Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

29 Juni 2020

Google Meet Hadirkan Fitur Baru untuk Saingi Zoom dan Microsoft Teams

Google Meet diyakini sedang mengembangkan fitur baru yang disebut-sebut menyerupai pesaingnya, yakni Zoom dan Microsoft Teams.

Dilaporkan 9to5 Google, Minggu (28/6/2020), salah satu fitur baru itu adalah kemampuan menambahkan gambar atau efek blur di latar belakang saat melakukan panggilan video.

Seperti di platform konferensi video lainnya, pengguna nanti akan dapat memilih gambar milik mereka sendiri atau memilih dari beberapa gambar background yang disediakan.

Tak hanya itu, Google juga mengonfirmasi pengguna dapat mengaktifkan caption secara real-time, low-light mode, hand-raising, dan tampilan yang mendukung hingga 49 peserta dalam update Meet versi konsumer di masa mendatang.

Raksasa mesin pencari itu tidak mengungkap kapan pembaruan tersebut digulirkan, tetapi kabarnya mereka sudah menguji coba fitur tersebut di Google Meet versi edukasi dan korporat.

Lebih lanjut, Google sudah mengintegrasikan layanan Meet ke Gmail semenjak bulan lalu.

Perusahaan menambahkan tautan di kolom samping kiri, dan kemampuan untuk konferensi video hingga 100 orang tanpa batas waktu bagi siapa pun yang memiliki akun Google.

Adapun fitur ini ditambahkan Google untuk mengejak ketinggalan mereka dengan layanan video konferensi populer saat pandemi Covid-19 ini, yaitu Zoom.

Salah satu peningkatan yang ada di Google Meet untuk G Suite for Education maupun G Suite Enterprise for Education adalah memungkinkan tenaga pengajar mengontrol kelas virtual yang mereka adakan.

"Seperti biasa, prioritas pertama kali adalah menjaga pertemuan itu tetap aman dan nyaman," tutur Product Manager Google Meet Arpit Guglani seperti dikutip dari blog Google, Jumat (26/6/2020).

Melalui kontrol ini, pengajar bisa lebih mudah untuk mengatur peserta yang dapat bergabung. Jadi, apabila ada peserta yang sudah ditolak masuk, mereka tidak bisa meminta izin lagi untuk masuk dalam sebuah pertemuan.

Selain itu, tampilan permintaan izin ini atau dikenal sebagai knocks dibuat agar tidak mengganggu pengajar.

Kini, Google Meet juga memungkinkan pengajar mengakhiri pertemuan bagi seluruh peserta, sehingga tidak ada peserta yang masih aktif meski pertemuan sudah usai.

Selanjutnya, Google mengatakan bakal memblokir akses bagi peserta anonim yang ingin masuk dalam pembelajaran virtual semacam ini. Namun tetap ada opsi bagi sekolah mengizinkan peserta anonim hadir sebagai partisipan.



Source Liputan6

26 Juni 2020

Ibadah Haji 2020 Digelar Terbatas


Kontak Perkasa Futures - Ibadah Haji 2020 Digelar Terbatas Sebab, pandemi corona Covid-19 belum berakhir dan saat ini ada 9,2 juta lebih kasus positif di dunia.

Belum adanya vaksin dan risiko penularan juga menjadi pertimbangan. Keputusan pembatasan ibadah haji 2020 ini diumumkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Selasa 23 Juni 2020.

Namun, Arab Saudi mensyaratkan haji terbatas hanya berlaku bagi warga setempat. Termasuk jemaah asing yang telah berada di negerinya.

Bagaimana protokol kesehatan untuk jemaah haji 2020? Simak dalam Infografis berikut ini:



Source Liputan6

25 Juni 2020

Makin Mahal, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 916 Ribu per Gram



Kontak Perkasa Futures - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 8.000 menjadi Rp 916 ribu per gram pada perdagangan di Rabu pekan ini. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam berada di posisi Rp 908 ribu per gram.

Adapun harga buyback emas Antam naik Rp 10.000 menjadi Rp 809 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 809 ribu per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.26 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.230.000, sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 17.910.000.

Harga emas belum termasuk pajak. Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk nonNPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.


Rincian Harga Emas

* Pecahan 0,5 gram Rp 488.000

* Pecahan 1 gram Rp 916.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.772.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.633.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.360.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.655.000

* Pecahan 25 gram Rp 21.512.000

* Pecahan 50 gram Rp 42.945.000

* Pecahan 100 gram Rp 85.812.000

* Pecahan 250 gram Rp 214.265.000

* Pecahan 500 gram Rp 428.320.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 856.600.000.


Source CNBC indonesia