Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

04 Desember 2020

Ekonomi Dunia akan Tumbuh 4,2 Persen di 2021

 


Kontak Perkasa Futures - The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memperkirakan ekonomi global akan pulih dari pandem Covid-19 di 2021. Pada tahun tersebut ekonomi dunia akan tumbuh 4,2 persen.

Sekretaris jenderal OECD Angel Gurria menyatakan, OECD mengestimasi pertumbuhan ekonomi naik 4,2 persen di 2021 setelah diperkirakan minus 4,2 persen di tahun ini.

Gurria sendiri melihat bahwa prospek kedepannya akan terlihat kuat, tetapi dirinya memperkirakan hampir semua pertumbuhan ekonomi negara-negara dunia akan lebih kecil pada akhir 2021 jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2019.

Bermunculannya pengumuman baru-baru ini tentang vaksin corona Covid-19, dianggap oleh Gurria memberikan sebuah harapan yang sangat dibutuhkan. Walaupun begitu, dirinya mengatakan, "Kita masih belum keluar dari hutan dan masih banyak negara saat ini sedang memerangi gelombang susulan virus serta kembalinya penerapan kebijakan-kebijakan penahanan penyebaran virus, akan merusak pemulihan ekonomi yang perlahan sudah mulai terlihat," kata dia mengutip dari VOA News, Jumat (4/11/2020).

OECD sendiri memperkirakan pemulihan ekonomi di 2021 akan dipimpin China. Ekonom OECD Laurence Boone mengatakan, China dan Korea menangani pandemi lebih baik daripada kebanyakan negara. Selain itu dirinya juga yakin bahwa ekonomi kedua negara tersebut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi global sangat signifikan.

Dari wilayah Eropa dan Amerika Serikat sendiri di ekspektasi hanya memberikan kontribusi yang tidak banyak pada pemulihan dibandingkan dengan bobot ekonomi global mereka.


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press


Source liputan6

03 Desember 2020

Harga Emas Antam Dipatok Rp 957.000 per Gram

 


Kontak Perkasa Futures - Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam naik Rp 5.000 pada perdagangan Kamis ini. Harga emas Antam dipatok Rp 957.000 per gram pada perdagangan Kamis, 3 Desember 2020.

Adapun harga emas Antam untuk buyback juga naik Rp 7.000 ke posisi Rp 832 ribu per gram. Harga buyback merupakan patokan bila Anda menjual maka Antam akan membelinya di harga Rp 832 ribu per gram.

Adapun harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.920.000, kemudian untuk ukuran 20 gram dijual Rp 19.200.000.

Ini merupakan harga emas Antam yang dijual di Pulogadung, Jakarta. Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.23 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Harga emas Antam belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berikut daftar harga emas Antam:

* Pecahan 0,5 gram Rp 528.500

* Pecahan 1 gram Rp 957.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.854.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.756.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.560.000

* Pecahan 10 gram Rp 9.065.000

* Pecahan 25 gram Rp 22.537.000

* Pecahan 50 gram Rp 44.995.000

* Pecahan 100 gram Rp 89.912.000

* Pecahan 250 gram Rp 224.515.000

* Pecahan 500 gram Rp 448.820.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 897.600.000


PT Kontak Perkasa Futures

PT kontak Perkasa

PT KP Press


Source Liputan6

02 Desember 2020

Bursa saham AS melonjak pada hari Selasa dengan S&P 500 mencapai rekor baru.

  


Kontak Perkasa Futures - DIkutip dari CNBC, Rabu (2/12/2020), Dow Jones Industrial Average naik 185,28 poin, atau 0,6 persen menjadi 29.823,92. Indeks 30 saham itu melonjak lebih dari 400 poin pada sesi tertinggi ke rekor intraday baru.

S&P 500 naik 1,1 persen, atau 40,82 poin menjadi 3.662,45, menandai rekor penutupan tertinggi baru. Nasdaq Composite naik 1,3 persen, atau 156,37 poin, menjadi 12.355,11, juga mencatatkan rekor penutupan.

Saham Apple naik 3,1 persen untuk memimpin 30 saham Dow lebih tinggi. Layanan komunikasi dan keuangan adalah sektor dengan kinerja terbaik di S&P 500, masing-masing naik setidaknya 1,6 persen

Sentimen terangkat setelah sekelompok anggota parlemen meluncurkan rencana stimulus USD 908 miliar, yang mencakup lebih dari USD 200 miliar dalam pinjaman usaha kecil Program Perlindungan Gaji.

Berita tersebut memberikan dorongan pada saham, dan mendorong imbal hasil Treasury 10-tahun di atas 0,9 persen. Namun, Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell tidak mendukung rencana bipartisan tersebut, dengan mengatakan bahwa dia ingin mengesahkan RUU bantuan yang ditargetkan.

“Investor telah fokus pada potensi untuk kembali ke aktivitas sosial dan ekonomi yang normal berdasarkan peluncuran luas vaksin yang efektif pada paruh pertama 2021,” kata Mark Haefele, CIO dari UBS Global Wealth Management, dalam sebuah catatan.

"Kami melihat kenaikan lebih lanjut untuk ekuitas global dalam lingkungan ini, tetapi juga mengharapkan kepemimpinan pasar terus bergeser," tambahnya.


PT Kontak Perkasa futures

PT Kontak Perkasa 

PT KP Press


Source Liputan6