Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

16 Desember 2019

Laju Harga Emas Diprediksi Terbatas Jelang Tutup Tahun


Kontak Perkasa Futures, PT Kontak Perkasa - Harga emas jelang tutup tahun 2019 akan dipengaruhi berbagai faktor. Sejumlah analis memperkirakan pergerakan harga emas akan terbatas jelang tutup tahun.

“Emas telah bekerja dengan sangat baik dalam membentuk batas bawahnya yaitu di level USD 1.460. Ini adalah fondasi. Ini adalah dukungan teknis yang kuat karena mulai memasuki waktu musiman, yang dimulai sekitar seminggu dari sekarang,” kata Baruch seperti dikutip dari Kitcho.com, Senin (16/12/2019).

“Secara keseluruhan, dari segi teknisnya mendukung. Masih banyak ketidakpastian di luar sana. Saya pikir emas harus diperdagangkan lebih tinggi. Tetapi, perlu ada lebih banyak katalis jangka pendek," tambahnya.

Minggu depan akan menjadi minggu terakhir tahun ini.

Ketika musim liburan dimulai, biasanya volume perdagangan akan lebih ringan, yang dapat menyebabkan pergerakan tambahan pada harga emas.

“Banyak orang akan keluar dari pasar saat liburan dimulai. Volume yang lebih ringan dapat menyebabkan beberapa tindakan," kata ahli strategi komoditas TD Securities, Ryan McKay.

Banyak yang masih tergantung pada data minggu depan, dengan rilis utama adalah pengeluaran domestik bruto AS dan pengeluaran konsumsi pribadi pada hari Jumat. Ini bisa membuat sesi volatile.

Kumpulan data lain yang perlu diperhatikan termasuk pertumbuhan manufaktur New York pada hari Senin; izin bangunan, permulaan perumahan dan tingkat pemanfaatan kapasitas, dan produksi industri pada hari Selasa; dan klaim pengangguran yang berkelanjutan, manufaktur Philly Fed, dan penjualan rumah yang datanya keluar pada hari Kamis.

“Banyak data yang keluar minggu depan. Klaim pengangguran adalah sentimen besar minggu ini. Ada banyak antisipasi untuk melihat apakah itu hanya satu kali atau tren baru,” kata ahli strategi pasar senior RJO Futures, Phillip Streible.

McKay mengamati level USD 1,485 per ounce akan menjadi batas atas harga emas dan USD 1,460 per ounce menjadi batas bawahnya.

Streible menambahkan bahwa ia akan merasa lebih optimis terhadap emas ketika ditutup di atas USD 1,491.60 per ounce. Itu menjadi level tertinggi dalam lima minggu ini.



Source Liputan6

13 Desember 2019

PT Kontak Perkasa - Inggris dan Amerika Bawa Rupiah Berjaya, Nomor 2 di Asia!


Kontak Perkasa Futures - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Pelaku pasar sedang berbahagia karena damai dagang AS-China sepertinya semakin di depan mata.

Pada Jumat (13/12/2019), US$ 1 setara dengan Rp 13.975 kala pembukaan pasar spot. Rupiah menguat 0,32% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Kemarin, rupiah mengakhiri perdagangan pasar spot dengan penguatan 0,07% terhadap dolar AS. Penguatan rupiah terkesan agak 'kebetulan' karena mata uang Tanah Air hampir sepanjang hari menghuni zona merah.

Namun hari ini, penguatan rupiah tidak lagi berbau 'keberuntungan'. Rupiah sudah mantap menguat, ajeg sejak sebelum pasar spot dibuka. Kemungkinan besar penguatan ini akan bertahan hingga lapak ditutup, dan rupiah pun bisa memberi kado akhir pekan yang manis bagi Indonesia.

Tidak cuma rupiah, hampir seluruh mata uang utama Asia juga menguat di hadapan dolar AS. Sejauh ini yang masih melemah hanya dolar Hong Kong, yen Jepang, dan won Korea Selatan.

Rupiah bahkan menjadi mata uang terbaik kedua di Asia, hanya kalah dari yuan China



Source CNBC Indonesia

12 Desember 2019

Harapan China Digantung AS, Harga Emas Antam Mulai Naik


Kontak Perkasa Futures, PT Kontak Perkasa - Harga emas investasi ritel kepingan acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM/Antam) naik tipis Rp 1.000 per gram menjadi Rp 695.000/gram pada perdagangan Rabu ini (11/12/2019) dari Rp 694.000/gram Selasa kemarin.

Penguatan harga itu sejalan dengan tensi hubungan Amerika Serikat (AS)-China yang memanas kemarin dan membuat harga emas global naik. Kenaikan harga yang terjadi itu membuat harga emas Antam ke level yang sama seperti kemarin.

Naik tipisnya harga emas Antam tersebut sejalan dengan kenaikan harga emas global yang terjadi kemarin. Emas global naik di tengah pemberitaan bahwa negosiasi AS-China terancam batal karena Washington tetap menginginkan adanya kenaikan tarif impor yang dijadwalkan efektif pada 15 Desember.

Di sisi lain, China masih menunjukkan harapan terkait realisasi perundingan dagang pada bulan ini hingga tarif impor baru tidak jadi dieksekusi AS. China adalah pihak yang mengeluarkan ancaman mundur dari rencana perundingan jika penghapusan kenaikan tarif impor yang sudah berlaku tidak disetujui AS, di mana China juga menginginkan pembatalan kenaikan tarif yang berencana diterapkan 15 Desember nanti.

Ancaman China itu juga terkait dengan kondisi Hong Kong yang sempat diperparah pengesahan UU HAM oleh senat AS dan Presiden AS Donald Trump, yang bertujuan membela Hong Kong dengan membatasi ekspor amunisi dan peralatan anti kerusuhan.

Data di situs logam mulia milik Antam hari ini (11/12/19) menunjukkan besaran harga emas kepingan 100 gram berada pada Rp 69,5 juta/batang, dari posisi kemarin Rp 69,4 juta/batang.

Hari ini, harga beli kembali (buy back) emas Antam di gerai resmi juga turun Rp 500/gram menjadi Rp 658.500/gram dari Rp 658.000/gram kemarin.

Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat tersebut ingin menjual kembali investasinya di gerai resmi.

Harga emas Antam itu merangkak naik ketika harga emas di pasar spot global kemarin naik menjadi US$ 1.463,96 per troy ounce (oz) dari posisi sehari sebelumnya US$ 1.461,89/oz. Hari ini, harga emas masih turun tipis ke US$ 1.463,53/oz.

Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.


PT Kontak Perkasa Futures, PT KP Press


CNBC Indonesia