Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

21 November 2013

Minyak WTI turun untuk hari kedua

Bloomberg, (21/11) – Minyak West Texas Intermediate (WTI) turun untuk hari kedua karena investor terbebani ekspektasi berkurangnya stimulus ekonomi di AS. Persediaan minyak mentah naik padaminggu kesembilan.Kontrak berjangka minyak teresbut turun pada level 0.5 persen di New York. Federal Reserve diperkirakan akan menurunkan  program pembelian obligasi bulanan senilai $85 billion “dalam beberapa bulan mendatang” seiring meningkatnya ekonomi, menurut risalah rapat FOMC yang dirilis kemarin. Data pemerintah AS yang dirilis semalam menunjukan  bahwa stok minyak mentah AS naik ke level tertinggi sejak Juni.“Pasar selalu ingin menginterpretasikan tapering untuk tetap terjadi dalam waktu satu bulan atau dua bulan mendatang,' kata Jonathan Barratt, CEO dari Barratt’s Bulletin di Sydney.Minyak WTI untuk pengiriman Januari turun sebanyak 45 sen menjadi $ 93,40 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange. Kontrak tersebut berada di posisi $ 93,66 pada 12:01 siang waktu Singapura. Harga turun 4 sen menjadi $ 93,85 kemarin. Seluruh volume kontrak berjangka yang  diperdagangkan  berada disekitar 64 persen lebih sedikit dari rata-rata 100 per hari. Harga mencatat kenaikan sebesar 2 persen pada tahun ini.Minyak jenis Brent untuk pengiriman Januari turun sebanyak 33 sen, atau 0,3 persen ke $ 107,73 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Acuan minyak mentah Eropa berada pada premi sebesar $ 14,12 pada WTI, dibanding $ 14,21 kemarin.