Bloomberg (26/9) - Indeks Jepang berjangka naik, sementara kontrak pada saham Australia mengikuti saham AS yang turun. Yen memegang keuntungan terhadap dolar AS seiring minyak mentah memperpanjang penurunannya dalam enam hari terakhir. Nikkei 225 Stock Average berjangka yang menawar pada level 14.570 di Osaka pre-market, naik dari level 14.560 di Jepang kemarin dan tidak berubah dari penutupan Chicago. Indeks S&P/ASX 200 berjangka turun 0,2 persen di Sydney. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 naik 0,1 persen setelah indeks jatuh untuk hari kelimanya untuk penurunan terpanjang pada tahun ini. Yen stabil di level 98,47 per dolar setelah empat hari keuntungannya. Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) merosot ke level terendahnya dalam 12-minggu terakhir dan bensin berjangka menurun. Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir ke satu minggu terendah kemarin, pemangkasan penguatannya pada kuartal ketiga menjadi 7,5 persen. Gamuda Bhd, New World Development Co. dan Nine Dragons Paper Holdings Ltd. antara perusahaan-perusahaan Asia yang dijadwalkan untuk melaporkan pendapatannya pada hari ini, sedangkan Singapura merilis industrial output untuk bulan Agustus, seperti halnya Taiwan, yang berguna ulasan suku bunga. Data AS pada hari ini mungkin menunjukkan ekonomi tumbuh lebih dari sebelumnya akurat perkiraan kuartal terakhir, sementara klaim pengangguran naik minggu lalu. Futures pada Hang Seng dan Hang Seng China Enterprises indeks naik kurang dari 0,1 persen pada sesi perdagangan mereka terbaru, sedangkan Indeks Ekuitas Bloomberg China-AS saham Cina yang paling diperdagangkan di New York naik 0,4 persen. (izr)
27 September 2013
Dolar naik vs yen tetapi kebuntuan anggaran A.S membatasi gain
September 27, 2013
News Market
Reuters ( 26/9 ) - Dolar naik terhadap yen di perdagangan Asia pada hari ini di tengah harapan yang besar terhadap langkah reformasi untuk pajak perusahaan dari pemerintah Jepang, meskipun kebuntuan pembahasan anggaran AS membuat greenback tertahan terhadap saingan. Terhadap yen, dolar naik ke level 99,12 yen pada platform perdagangan EBS, dan terakhir dibeli pada level 98,88 yen, naik 0,5 persen dari satu minggu terendahnya pada level 98,27 yen tadi pagi. Euro naik 0,4 persen menjadi 133,70 setelah naik ke level 133,91 yen pada EBS. 'Pergerakan hari ini bukanlah tanda menguatnya dolar, melainkan sinyal pelemahanan yen, dan penjualan yen, ' kata Masashi Murata, senior strategist mata uang dari Brown Brothers Harriman, 'Ada headline berita Kyodo pagi ini bahwa Jepang akan segera mempertimbangkan pemotongan tarif pajak perusahaan, meski ini bukan hal yang baru, implementasinya pun tidak aka dilakukan secepatnya, ini menjadi alasan untuk menjual yen, ' katanya kata. Pemerintah Jepang berencana mengatakan bahwa akan ' segera mempertimbangkan ' pemotongan tarif pajak perusahaan ketika mengkompilasi paket stimulus pada pekan depan, menurut Kyodo, mengutip sumber-sumber dari pemerintah. Sebuah sumber dari pemerintah mengatakan kepada Reuters pada pekan lalu bahwa Jepang akan mempertimbangkan pemotongan pajak perusahaan dan untuk segera mengakhiri kenaikan pajak dari jadwal sebelumnya, sebagai sarana untuk melindungi ekonomi dari jadwal meningkatnya pajak penjualan. Perdana Menteri Shinzo Abe diperkirakan akan memutuskan sekitar tanggal 1 Oktober untuk melanjutkan dengan kenaikan pajak penjualan yang direncanakan menjadi 8 persen dari 5 persen pada awal bulan April mendatang, dalam upaya untuk mengendalikan besarnya utang publik Jepang. Baru-baru ini Shinzo Abe telah menginstruksikan kabinetnya untuk mengambil langkah-langkah penurunan dari dampak kenaikan ekonomi. (frk)
Indeks Saham Berjangka AS Naik Dengan Dukungan Industri Logam Seiring Pelemahan Yen
September 27, 2013
News Market
Bloomberg (26/9) - Indeks berjangka AS naik setelah indeks saham Standard & Poor 500 mengalami penurunan terpanjang tahun ini dan melemahnya saham Eropa. Yen melemah pada spekulasi bahwa pemerintah Jepang akan memangkas pajak perusahaan dan saham-saham berbasis logam naik. Kontrak berjangka S & P 500 naik 0,2 persen pada pukul 10:17 pagi waktu London dan Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,2 persen. Sementara itu, Indeks Topix Jepang naik 0,8 persen dan yen melemah terhadap 13 dari 16 mata uang utama. Indeks Shanghai Composite menurun 1,9 persen. Tembaga naik 0,6 persen dan Treasury 10 tahun mengakhiri catatan kenaikan dalam empat hari. Presiden Barack Obama dan Kongres Partai Republik mengalami kebuntuan atas pembahasan anggaran federal AS yang berisiko menutup sebagian besar instansi pemerintah dalam beberapa hari kedepan. Laporan hari ini mungkin akan menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di dunia tersebut berkembang lebih pesat dari perkiraan sebelumnya pada kuartal kedua, sementara klaim pengangguran naik minggu lalu. 'Kondisi risiko berbalik sedikit lebih optimis,' ungkap analis yang dipimpin oleh Vincent Chaigneau, kepala strategi valuta asing global dari Societe Generale SA di Paris dalam sebuah laporan kepada investor pada hari ini. ( rk )
|
Langganan:
Postingan (Atom)














