Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

02 Maret 2021

Emas Berjangka Catat Kerugian Beruntun Sesi Kelima

 

Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka berbalik lebih rendah pada akhir sesi Senin (1/3) untuk mencatat kerugian beruntun sesi kelima. meskipun tertahannya reli imbal hasil Treasury AS.

Emas untuk pengiriman April di Comex turun $5,80, atau 0,3%, menetap di level $1,723 per ons setelah diperdagangkan setinggi $1,757.40. Harga berdasarkan kontrak paling aktif mencatat penyelesaian lain di terendah sejak Juni 2020, data FactSet menunjukkan.

Imbal hasil Treasury dengan tenor 10-tahun menyentuh hasil sekitar 1,55% Jumat lalu tetapi pada Senin ini sekitar 1,44%.

Sementara itu perak untuk pengiriman Mei naik 24 sen, atau 0,9% menjadi $26,678 per ons, setelah harga pada hari Jumat menandai kerugian mingguan 3%, dan penurunan bulanan 1,8%.


Sumber: Marketwatch

PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press

01 Maret 2021

Saham Hong Kong Akhiri Pekan Ini Dengan Penurunan (Review)

 

Kontak Perkasa Futures - Saham Hong Kong jatuh lebih dari tiga persen pada Jumat (26/2) karena pasar global dibebani oleh kekhawatiran bahwa pemulihan tajam ekonomi yang diperkirakan tahun ini akan mendorong inflasi dan memaksa bank sentral untuk menaikkan suku bunga.

Indeks Hang Seng terkoreksi 3,64 persen atau 1.093,96 poin ke level 28.980,21.

Indeks Shanghai Composite turun 2,12 persen atau 75,97 poin menjadi 3.509,08, sedangkan Indeks Komposit Shenzhen di bursa kedua China turun 1,79 persen atau 41,71 poin menjadi 2.293,69.


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press

26 Februari 2021

Emas Berjangka Turun Beruntun di Sesi Ketiga, Imbal Hasil Treasury Naik Tajam

 

Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka menetap lebih rendah untuk sesi ketiga secara beruntun pada hari Kamis (25/2), tertekan oleh kenaikan tajam dalam imbal hasil Treasury AS.

"Semakin cepat kenaikan imbal hasil obligasi global, semakin tajam penurunannya untuk emas," ungkap Edward Moya, analis pasar senior di Oanda. "Lonjakan imbal hasil Treasury kemungkinan besar tidak dapat mempertahankan laju ini sehingga emas harus segera stabil," tetapi jika aksi jual obligasi berlanjut, dan emas menembus support penting di level $1750, penjualan teknis bisa melihat ini mendapatkan 5% lebih buruk lagi.

Emas untuk pengiriman April turun $22,50, atau hampir 1,3%, menetap di level $1,775.40 per ons.(yds)


Sumber: Marketwatch


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press