Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

15 November 2021

Bursa Hong Kong Berakhir Dengan Catatan Positif (Review)

 

 

Kontak Perkasa Futures - Bursa Hong Kong mengakhiri minggu ini dengan catatan positif pada hari Jumat (12/11) dengan sentimen yang didorong oleh berkurangnya kekhawatiran atas pengembang bermasalah Evergrande setelah membayar bunga obligasinya menjelang tenggat waktu minggu ini.

Indeks Hang Seng naik 0,32 persen, atau 79,98 poin, menjadi 25.327,97.

Indeks Shanghai Composite menguat 0,18 persen, atau 6,31 poin, menjadi 3.539,10, sedangkan Indeks Shenzhen Composite di bursa kedua China naik tipis 0,38 persen, atau 9,38 poin, menjadi 2.467,16.

Sumber : AFP


PT Kontak Perkasa Futures
PT kontak Perkasa
PT KP Press

12 November 2021

Emas Berjangka Lanjutkan Gain Beruntun Sesi Keenam

 

 

Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka naik pada Kamis (11/11), yang melanjutkan gain menjadi sesi keenam secara beruntun untuk menandai penyelesaian lain di level tertinggi sejak pertengahan Juni.

Kenaikan harga emas mengikuti kenaikan harga 1% sehari sebelumnya, "ketika melonjak mengikuti laporan inflasi karena para pedagang merespon inflasi yang lebih tinggi," ungkap Craig Erlam, yang merupakan analis pasar senior di Oanda.

Emas untuk pengiriman Desember naik $15,60, atau 0,8%, yang menetap di $1,863,90 per ons, penyelesaian kontrak teraktif tertinggi sejak 14 Juni, menurut data FactSet.(yds)

Sumber: Marketwatch

PT Kontak Perkasa Futures
PT Kontak Perkasa
PT KP Press

11 November 2021

Emas Berjangka Menetap di Level Tertinggi Sejak Juni

 

Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka naik beruntun untuk sesi kelimanya pada Rabu (10/11), yang menetap di level tertinggi sejak Juni setelah data AS mengungkapkan bahwa laju inflasi selama setahun terakhir mencapai 6,2% pada Oktober, ini merupakan tingkat tertinggi sejak November 1990.

"Kami percaya bahwa ada risiko yang cukup besar bahwa inflasi yang lebih tinggi dapat bertahan sebagai efek samping dari lanjutan dari kebijakan moneter dan fiskal yang diberlakukan sebagai respons terhadap pandemi COVID-19," ungkap Juan Carlos Artigas, ketua global penelitian di Dewan Emas Dunia. "Ini menjadikan dorongan permintaan investasi untuk emas sebagai lindung nilai inflasi."

Emas untuk Desember naik $17,50, atau 1%, yang menetap di $1,848,30 per ounce, penyelesaian kontrak teraktif tertinggi sejak 16 Juni, menurut data FactSet.(yds)

Sumber: Marketwatch

PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa
PT KP Press