KONTAK PERKASA FUTURES - Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Jumat pagi, karena data ekonomi yang keluar dari negara itu secara keseluruhan positif. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Kamis bahwa dalam pekan yang berakhir 2 Mei, angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal disesuaikan secara musiman adalah 265.000, meningkat 3.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya 262.000. Angka terbaru itu di bawah konsensus pasar 280.000. Rata-rata penggerakan empat minggu adalah 279.500, tingkat terendah sejak 6 Mei 2000, dan juga penurunan 4.250 dari rata-rata tidak direvisi minggu sebelumnya 283.750. Sementara itu, investor masih mencerna komentar Ketua Federal Reserve Janet Yellen, Rabu. Yellen mengatakan bahwa suku bunga rendah tentu dapat membuat risiko bagi stabilitas keuangan, mengatakan ada bahaya potensial, seperti valuasi pasar ekuitas yang tinggi, kompresi penyebaran imbal hasil (yield) tinggi obligasi, dan penurunan standar underwriting untuk solvabilitas pinjaman. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,60 persen menjadi 94,649 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,1266 dolar dari 1,1356 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,5258 dolar dari 1,5248 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun ke 0,7903 dolar dari 0,7967 dolar. Dolar AS dibeli 119,77 yen Jepang, lebih tinggi dari 119,35 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik ke 0,9217 franc Swiss dari 0,9148 franc Swiss, dan melonjak ke 1,2136 dolar Kanada dari 1,2046 dolar Kanada. Demikian laporan Xinhua.
08 Mei 2015
Harga minyak dunia turun akibat kekhawatiran kelebihan pasokan
Mei 08, 2015
News Market
KONTAK PERKASA FUTURES - Harga minyak dunia turun pada Jumat pagi, sehari setelah mencapai tingkat tertinggi 2015 karena kekhawatiran tentang kelebihan pasokan global muncul kembali ketika para pedagang mengamati laporan persediaan AS yang bervariasi. Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, turun 1,99 dolar AS menjadi berakhir di 58,94 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent North Sea untuk Juni, patokan Eropa, jatuh menjadi 65,54 dolar AS per barel di perdagangan London, turun 2,23 dolar AS dari penutupan Rabu. WTI dan Brent telah menguat ke tingkat tertinggi tahun ini pada Rabu, setelah Departemen Energi AS secara tak terduga melaporkan penurunan pertama dalam persediaan minyak mentah dalam empat bulan teraklhir. Stok minyak mentah turun 3,9 juta barel pekan lalu, tetapi stok pada 487,0 juta barel masih pada tingkat tertinggi pada catatan untuk kali tahun ini. "Laporan kemarin, kecuali angka minyak mentah utama, sebenarnya sangat, sangat bearish," kata Kyle Cooper dari IAF Advisors. Cooper mencatat bahwa penurunan stok minyak mentah sebagian besar karena tingkat impor yang lemah, bukan karena sedikit penurunan dalam produksi AS. "Kami menumpuk 40 juta barel selama beberapa minggu terakhir dan harga naik 20 dolar," katanya. "Kenaikan harga ini tidak sesuai dengan perbaikan aktual dalam fundamental." Demikian laporan AFP.
07 Mei 2015
Wall Street jatuh didorong data pekerjaan dan peringatan Yellen
Mei 07, 2015
News Market
KONTAK PERKASA FUTURES - Saham-saham di Wall Street jatuh untuk sesi kedua berturut-turut pada Kamis pagi, setelah data pekerjaan AS mengecewakan dan Ketua Federal Reserve Janet Yellen memperingatkan tentang valuasi pasar ekuitas yang tinggi. Dow Jones Industrial Average turun 86,22 poin (0,48 persen) menjadi berakhir pada 17.841,98. Indeks berbasis luas S&P 500 turun 9,31 poin (0,45 persen) menjadi ditutup pada 2.080,15, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq kehilangan 19,68 poin (0,40 persen) menjadi 4.919,64. Perusahaan penggajian (payrolls) ADP memperkirakan AS hanya menambahkan 169.000 pekerjaan sektor swasta pada April, bulan kedua berturut-turut di bawah 200.000, karena penurunan sektor minyak bumi terus menekan pasar tenaga kerja. Ketua The Fed Yellen, dalam sebuah konferensi tentang pelajaran dari krisis keuangan 2008, menandai valuasi pasar saham AS sebagai "cukup tinggi" dan mengatakan mereka menimbulkan "bahaya potensial" terhadap stabilitas keuangan. Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial, mengatakan pernyataan Yellen menunjukkan dia "sangat berkeinginan" untuk menaikkan suku bunga ultra-rendahnya meskipun beberapa data ekonomi mengecewakan. "Dia tampaknya mengisyaratkan bahwa mereka harus menaikkan suku bunganya selama ekonomi secara keseluruhan tumbuh," kata Low. Alexion Pharmaceuticals mengumumkan akan membeli Synageva BioPharma seharga 8,4 miliar dolar AS, menciptakan pemain yang lebih besar dalam pengobata untuk penyakit-penyakit langka. Saham Synageva melonjak 112,2 persen, sementara saham Alexion turun 8,0 persen. Saham anggota Dow, Microsoft, turun 2,8 persen menyusul laporan Bloomberg bahwa ia sedang mempertimbangkan tawaran pengambilalihan untuk Salesforce, yang memiliki kapitalisasi pasar mendekati 50 miliar dolar AS. Saham Salesforce naik 1,4 persen. Saham perusahaan jasa pengiriman uang MoneyGram International melonjak 21,4 persen karena laporan pihaknya sedang dalam pembicaraan untuk diakuisisi oleh Western Union. Western Union, yang sahamnya naik 4,3 persen, mengatakan laporan kesepakatan itu "tidak akurat." Pengecer pakaian The Childrens Place melonjak 7,8 persen setelah meningkatkan proyeksi laba kuartal pertamanya dari 60-65 sen per saham menji 81-83 sen per saham. Herbalife, pemasar suplemen gizi, sahamnya melesat 16,5 persen lebih tinggi setelah laba bersih kuartal pertamanya naik tipis 4,8 persen menjadi 78,2 juta dolar AS meskipun menanggung biaya 36,3 juta dolar AS terkait dengan devaluasi mata uang bolivar Venezuela. Harga obligasi jatuh. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun naik menjadi 2,24 persen dari 2,18 persen pada Selasa, sementara pada obligasi 30-tahun naik menjadi 2,99 persen dari 2,91 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak berlawanan arah. Demikian laporan AFP.
Langganan:
Postingan (Atom)







.jpg)
.jpg)





