Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

21 Agustus 2014

Dolar menguat



Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis, setelah risalah pertemuan terakhir Federal Reserve menunjukkan para pejabat membahas penarikan langkah-langkah pelonggaran moneter. The Fed merilis risalah pertemuan kebijakan terbaru, yang mengatakan "banyak peserta mencatat bahwa jika konvergensi ke arah tujuan komite terjadi lebih cepat dari yang diharapkan, mungkin menjadi tepat untuk mulai menghapus kebijakan moneter akomodatif lebih cepat dari yang mereka antisipasi saat ini," lapor Xinhua. Risalah tersebut menimbulkan spekulasi bahwa The Fed dapat meningkatkan suku bunganya lebih cepat dari perkiraan sebelumnya dan akan mendorong greenback. Harga spot dari indeks dolar, yang melacak dolar terhadap sekeranjang mata uang, naik menjadi 82,2, tingkat tertinggi dalam 11 bulan terakhir. Di sesi sebelumnya, dolar AS menguat di seluruh papan karena Departemen Perdagangan melaporkan "housing starts" (perumahan yang baru dibangun) di AS meningkat tajam sebesar 15,7 persen pada Juli dari bulan sebelumnya, tanda bahwa ekonomi AS terus membaik. Para gubernur bank sentral global akan memulai KTT tahunan Kamis di Jackson Hole, Wyoming. Investor akan memperhatikan pidato yang disampaikan oleh Ketua Federal Reserve Janet Yellen selama pertemuan untuk petunjuk kenaikan suku bunga. Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,3262 dolar dari 1,3319 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,6599 dolar dari 1,6618 dolar. Dolar Australia merosot ke 0,9289 dolar dari 0,9309 dolar. Dolar dibeli 103,71 yen Jepang, lebih tinggi dari 102,91 yen pada sesi sebelumnya. Greenback naik menjadi 0,9132 franc Swiss dari 0,9091 franc Swiss, dan bergerak naik ke 1,0968 dolar Kanada dari 1,0944 dolar Kanada.

Wall Street bervariasi di tengah meningkatnya perdebatan Fed

Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi pada Kamis, karena risalah pertemuan Federal Reserve AS menunjukkan meningkatnya perdebatan atas perbaikan di pasar pekerjaan baru-baru ini. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 59,54 poin (0,35 persen) menjadi 16.979,13, lapor AFP. Indeks berbasis luas S&P 500 naik 4,91 poin (0,25 persen) menjadi 1.986,51, nyaris kehilangan rekor. Sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq tergelincir 1,03 poin (0,02 persen) menjadi 4.526,48. Risalah dari pertemuan The Fed pada 29-30 Juli menunjukkan meningkatnya perdebatan tentang berapa banyak pasar tenaga kerja telah mengetat dan bagaimana itu akan berdampak terhadap inflasi serta waktu rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga acuannya. Michael James, direktur pelaksana perdagangan saham di Wedbush Securities, mengatakan risalah The Fed menunjukkan "tidak benar-benar baru" tentang pemikiran bank sentral pada tingkat suku bunga. Tetapi James mengatakan pasar berbesar hati oleh komentar dari pengecer minggu ini yang menunjukkan sebuah kenaikan dalam belanja konsumen. "Orang-orang merasa lebih baik tentang ritel memasuki liburan dalam beberapa bulan dan itu membantu untuk mendukung situasi pasar lebih baik," katanya. Peritel besar AS Target menguat 1,8 persen setelah perusahaan memangkas perkiraan keuntungannya untuk 2014 karena hasil buruk di Kanada dan biaya data konsumen yang besar melampaui tahun lalu. Tetapi perusahaan mengatakan penjualan di AS meningkat di bagian akhir kuartal. Peritel material perbaikan rumah Lowe naik 1,6 persen karena labanya pada kuartal kedua naik 10,4 persen menjadi 1,0 miliar dolar AS didukung kenaikan 4,4 persen dalam penjualannya. Namun, Lowe menurunkan proyeksi pertumbuhan penjualannya untuk 2014 menjadi 4,5 persen dari 5,0 persen. Komponen Dow, Home Depot, peritel perbaikan rumah besar lainnya, melonjak 2,9 persen. Rumah mode remaja American Eagle Outfitters melonjak 12,0 persen, karena labanya tiga sen per saham mengalahkan perkiraan para analis untuk mencapai titik impas. CEO interim Jay Schottenstein mengatakan hasil itu mencerminkan "kemajuan signifikan" dalam meningkatkan tingkat persediaan perusahaan. Bank of America naik 0,5 persen karena laporan perusahaan itu menutup kesepakatan 17 miliar dolar AS dengan Departemen Kehakiman untuk menyelesaikan tuduhan bahwa pihaknya menyesatkan investor dalam sekuritas yang terkait hipotek (KPR). Harga obligasi bervariasi. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun pemerintah AS naik menjadi 2,43 persen dari 2,41 persen pada Selasa, sementara pada obligasi 30-tahun tetap stabil di 3,22 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak terbalik.

20 Agustus 2014

Nasdaq capai tertinggi baru 14-tahun didukung data positif

Saham-saham AS menambah keuntungan sebelumnya pada Rabu, dengan Indeks Komposit Nasdaq menyentuh tertinggi baru selama 14-tahun, didukung data positif dan laba peritel perbaikan rumah Home Depot. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 80,85 poin, atau 0,48 persen, menjadi 16.919,59. Indeks S&P 500 bertambah 9,86 poin, atau 0,50 persen, menjadi 1.981,60. Indeks Komposit Nasdaq menguat 19,20 poin, atau 0,43 persen, menjadi 4.527,51, lapor Xinhua. Dengan ketegangan geopolitik tampak mulai memudar, investor lebih memperhatikan fundamental, seperti data ekonomi dan pendapatan perusahaan, yang menunjukkan ekonomi terbesar dunia itu terus membaik. Harga konsumen AS naik di laju paling lambat dalam lima bulan pada Juli, menunjukkan bahwa tekanan harga tetap jinak karena ekonomi membaik, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Selasa. Indeks Harga Konsumen (IHK), merupakan ukuran utama inflasi, meningkat 0,1 persen pada Juli disesuaikan secara musiman, sementara di atas 12 bulan terakhir, indeks naik 2,0 persen sebelum penyesuaian musiman. Beberapa analis percaya bahwa angka inflasi hangat dapat memberikan amunisi bagi Federal Reserve AS guna mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar di tempat untuk waktu yang lama, yang akan mengangkat pasar saham lebih lanjut. Sementara itu, data "housing starts" (rumah yang baru dibangun) naik tajam sebesar 15,7 persen pada Juli dari bulan sebelumnya, kata Departemen Perdagangan. Data menunjukkan bahwa "housing starts" milik pribadi untuk Juli berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,093 juta unit, tingkat tertinggi sejak November lalu. Dalam pendapatan perusahaan, Home Depot melaporkan penjualan dan laba bersih untuk kuartal kedua yang mengalahkan ekspektasi analis. Perusahaan mengatakan penjualannya untuk toko-toko AS meningkat 6,4 persen pada kuartal tersebut. Saham Home Depot naik 5,55 persen menjadi 88,23 dolar AS per saham. Selain itu, investor terus mengamati saingannya, Lowe, yang dijadwalkan akan mengungkapkan laba kuartal kedua sebelum bel pembukaan Rabu waktu setempat.