E-finet (07/03) – Bursa saham Hong Kong berakhir datar pada perdagangan Kamis, mengabaikan penurunan pasar saham China dengan stabilnya sentimen investor setelah volatilitas pasar baru-baru ini. Blue-chip Hang Seng Index turun tipis 6,40 poin, atau 0,03%, ke posisi 22.771,44, setelah rebound 1,1% dalam dua sesi sebelumnya. Volume perdagangan mencapai HK$64 miliar, turun dari HK$73.25 milyar pada perdagangan Rabu lalu. Di Shanghai, Shanghai Composite turun 1,0% menjadi 2.324,29 karena kecemasan atas melimpahnya pasokan saham di tengah pembicaraan tentang dimulainya kembali penawaran umum perdana (IPO). Pada penutupan Kamis, HSI jatuh 4,9% dari level tertinggi 2013 di level 23.944 yang tercatat pada pada 4 Februari lalu. "Pasar telah mencapai titik kritis di mana bullish dan bearish market berimbang," kata Jackson Wong, manajer investasi dari Tanrich Securities. Wong menambahkan, terlalu dini untuk mengatakan bahwa koreksi pasar telah berakhir, HSI mungkin jatuh ke level 21600 pada kuartal kedua mendatang, tapi "setelah itu kita mengharapkan HSI untuk pulih ke target 24200, seperti yang telah kami ditetapkan pada awal tahun." Ben Kwong, Chief Operating Officer dari KGI Asia mengatakan pasar tetap dalam pola konsolidasi, dan "laporan hasil pendapatan perusahaan serta rotasi sektor masih akan mendominasi perdagangan pasar dalam waktu dekat." (brc)
07 Maret 2013
Indeks Nikkei225 menembus level 12.000
Maret 07, 2013
News Market

Kontan (07/03) - Bursa Jepang masih mendaki pada transaksi pagi (7/3). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.22 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average melesat 1% menjadi 12.052,27. Ditembusnya level 12.000 merupakan kejadian pertama kali yang terjadi pada indeks Nikkei sejak 29 September 2008 silam. Sementara itu, indeks Topix melaju 0,8% menjadi 1.010,73. Dalam setiap empat saham yang naik, terdapat satu saham yang turun. Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Jepang. Beberapa di antaranya yakni: Mazda Motor Corp yang naik 1,8%; Ajinomoto Co melompat 4,5% setelah mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi Althea Technologies Inc senilai US$ 175 juta; dan Kakaku.com melaju 5,5% setelah rating saham dinaikkan menjadi netral oleh Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co. Catatan saja, indeks Topix Jepang sudah melompat sebesar 39% sejak 14 November lalu hingga kemarin (6/3). Penyebabnya, pelaku pasar optimistis pemerintahan baru Negeri Sakura akan mampu mengakhiri masa deflasi.
Dow Catat Perpanjang Rekor Tertinggi
Maret 07, 2013
Nasdaq

Bloomberg (06/03) – Dow Jones Industrial Average perpanjang rekor tertinggi setelah laporan swasta menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan menyerap pekerja lebih dari yang diperkirakan dan Federal Reserve mengatakan bahwa ekonomi terus mengalami pertumbuhan. Indeks Standard & Poor 500 naik 0,1 persen menjadi 1,541.46. Indeks Dow Jones naik 42,47 poin, atau 0,3 persen, ke 14,296.24 dengan sekitar 6,3 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, sejalan dengan rata-rata tiga bulan. Indeks Dow menguat ke rekor baru kemarin untuk pertama kalinya sejak tahun 2007, menghapus kerugian sejak krisis keuangan dengan bull market siap untuk memasuki tahun kelima. S & P 500 adalah sekitar 1,5 persen di bawah rekor tertinggi nya. Indeks acuan tersebut telah naik 128 persen dari level 12-tahun terendah pada tahun 2009 lalu karena laporan laba perusahaan yang lebih baik dari perkiraan dan Federal Reserve memulai tiga putaran pembelian obligasi untuk merangsang ekonomi. Perusahaan menambahkan 198.000 pekerja pada bulan Februari, menurut laporan swasta berdasarkan gaji. Peningkatan lapangan kerja mengikuti kenaikan 215.000 yang direvisi bulan sebelumnya, data dari ADP Research Institute menunjukkan hari ini. Perkiraan median dari 41 ekonom yang disurvei Bloomberg memperkirakan kenaikan sebesar 170.000. Dalam kesaksian kepada komite Senat pada 26 Februari lalu ketua Fed, Ben S. Bernanke menggambarkan bahwa pasar kerja "umumnya masih lemah". Ekonomi AS tumbuh pada laju sederhana hingga sedang di sebagian besar negara di tengah meningkatnya permintaan konsumen untuk rumah dan otomotif, ini berdasarkan laporan Beige Book, ringkasan dan analisis kondisi ekonomi di 12 wilayah AS. (brc)
Langganan:
Postingan (Atom)












