KONTAK PERKASA FUTURES - Bursa saham Tokyo ditutup naik 0,45 persen pada Jumat, setelah Wall Street menguat dan yen melemah di tengah harapan laporan pekerjaan AS yang mantap, sementara saham Nintendo naik karena labanya lebih baik dari perkiraan. Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo naik 87,20 poin menjadi berakhir di 19.379,19, sedangkan indeks Topix dari seluruh saham papan utama bertambah 0,83 persen atau 13,12 poin menjadi 1.587,76. Pasar sekarang menunggu laporan pekerjaan Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat untuk mengukur apakah ekonomi cukup kuat bagi Federal Reserve mulai menaikkan suku bunga ultra-rendahnya. "Jika angka penggajian berbalik naik menunjukkan pertumbuhan 240.000 hingga 250.000, kita akan melihat imbal hasil (yield) jangka panjang AS melonjak dan yen melemah, yang akan positif bagi saham-saham Jepang," kata Juichi Wako, penyiasat senior di Nomura Holdings. "Tetapi jika data lebih buruk dari yang diharapkan, kita bisa melihat saham global mengalami koreksi lebih dalam karena pasar bergeser ke arah cerita deflasi." Di pasar mata uang, dolar menguat setelah naik karena laporan klaim pengangguran mingguan AS positif pada Kamis, dibeli 119,97 yen terhadap 119,75 yen di New York pada Kamis sore. Pelemahan yen positif bagi pengekspor Jepang karena membuat mereka lebih kompetitif di luar negeri dan meningkatkan nilai keuntungan mereka ketika dipulangkan. Saham Nintendo melonjak 7,16 persen menjadi 21.155,0 yen setelah raksasa videogame itu mengumumkan laba setahun penuh yang lebih baik dari perkiraan pada Kamis malam. Perusahaan, yang berayun kembali ke hitam pada tahun fiskal terbaru berkat yen yang lemah dan penjualan konsol Wii U lebih kuat, mengatakan perpindahan yang lama ditunggu-tunggu ke pasar game smartphone bisa meningkatkan laba operasional dua kali lipat pada tahun ini. Toyota naik 0,79 persen menjadi 8.279,0 yen menjelang rilis laba tahun fiskal. Setelah pasar ditutup, pembuat mobil terbesar di dunia itu mengatakan laba tahunannya meningkat 19 persen ke rekor 18,1 miliar dolar AS. Operator seluler SoftBank naik 1,72 persen menjadi 7.354,0 yen setelah mengumumkan akan membeli kepemilikan saham di pengecer elektronik konsumen utama Jepang Yamada Denki. Saham AS didorong lebih tinggi pada Kamis, dengan Dow Jones Industrial Average maju 0,46 persen dan indeks berbasis luas S&P 500 naik 0,38 persen, demikian AFP melaporkan.
11 Mei 2015
08 Mei 2015
Wall Street naik 82,08 persen
Mei 08, 2015
News Market
KONTAK PERKASA FUTURES - Saham-saham di Wall Street didorong lebih tinggi pada Kamis waktu setempat Jumat pagi, karena harga minyak mendingin dan raksasa e-dagang Tiongkok melonjak didorong kuatnya penjualan. Dow Jones Industrial Average naik 82,08 poin (0,46 persen) menjadi ditutup pada 17.924,06. Indeks berbasis luas S&P 500 naik 7,85 poin (0,38 persen) menjadi berakhir pada 2.088,00 poin, sedangkan indeks Nasdaq naik 25,90 poin (0,53 persen) menjadi 4.945,54 poin. Hari yang sama, harga minyak mentah AS turun kembali di bawah 60 dolar AS per barel dan lonjakan harga minyak ini turut menyumbang pada terpangkasnya indeks S&P 500 sekitar 1,6 persen dalam dua sesi sebelumnya. "Jika Anda melihat beberapa gejolak yang Anda lihat di pasar selama beberapa hari terakhir, beberapa faktor telah tenang," kata Art Hogan, kepala strategi pasar di Wunderlich Securities seperti dikutip AFP. Alibaba melonjak 7,5 persen karena penjualannya naik 45 persen menjadi 2,81 miliar dolar AS dalam kuartal yang berakhir pada 31 Maret, sedangkan Yahoo yang memiliki saham di Alibaba, naik 5,2 persen. Saham-saham yang terkait minyak jatuh. Anggota Dow ExxonMobil merosot 0,7 persen, sementara raksasa jasa minyak Halliburton kehilangan 2,8 persen. Harga obligasi naik. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun turun menjadi 2,18 persen dari 2,24 persen, Rabu, sementara pada obligasi 30-tahun turun menjadi 2,91 persen dari 2,99 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak berlawanan arah.
Emas turun didorong penguatan dolar dan data pekerjaan positif
Mei 08, 2015
Loco Gold
KONTAK PERKASA FUTURES - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange memperpanjang penurunannya ke hari kedua pada Jumat pagi, didorong oleh data pekerjaan yang positif dan penguatan dolar AS. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 8,1 dolar AS, atau 0,68 persen, menjadi menetap di 1.182,20 dolar AS per ounce. Data resmi yang dirilis Kamis menunjukkan bahwa klaim pengangguran AS melayang dekat posisi terendah 15 tahun, menempatkan tekanan pada logam mulia. Klaim awal untuk tunjangan pengangguran meningkat 3.000 ke tingkat disesuaikan secara musiman 265.000 untuk pekan yang berakhir 2 Mei, Departemen Tenaga Kerja mengatakan Kamis. Itu jauh di bawah ekspektasi pasar 280.000. Investor sedang menunggu rilis data penggajian non pertanian dari Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat untuk mendapatkan tampilan yang lebih jelas dari arah pasar, terutama pengaruhnya terhadap keputusan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS, yang bisa terjadi mungkin pada awal Juni. Para pedagang mencari tanda-tanda perbaikan ekonomi untuk petunjuk kemungkinan waktu keputusan bank sentral AS. Indeks dolar AS naik 0,51 persen menjadi 94,64 pada pukul 18.00 GMT, Kamis, menempatkan tekanan tambahan pada logam mulia. Perak untuk pengiriman Juli turun 20,9 sen, atau 1,27 persen, menjadi ditutup pada 16,297 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 11,4 dolar AS, atau 1,00 persen, menjadi ditutup pada 1.131,40 dolar AS per ounce. Demikian laporan Xinhua.
Langganan:
Postingan (Atom)








.jpg)





