Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis, setelah risalah pertemuan terakhir Federal Reserve menunjukkan para pejabat membahas penarikan langkah-langkah pelonggaran moneter. The Fed merilis risalah pertemuan kebijakan terbaru, yang mengatakan "banyak peserta mencatat bahwa jika konvergensi ke arah tujuan komite terjadi lebih cepat dari yang diharapkan, mungkin menjadi tepat untuk mulai menghapus kebijakan moneter akomodatif lebih cepat dari yang mereka antisipasi saat ini," lapor Xinhua. Risalah tersebut menimbulkan spekulasi bahwa The Fed dapat meningkatkan suku bunganya lebih cepat dari perkiraan sebelumnya dan akan mendorong greenback. Harga spot dari indeks dolar, yang melacak dolar terhadap sekeranjang mata uang, naik menjadi 82,2, tingkat tertinggi dalam 11 bulan terakhir. Di sesi sebelumnya, dolar AS menguat di seluruh papan karena Departemen Perdagangan melaporkan "housing starts" (perumahan yang baru dibangun) di AS meningkat tajam sebesar 15,7 persen pada Juli dari bulan sebelumnya, tanda bahwa ekonomi AS terus membaik. Para gubernur bank sentral global akan memulai KTT tahunan Kamis di Jackson Hole, Wyoming. Investor akan memperhatikan pidato yang disampaikan oleh Ketua Federal Reserve Janet Yellen selama pertemuan untuk petunjuk kenaikan suku bunga. Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,3262 dolar dari 1,3319 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,6599 dolar dari 1,6618 dolar. Dolar Australia merosot ke 0,9289 dolar dari 0,9309 dolar. Dolar dibeli 103,71 yen Jepang, lebih tinggi dari 102,91 yen pada sesi sebelumnya. Greenback naik menjadi 0,9132 franc Swiss dari 0,9091 franc Swiss, dan bergerak naik ke 1,0968 dolar Kanada dari 1,0944 dolar Kanada.
21 Agustus 2014
Dolar menguat
Agustus 21, 2014
News Market
Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis, setelah risalah pertemuan terakhir Federal Reserve menunjukkan para pejabat membahas penarikan langkah-langkah pelonggaran moneter. The Fed merilis risalah pertemuan kebijakan terbaru, yang mengatakan "banyak peserta mencatat bahwa jika konvergensi ke arah tujuan komite terjadi lebih cepat dari yang diharapkan, mungkin menjadi tepat untuk mulai menghapus kebijakan moneter akomodatif lebih cepat dari yang mereka antisipasi saat ini," lapor Xinhua. Risalah tersebut menimbulkan spekulasi bahwa The Fed dapat meningkatkan suku bunganya lebih cepat dari perkiraan sebelumnya dan akan mendorong greenback. Harga spot dari indeks dolar, yang melacak dolar terhadap sekeranjang mata uang, naik menjadi 82,2, tingkat tertinggi dalam 11 bulan terakhir. Di sesi sebelumnya, dolar AS menguat di seluruh papan karena Departemen Perdagangan melaporkan "housing starts" (perumahan yang baru dibangun) di AS meningkat tajam sebesar 15,7 persen pada Juli dari bulan sebelumnya, tanda bahwa ekonomi AS terus membaik. Para gubernur bank sentral global akan memulai KTT tahunan Kamis di Jackson Hole, Wyoming. Investor akan memperhatikan pidato yang disampaikan oleh Ketua Federal Reserve Janet Yellen selama pertemuan untuk petunjuk kenaikan suku bunga. Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,3262 dolar dari 1,3319 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,6599 dolar dari 1,6618 dolar. Dolar Australia merosot ke 0,9289 dolar dari 0,9309 dolar. Dolar dibeli 103,71 yen Jepang, lebih tinggi dari 102,91 yen pada sesi sebelumnya. Greenback naik menjadi 0,9132 franc Swiss dari 0,9091 franc Swiss, dan bergerak naik ke 1,0968 dolar Kanada dari 1,0944 dolar Kanada.
Wall Street bervariasi di tengah meningkatnya perdebatan Fed
Agustus 21, 2014
News Market
Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi pada Kamis, karena risalah pertemuan Federal Reserve AS menunjukkan
meningkatnya perdebatan atas perbaikan di pasar pekerjaan baru-baru ini.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 59,54 poin (0,35 persen) menjadi 16.979,13, lapor AFP.
Indeks berbasis luas S&P 500 naik 4,91 poin (0,25 persen)
menjadi 1.986,51, nyaris kehilangan rekor. Sedangkan indeks komposit
teknologi Nasdaq tergelincir 1,03 poin (0,02 persen) menjadi 4.526,48.
Risalah dari pertemuan The Fed pada 29-30 Juli menunjukkan
meningkatnya perdebatan tentang berapa banyak pasar tenaga kerja telah
mengetat dan bagaimana itu akan berdampak terhadap inflasi serta waktu
rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga acuannya.
Michael James, direktur pelaksana perdagangan saham di Wedbush
Securities, mengatakan risalah The Fed menunjukkan "tidak benar-benar
baru" tentang pemikiran bank sentral pada tingkat suku bunga.
Tetapi James mengatakan pasar berbesar hati oleh komentar dari
pengecer minggu ini yang menunjukkan sebuah kenaikan dalam belanja
konsumen. "Orang-orang merasa lebih baik tentang ritel memasuki liburan dalam
beberapa bulan dan itu membantu untuk mendukung situasi pasar lebih
baik," katanya.
Peritel besar AS Target menguat 1,8 persen setelah perusahaan
memangkas perkiraan keuntungannya untuk 2014 karena hasil buruk di
Kanada dan biaya data konsumen yang besar melampaui tahun lalu. Tetapi
perusahaan mengatakan penjualan di AS meningkat di bagian akhir kuartal.
Peritel material perbaikan rumah Lowe naik 1,6 persen karena
labanya pada kuartal kedua naik 10,4 persen menjadi 1,0 miliar dolar AS
didukung kenaikan 4,4 persen dalam penjualannya. Namun, Lowe menurunkan
proyeksi pertumbuhan penjualannya untuk 2014 menjadi 4,5 persen dari 5,0
persen.
Komponen Dow, Home Depot, peritel perbaikan rumah besar lainnya, melonjak 2,9 persen.
Rumah mode remaja American Eagle Outfitters melonjak 12,0 persen,
karena labanya tiga sen per saham mengalahkan perkiraan para analis
untuk mencapai titik impas. CEO interim Jay Schottenstein mengatakan
hasil itu mencerminkan "kemajuan signifikan" dalam meningkatkan tingkat
persediaan perusahaan.
Bank of America naik 0,5 persen karena laporan perusahaan itu
menutup kesepakatan 17 miliar dolar AS dengan Departemen Kehakiman untuk
menyelesaikan tuduhan bahwa pihaknya menyesatkan investor dalam
sekuritas yang terkait hipotek (KPR).
Harga obligasi bervariasi. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun
pemerintah AS naik menjadi 2,43 persen dari 2,41 persen pada Selasa,
sementara pada obligasi 30-tahun tetap stabil di 3,22 persen. Harga dan
imbal hasil obligasi bergerak terbalik.
20 Agustus 2014
Nasdaq capai tertinggi baru 14-tahun didukung data positif
Agustus 20, 2014
Nasdaq
Saham-saham AS menambah keuntungan sebelumnya pada Rabu, dengan Indeks Komposit Nasdaq menyentuh tertinggi baru selama
14-tahun, didukung data positif dan laba peritel perbaikan rumah Home
Depot.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 80,85 poin, atau 0,48
persen, menjadi 16.919,59. Indeks S&P 500 bertambah 9,86 poin, atau
0,50 persen, menjadi 1.981,60. Indeks Komposit Nasdaq menguat 19,20
poin, atau 0,43 persen, menjadi 4.527,51, lapor Xinhua.
Dengan ketegangan geopolitik tampak mulai memudar, investor lebih
memperhatikan fundamental, seperti data ekonomi dan pendapatan
perusahaan, yang menunjukkan ekonomi terbesar dunia itu terus membaik.
Harga konsumen AS naik di laju paling lambat dalam lima bulan pada
Juli, menunjukkan bahwa tekanan harga tetap jinak karena ekonomi
membaik, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Selasa.
Indeks Harga Konsumen (IHK), merupakan ukuran utama inflasi,
meningkat 0,1 persen pada Juli disesuaikan secara musiman, sementara di
atas 12 bulan terakhir, indeks naik 2,0 persen sebelum penyesuaian
musiman.
Beberapa analis percaya bahwa angka inflasi hangat dapat memberikan
amunisi bagi Federal Reserve AS guna mempertahankan kebijakan moneter
ultra-longgar di tempat untuk waktu yang lama, yang akan mengangkat
pasar saham lebih lanjut.
Sementara itu, data "housing starts" (rumah yang baru dibangun)
naik tajam sebesar 15,7 persen pada Juli dari bulan sebelumnya, kata
Departemen Perdagangan. Data menunjukkan bahwa "housing starts" milik
pribadi untuk Juli berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara
musiman 1,093 juta unit, tingkat tertinggi sejak November lalu.
Dalam pendapatan perusahaan, Home Depot melaporkan penjualan dan
laba bersih untuk kuartal kedua yang mengalahkan ekspektasi analis.
Perusahaan mengatakan penjualannya untuk toko-toko AS meningkat 6,4
persen pada kuartal tersebut. Saham Home Depot naik 5,55 persen menjadi
88,23 dolar AS per saham.
Selain itu, investor terus mengamati saingannya, Lowe, yang
dijadwalkan akan mengungkapkan laba kuartal kedua sebelum bel pembukaan
Rabu waktu setempat.
Langganan:
Postingan (Atom)








.jpg)





