Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

12 Oktober 2020

Minyak Berakhir Turun, Tapi Harga Naik Hampir 10% Untuk Minggu ini



Kontak Perkasa Futures - Harga minyak berakhir lebih rendah pada hari Jumat setelah Reuters melaporkan bahwa perusahaan minyak di Norwegia mencapai kesepakatan upah dengan pejabat serikat pekerja, mengakhiri pemogokan yang dapat menyebabkan penurunan produksi negara sebesar 25% minggu depan.

Harga minyak AS, bagaimanapun, mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 9,6% dengan sebagian besar produksi energi di Teluk Meksiko ditutup karena Badai Delta tampaknya akan mendarat di sepanjang pantai barat daya Louisiana pada Jumat malam.Biro Keselamatan dan Pemberdayaan Lingkungan AS memperkirakan bahwa 91,55% produksi minyak Teluk dan 62,17% dari produksi gas alam ditutup pada hari Jumat.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk kontrak November turun 59 sen, atau 1,4%, menjadi $ 40,60 per barel di New York Mercantile Exchange.(mrv)

Sumber: Marketwatch


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press

09 Oktober 2020

Emas Berjangka Naik, Rebound dari Level Terendah Dalam Lebih dari Seminggu

 


Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka naik pada hari Kamis, memulihkan sebagian dari kerugian yang diderita sehari sebelumnya yang mendorong harga ke level terendahnya dalam lebih dari seminggu.

Emas Desember naik $ 4,30, atau 0,2%, untuk menetap di level $ 1,895.10 per ons.

Harga menetap di level $ 1.890.80 pada hari Rabu, penyelesaian kontrak teraktif terendah sejak 28 September, menurut data FactSet. (knc)

Sumber : Market Watch


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press

08 Oktober 2020

Ledakan Dahsyat Guncang Moscow Tenggara, 2.000 Orang Evakuasi

 


Kontak Perkasa Futures - Sebuah gudang berisi 75.000 ton amunisi meledak di tenggara Moskow, Rusia, Rabu (7/9/2020) sore waktu setempat. Ini menyebabkan 2.000 orang dievakuasi.

Ledakan itu terjadi akibat kebakaran hutan. Api yang muncul karena kekeringan menjalar ke gudang amunisi dan membuat ledakan terus menerus.

Sebanyak 400 petugas pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api. Lima orang terluka namun tak ada korban meninggal.

Kementerian Darurat mengatakan telah mengirim petugas pemadam kebakaran tambahan dari Moskow. Menteri Darurat Rusia Yevgeny Zinichev bahkan turun langsung ke tempat kejadian.

"Sekitar 2.300 penduduk yang tinggal dalam radius 5 kilometer dievakuasi dan jalan raya terdekat ditutup untuk lalu lintas," kata kementerian.

Gubernur wilayah Nikolai Lyubimov mengatakan situasi memang sangat buruk tapi sudah terkendali.

Dikutip dari AFP, Komite Investigasi mengatakan akan membuka penyelidikan kriminal terhadap potensi pelanggaran aturan tentang penanganan senjata.

Source CNBC indonesia