Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

27 April 2015

Dolar melemah setelah data ekonomi AS negatif

KONTAK PERKASA FUTURES - Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Sabtu pagi, karena data ekonomi yang keluar dari negara itu negatif. Pesanan baru untuk barang-barang tahan lama manufaktur pada Maret meningkat empat persen menjadi 240,2 miliar dolar AS, sedangkan angka inti, yang tidak termasuk sektor transportasi, merosot 0,2 persen, menyusul penurunan 1,3 persen pada Februari, menurut Departemen Perdagangan AS pada Jumat, lapor Xinhua. "Minyak murah dan dolar yang kuat, sementara menguntungkan konsumen, yang menempatkan tekanan serius pada produsen. Ada sedikit indikasi bahwa harga energi akan kembali ke tingkat sebelumnya dan dolar tidak menunjukkan tanda-tanda melemah. Dengan kata lain, itu akan menjadi tahun kasar untuk manufaktur domestik," kata Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial, dalam sebuah catatan. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,38 persen menjadi 96,909 pada akhir perdagangan. Euro naik terhadap dolar AS karena Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis setelah pembicaraan menegangkan dengan mitranya dari zona euro pada Jumat, mengatakan bahwa Yunani bersedia untuk membuat kompromi guna mencapai kesepakatan tentang utangnya. Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,0867 dolar dari 1,0825 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik ke 1,5174 dolar dari 1,5057 dolar. Dolar Australia naik tipis menjadi 0,7823 dolar dari 0,7777 dolar. Dolar AS dibeli 118,87 yen Jepang, lebih rendah dari 119,49 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9535 franc Swiss dari 0,9547 franc Swiss dan naik menjadi 1,2173 dolar Kanada dari 1,2144 dolar Kanada.

Saham Hong Kong dibuka naik 0,54 persen

KONTAK PERKASA FUTURES - Saham-saham Hong Kong dibuka naik 0,54 persen pada Jumat, menyusul dukungan kuat dari Wall Street, di mana Nasdaq mencapai rekor tertinggi, menembus di atas tingkat yang tidak terlihat sejak gelembung dot-com pada 2000. AFP melaporkan, indeks acuan Hong Kong, Hang Seng, naik 150,69 poin menjadi 27.978,39. Namun, di Tiongkok daratan, indeks komposit Shanghai turun 1,76 persen atau 77,87 poin, menjadi 4.336,64. Indeks komposit Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, kehilangan 1,52 persen atau 34,33 poin, menjadi 2.222,65.

23 April 2015

Wall Street naik didukung data perumahan dan laba perusahaan

KONTAK PERKASA FUTURES - Saham-saham di Wall Street berakhir naik pada Kamis pagi, didukung lompatan besar dalam penjualan existing-home serta sejumlah laporan laba bervariasi dari Boeing, McDonald dan perusahaan lainnya. Indeks Dow Jones Industrial naik 88,68 poin (0,49 persen) menjadi ditutup pada 18.038,27. Indeks berbasis luas S&P 500 naik 10,67 (0,51 persen) menjadi ditutup pada 2.107,96, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq bertambah 21,07 poin (0,42 persen) pada 5.035,17. Total penjualan rumah bekas melonjak 6,1 persen ke tingkat tahunan sebanyak 5,19 juta unit pada Maret, laju tercepat dalam 18 bulan terakhir, menurut data National Association of Realtors. Anggota Dow Boeing turun 1,4 persen setelah analis fokus pada meningkatnya biaya untuk produksi jet 787 ketimbang fokus pada kenaikan 38,9 persen pada laba bersihnya menjadi 1,34 miliar dolar AS. McDonald, komponen Dow lainnya, bertambah 3,1 persen karena berjanji akan meluncurkan rencana perubahan dalam dua minggu setelah hasil putaran lain suram. Laba bersih pada kuartal pertama jatuh 32,6 persen menjadi 812 juta dolar AS. Anggota Dow Coca-Cola naik 1,3 persen meskipun laba kuartal pertamanya turun 3,8 persen menjadi 1,56 miliar dolar AS, karena dolar yang kuat. Itu diterjemahkan menjadi 48 sen per saham, enam sen di atas perkiraan. Dari 103 perusahaan dalam S&P 500 yang sejauh ini telah melaporkan labanya, 78 perusahaan telah mengalahkan perkiraan para analis, 15 peruahaan telah gagal memenuhi perkiraan dan 10 perusahaan telah datang sesuai harapan, kata S&P Capital IQ. Perusahaan-perusahaan lainnya yang melaporkan laba termasuk Amgen yang sahamnya naik 0,4 persen, Chipotle Mexican Grill turun 7,4 persen, EMC naik 3,1 persen, Yahoo naik 1,2 persen dan Yum Brands bertambah 4,0 persen. Google naik 1,0 persen karena meluncurkan layanan nirkabel mobile-nya sendiri di AS. Layanan yang diberi nama Project Fi, akan menggunakan hotspot Wi-Fi bersama dengan jaringan ponsel AS Sprint dan T-Mobile. Saham Sprint naik 2,0 persen, sedangkan T-Mobile AS menguat 2,2 persen. Perrigo, yang menjual produk farmasi over-the-counter (tanpa resep dokter) seperti Sudafed dan Claritin, naik 4,5 persen karena laporan bahwa Mylan berencana untuk menaikkan tawarannya setelah Perrigo menolak tawaran awal sebesar 28,9 miliar dolar AS. Mylan turun 2,3 persen. Visa naik 4,1 persen dan Mastercard naik 3,9 persen didorong laporan bahwa Tiongkok akan membuka kliring kartu bank-nya untuk perusahaan-perusahaan AS. Harga obligasi jatuh. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun naik menjadi 1,98 persen dari 1,92 persen pada Selasa, sementara pada obligasi 30-tahun maju ke 2,67 persen dari 2,59 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak berlawanan arah, demikian laporan AFP.