Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

22 Januari 2014

H-Shares China Pimpin Rebound HK, Sinopec Melonjak, CNOOC Turun

Reuters (21/01) – Saham China yang terdaftar di Hong Kong telah membukukan gain terbesarnya selama dua bulan terakhir dihari Selasa ini, dipimpin oleh sektor keuangan seperti suku bunga uang yang berkurang didaratan utama setelah bank sentral China menawarkan dana guna mengurangi terjadinya tekanan uang tunai yang paling terkini.Index China Enterprises dari perusahaan berlisting China yang berada diluar negeri ditutup naik 1.8% di Hong Kong dalam gain harian terbesarnya sejak tanggal 18 November silam, sementara gain dihari Selasa muncul setelah penutupan index H-share dihari Senin kemarin yang berada dilevel terendahnya sejak tanggal 30 Agustus.Selain itu index Hang Seng berakhir naik sebanyak 0.5% dilevel 23,033.1 poin.Sementara tingkat suku bunga money market di China turun tajam dihari Selasa ini setelah pihak the People's Bank of China mwngeluarkan dana lebih dari 255 Milyar yuan ($42 Milyar) kedalam sistem keuangan, mengurangi kecemasan bahwa krisis kredit lainnya telah berlangsung kurang dari jangka waktu sebulan setelah tekanan pada akhir bulan Desember.Saham CNOOC Ltd turun 6.3% dalam penurunan satu hari terbesarnya sejak Oktober 2011 setelah raksasa minyak di China tersebut mengatakan bahwa mereka mengincar peningkatan output tahun ini naik hingga 4.3% , kecuali kontribusi dari akuisisi Nexen, perkiraan tersebut berada tepat dibawah target pertumbuhan tahunannya untuk tahun 2011-2015.Saham CNOOC telah terpukul lebih jauh lagi oleh sebuah penurunan peringkat dari “beli” menjadi “netral” dari pihak analis Credit Suisse, yang juga telah meningkatkan peringkat China Petroleum dan Chemical (Sinopec) Corp, menjadikan saham Sinopec H-shares naik 4.1%.Termbray Petro-king Oilfield Services turun 8.5% setelah mengumumkan angka operasional kuartal keempat yang sesuai perkiraan, yang menjadikan saham dari rivalnya Anton Oilfield turun 5.7%.  (tito)

Saham Eropa Sedikit Berubah; Unilever Gain; Alstom Turun

Bloomberg (21/01) – Saham-saham Eropa sedikit berubah, dengan indeks Stoxx Europe 600 melayang mendekati level enam tahun tertingginya, sejaaln dengan para investor mengkaji laporan-laporan perusahaan dan pasca bank sentral China menambahkan dana ke sistem keuangannya. Indeks berjangka AS dan saham-saham Asia sedikit berubah.Unilever naik 4.7% pasca pembuat es krim Magnum dan shampoo TRESemme melaporkan pertumbuhan penjualan pada kuartal keempat lebih dari estimasi sebelumnya. Alstom SA turun 13% pasca pembuat kereta dari Perancis dan peralatan listrik mengurangi perkiraan margin operasinya. SAP AG turun 2.9% pasca perusahaan pembuat software manajemen bisnis menunda target profitnya.Indeks Stoxx 600 naik 0.1% ke level 335.88 pada pukul 8:18 pagi di London. Indeks acuan saham Eropa ditutup pada level enam tahun tertingginya 335.82 pada tanggal 17 Januari lalu. Indeks berjangka Standard & Poor 500 naik 0.2%, Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir kurang dari 0.1%.People Bank of China memompa dana lebih dari 255 miliar yuan ($42 miliar) ke dalam sistem keuangannya dan memperluas fasilitas pinjamannya. Bank-bank kecil dan menengah China jug akan jug akan menyediakan Standing Lending Facility dari bank sentral untuk pinjaman naik ke level dua pekan pada basis percobaan.Sementara di Jerman, ZEW Center for European Economic Research di Mannheim kemungkinan akan menyatakan bahwa indeks investor dan perkiraan analis, yang bertujuan untuk memprediksi perkembangan ekonomi selam enam bulan terakhir mengalami kenaikan, naik sebesar 64 di bulan Januari, berdasarkan pada perkiraan rata-rata para ekonompada sebuah survei Bloomberg. Merupakan gain bulanan keenamnya dan naik dari 62 di bulan Desember. Laporan akan dirilis pada pukul 11 pagi di Frankfurt. (bgs)

Bank Sentral Tambah Uang Tunai, Saham China Naik Tajam Dalam Sepekan Terakhir

Bloomberg (21/01) – Saham-saham China naik, memicu indeks acuan tersebut mengalami gain tertingginya dalam satu pekan terakhir, pasca bank sentral melonggarkan kekurangan uang tunai pada sistem keuangan dan pembuat perlengkapan telepon ZTE Corp. kembali memperoleh laba.Shanghai Pudong Development Bank Co. naik sebesar 1% pasca People Bank of China memperluas fasilitas pinjaman ke peminjam-peminjam skala kecil. Haitong Securities Co. naik tajam dalam tujuh pekan terakhir terkait spekulasi bahwa IPO (initial public offering) akan mendorong laba. Zhejiang Wolwo Bio-Pharmaceutical Co. naik tajam pada debutnya di Shenzhen sejalan dengan tujuh dari delapan perusahan yang memulai perdagangan pada hari ini mengalami rally sebesar 45%. ZTE, pembuat perlengkaan telepon terbesar kedua di Negara tersebut naik tajam dalam hampir tiga pekan terakhir.Indeks Shanghai Composite naik sebesar 0.9% ke level 2,008.31 pada sesi penutupan, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises melonjak sebesar 1.9% pasca ditutup pada level terendahnya sejak bulan Agustus lalu. Tarif pasar uang tergelincir tajam dalam empat pekan terakhir sejalan dengan bank sentral menambah lebih dari 255 miliar yuan ($42 miliar) ke sistem keuangan dan memperluas fasilitas pinjaman guna memenuhi permintaan uang tunai saat Tahun Baru Imlek. (bgs)