29.60.Dolar Australia turun ke level 93.36 sen AS dari 93.45
sen, sementara Yuan China berada pada level 16.43 yen terhadap 16.36
yen. (bgs)
Saham Hong Kong Naik 1.49% Sesi Break
November 18, 2013
News Market
AFP (15/11) – Saham-saham Hong Kong Naik 1.49% pada Jumat sesi pagi ini
paska seorang perempuan ditunjuk menjadi Ketua Federal Reserve
berikutnya mengindikasikan bawha dia akan mempertahnkan stimulusnya
untuk beberapa waktu kedepan.Indeks acuan Hang Seng naik 337.60 poin ke level 22,986.75 pada perputaran sebesar HK$35.20 miliar ($4.54 miliar). (bgs)
Langganan:
Postingan (Atom)