Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

09 Januari 2020

Pernyataan Donald Trump Soal Iran Bikin Harga Emas Turun


Kontak Perkasa Futures - Jakarta Harga emas turun lebih dari 1 persen setelah melompat di atas USD 1.600 untuk pertama kalinya dalam hampir tujuh tahun. Harga emas dipengaruhi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meredakan kekhawatiran konflik yang lebih besar dengan Iran.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot gold turun hampir 1 persen menjadi USD 1.559,22 per ons.. Harga emas sebelumnya telah melonjak ke posisi USD 1.610,90, level tertinggi sejak Maret 2013.

Adapun harga emas berjangka AS menetap 0,9 persen lebih rendah ke posisi USD 1.560,20 per ons.

Trump mengatakan serangan rudal Iran di pangkalan-pangkalan di Irak tidak melukai pasukan AS, dan bahwa Teheran tampaknya akan mundur.

Sebelumnya harga emas sempat melonjak 2,4 persen setelah Iran membalas serangan drone AS yang menewaskan seorang komandan militer Iran minggu lalu. Serangan AS menyebabkan ketakutan akan terjadinya perang baru di Timur Tengah.

"Harapannya adalah kita tidak akan melihat perang, jadi kamu mungkin melihat hal tenang. Sisa katalis tetap di tempat untuk emas,” kata Edward Moya, Analis Pasar Senior di OANDA.

Dia mengatakan, harga emas sempat ke USD 1.550, tetapi pada akhirnya harga terus bergerak lebih tinggi hingga sempat menyentuh USD 1.640 dalam jangka pendek.

Harga Logam Lainnya

Emas kemudian kehilangan kemilaunya kembali, usai para pejabat Iran menyatakan bahwa Teheran tidak menginginkan perang. Emas merupakan aset yang disukai selama masa ketidakpastian politik dan ekonomi.

"Meskipun permusuhan tampaknya sudah berakhir - setidaknya untuk saat ini - situasinya dapat dengan mudah meningkat kembali dalam waktu yang cukup singkat," kata Edward Meir, Analis ED&F Man Capital Markets.

Penggerak geopolitik dan ekonomi yang memengaruhi harga emas pada 2019, termasuk ketegangan perdagangan AS-China, Brexit, dan kebijakan moneter Federal Reserve AS. Penggerak ini sepertinya akan berlanjut hingga 2020, menurut catatan Dewan Emas Dunia.

Investor juga terus memantau data ekonomi dari Amerika Serikat. Data menunjukkan laporan payroll melonjak pada bulan Desember, membebani harga logam mulia.

Sementara itu, harga paladium tetap naik di tengah sebagian besar peristiwa pasar. Harga naik 2,6 persen menjadi USD 2.104,95,  mendekati posisi tertinggi sepanjang masa USD 2.108,81 di awal sesi.

Adapun harga Platinum menurun 1,4 persen menjadi USD 957,02 per ounce. Kemudian harga perak turun 1,3 persen menjadi USD 18,15. Harga perak sebelumnya telah mencapai tertinggi dalam empat bulan di USD 18,85.

PT KP press

Liputan6

07 Januari 2020

Harga Emas Antam Naik Rp 1.000 per Gram


Kontak Perkasa Futures - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam naik Rp 1.000 menjadi Rp 784 ribu per gram, pada perdagangan Selasa (7/1/2020). Sebelumnya, harga emas Antam dipatok Rp 783 ribu per gram.

Sedangkan harga buyback emas Antam pada hari ini masih sama dengan kemarin, yaitu Rp 700 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 700 ribu per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.24 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara, di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.

Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 8.070.000. Sedangkan untuk ukuran 20 gram dijual Rp 15.610.000.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Daftar Harga Emas Antam

* Pecahan 0,5 gram Rp 416.500

* Pecahan 1 gram Rp 784.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.515.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.251.000

* Pecahan 5 gram Rp 3.735.000

* Pecahan 10 gram Rp 7.405.000

* Pecahan 25 gram Rp 18.180.000

* Pecahan 50 gram Rp 36.285.000

* Pecahan 100 gram Rp 71.700.000

* Pecahan 250 gram Rp 175.250.000

* Pecahan 500 gram Rp 366.300.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 699.600.000.


Liputan 6

06 Januari 2020

Harga Emas Mendekati Level Tertinggi


Kontak Perkasa Futures - Harga emas terus mendekati level tertinggi dalam 6 tahun terakhir. Harga emas naik 1,5 persen menjadi USD 1.551,8 per ounce.

Investor berbondong-bondong berinvestasi ke aset yang aman seperti emas setelah serangan udara AS yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump membunuh jenderal top Iran, Qasem Soleimani, di Baghdad.

Soleimani telah menjadi tokoh kunci dalam politik Iran, dan kematiannya telah menimbulkan kekhawatiran atas kemungkinan pembalasan dari pasukan Iran.

Artikel mengenai harga emas ini menjadi artikel yang paling banyak dicari di kanal bisnis, Minggu (5/1/2020).

Harga emas menguat pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta) setelah pembunuhan seorang jenderal penting Iran oleh Amerika Serikat (AS) memicu kekhawatiran konflik yang lebih luas yang dapat mengganggu produksi energi dan menurunkan ekonomi global.

Dikutip dari CNBC, harga emas naik 1,5 persen menjadi USD 1.551,8 per ounce, mendekati capaian tertinggi dalam 6 tahun terakhir yang dicapai pada September.

Benchmark imbal hasil Treasury 10 tahun, yang bergerak terbalik dengan harga obligasi, jatuh lebih dari 8 basis poin menjadi sekitar 1,79 persen, penurunan terbesar dalam satu bulan. Indeks dolar AS muncul 0,2 persen, sementara yen Jepang mencapai level tertinggi dalam dua bulan terakhit di 107,92 melawan greenback.


liputan6