Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

14 Oktober 2013

S&P 500 reli ke level tertinggi sejak September

New York, Bloomberg (11/10) – Bursa saham AS naik, membawa Indeks Standard & Poor 500 ke level tertinggi sejak September diatas spekulasi bahwa para anggota parlemen kini tengah membuat kemajuan menuju kesepakatan untuk menaikkan batas utang guna menghindari default. Indeks S & P 500 naik 0,6 persen menjadi 1,703.20 di New York, menghapus kerugian sejak shutdown parsial pemerintah yang dimulai 1 Oktober lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 111,04 poin, atau 0,7 persen, ke 15,237.11, level tertinggi sejak 27 September. DPR dan Senat Partai Republik mulai mempersempit tuntutan mereka untuk perubahan hukum kesehatan pada kebuntuan fiskal AS ketika mereka menantang keengganan Presiden Barack Obama untuk melampirkan revisi tersebut untuk tagihan mengakhiri shutdown pemerintah. Obama telah menegaskan bahwa ia tidak akan menegosiasikan setiap persyaratan untuk mengakhiri shutdown 11 – hari atau memperpanjang otoritas pinjaman AS melewati 17 Oktober. Tanpa peningkatan batas utang, AS akan kehabisan otoritas pinjaman pada tanggal 17 Oktober mendatang dan akan kehabisan dana untuk membayar semua tagihan yang antara 22 Oktober dan 31 Oktober, menurut Kantor Anggaran Kongres . Data ekonomi yang rilis Jumat menunjukkan tingkat sentimen konsumen di AS yang turun pada bulan Oktober ke level terendah sembilan bulan karena shutdown dan perdebatan pagu utang yang menyebabkan pandangan pesimis. The Thomson Reuters / University of Michigan indeks sentimen konsumen pendahuluan meluncur ke 75,2 bulan ini dari 77,5 pada bulan September. Para ekonom memproyeksikan penurunan ke 75,3. (brc)

Saham Jepang Naik untuk hari Keempat ditengah Negosiasi Batas Hutang AS

Tokyo, Bloomberg (11/10) – Saham Jepang naik, dengan indeks Topix memperpanjang kenaikan beruntun dalam sebulan terakhir, seiring anggota parlemen AS mengatakan mereka akan melanjutkan pembicaraan terhadap peningkatan batas utang negara untuk menghindari default. Indeks Topix naik sebesar 1,6 persen ke level 1,197.17 pada penutupan di Tokyo, dengan semua sektor yang naik. Mengukur kenaikan sebesar 2,9 persen pada minggu ini setelah dua minggu mengalami koreksi. Indeks Nikkei 225 naik 1,5 persen ke level 14,404.74. Indeks Standard & Poor 500 berjangka AS sedikit berubah pada hari ini. Indeks ukur ekuitas AS tersebut melonjak sebesar 2,2 persen kemarin - reli terbesar sejak bulan Januari lalu seiring Ketua DPR AS, John Boehner dan pemimpin partai lainnya pergi ke Gedung Putih untuk bernegosiasi. Presiden Barack Obama tidak menerima atau menolak usulan partai Republik untuk peningkatan plafon utang dalam jangka pendek yang akan mengurangi prospek default. Rencananya ini akan mendorong selang otoritas pinjaman AS sampai dengan 22 November dari tanggal 17 Oktober. Namun begitu, ini juga tidak akan mengakhiri shutdown parsial dari pemerintah federal AS, yang akan menuju hari kesebelasnya (Jumat). Yen turun 0,2 persen terhadap dolar AS ke level 98.40 yen, dari level 97,34 yen kemarin. Terhadap euro, mata uang Jepang turun 0,4 persen ke level 133,17. Ini menjadi Pelemahan yen yang meningkatkan pendapatan luar negeri untuk eksportir. (izr)

Penutupan Saham Hong KongMendekati 3 Pekan Tertinggi pada Naiknya Data China

Hong Kong, Bloomberg (11/10) – Saham Hong Kong mencapai penutupan tertingginya sejak tanggal 23 September dan beranjak dari gain mingguan pertamanya selama tiga pekan terakhir, didukung oleh kuatnya market China daratan serta naiknya harapan bahwa kegagalan hutang A.S dapat terhindarkan. Index Hang Seng pada hari Jumat ditutup naik 1.2% dilevel 23,218.3 poin, naik 0.3% selama pekan ini yang merupakan gain pertama sejak pekan yang berakhir tanggal 20 September. Selain itu index China Enterprises naik 1.2% di Hong Kong, gain yang ada terhambat oleh resistance teknikal pada pergerakan ratarata 200 harinya, yang naik 0.6% dipekan ini. Market China daratan terangkat oleh angka penjualan mobil dibulan September serta harapan reformasi di zona perdagangan bebas Shanghai, dengan diimbangi sektor finansial yang memimpin gain. Berita resmi dari Shanghai Securities telah melaporkan dihari Jumat ini bahwa rencana reformasi pemerintahan kota tersebut melibatkan perusahaan milik Negara yang akan berfokus pada desentralisasi wewenang serta menawarkan insentif opsi saham. Sementara jurnal resmi China Securities telah melaporkan bahwa Shanghai Lujiazui Finance dan Trade Zone Development yang telah memasuki sebuah kesepakatan untuk mengembangkan sebuah platform layanan jasa keuangan berbasis internet.(tito)