Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

28 Desember 2016

Rupiah Ditutup Jaga Tren Positif Saat USD Pulih | KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA FUTURES - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir sukses menjaga tren positif, meski dengan kenaikan yang tidak terlalu besar. Penguatan mata uang Garuda -julukan rupiah- terjadi saat USD lebih tinggi dari beberapa mata uang utama lainnya.

Berdasarkan data Bloomberg sore ini, rupiah berakhir di posisi Rp13.446/USD atau lebih baik dibanding penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.452/USD. Hari ini rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.416-Rp13.457/USD.

Menurut data SINDOnews dari Limas, rupiah sore ini juga menunjukkan penguatan pada level Rp13.465/USD. Posisi ini membaik dibanding posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.480/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah hari ini berakhir di level Rp13.445/USD atau melonjak naik dari posisi sebelumnya di level Rp13.450/USD. Rupiah setelah libur panjang bergerak dengan kisaran harian Rp13.418-Rp13.445/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.436/USD. Posisi ini menguat hingga sebesar 34 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.470/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (27/12/2016) USD tercatat hingga perdagangan sore lebih tinggi terhadap yen dan beberapa mata uang utama lainnya, meski dibatasi oleh masih liburnya beberapa pusat keuangan di Eropa dan Asia. Tercatat indeks USD yang melecak greenback terhadap enam mata uang utama sedikit berubah di level 103.01 atau sekitar 0,6% di bawah level tertinggi sejak Desember 2002.

Di sisi lain euro mendatar di level 1.0449 saat melawan USD saat Dolar Australia menyusut 0,1% di level .7187. Sedangkan dolar Selandia Baru stabil pada posisi 0.6894, sementara pooundsterling menyusut 0,2% menjadi 1.2269 terhadap USD.


Sumber : ekbis.sindonews

27 Desember 2016

OPEC Mulai Batasi Produksi, Harga Minyak Perpanjang Tren Kenaikan | PT. KONTAK PERKASA

PT. KONTAK PERKASA -  Harga minyak mentah berjangka AS memperpanjang keuntungan pada perdagangan hari ini, pasca libur Natal setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan non-anggota OPEC ditetapkan mulai membatasi produksi. Dalam kurun waktu kurang dari sepekan, kebaijakan tersebut terdampak positif terhadap harga minyak dunia. 

Seperti dilansir Reuters, Selasa (27/12/2016) harga minyak mentah NYMEX untuk pengirimanan CLc1 terdongkrak 16 sen di level USD53,18 per barel pada pukul 00.02 GMT, ketika sebelumnya ditutup bertambah 7 sen untuk menyentuh level tertinggi 17 bulan akhir pekan kemarin. Sementara harga minyak Brent untuk pengiriman Februari LCOc1 kokoh lewat kenaikan sebesar 11 sen menjadi USD55,16 per barel. 

Pada awal pekan kemarin pasar minyak Internasional ditutup karena libur Natalan dan dalam beberapa pekan terakhir mendapatkan dukungan ketika OPEC maupun negara non-OPEC sepakat untuk mengurangi produksi mereka mencapai hampir 1,8 juta barel per hari (bpd) dari 1 Januari. Di sisi lain produksi minyak Libya naik sedikit 622.000 barel sehari (bpd) dan perusahaan minyak nasional mengaku akan menambahkan hingga 270.000 bpd dalam tiga bulan.

Departemen Energi AS berharap penjualan minyak mentah bisa berjalan sesuai prediksi hingga pertengahan Januari. Peningkatan masih terjadi pada ekspor minyak Rusia yang bertambah hampir 5% tahun ini menjadi 253.5 juta ton dengan harapan tahun depan peningkatannya tidak terlalu besar, seperi disampaikan oleh Wakil Menteri Energi Kirill Molodtsov. 

Sedangkan stok minyak China pada periode akhir November, turun 1,55% dari bulan sebelumnya menjadi 29.89 juta ton terimbas penurunan produksi domestik, meski permintaan di musim dingin masih tumbuh. Berbeda lagi dengan Aljazair Sonatrach yang akan menambah sumur minyak mereka menjadi 290 pada 2017, atau meningkat dibandingkan 2016 yakni mencapai 265. Diharapkan konsisten pembekuan produksi minyak berjalan sesuai prediksi, untuk menyeimbangkan harga minyak dunia. 


Baca juga : PT. KONTAK PERKASA
Sumber : http://ekbis.sindonews.com/

26 Desember 2016

Harga minyak naik dalam perdagangan tipis jelang Natal | PT. KONTAK PERKASA FUTURES

PT. KONTAK PERKASA FUTURES - Harga minyak dunia berakhir sedikit lebih tinggi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), di tengah perdagangan tipis menjelang liburan Natal 2016.

Harga minyak dunia bertahan di sekitar tingkat tertinggi sejak pertengahan 2015, didukung oleh kesepakatan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan non-anggota untuk memangkas produksi sebanyak 1,8 juta barel per hari mulai 1 Januari 2017.

Sementara itu, perusahaan jasa minyak Amerika Serikat (AS) Baker Hughes melaporkan pada Jumat bahwa angka mingguan jumlah rig minyak yang beroperasi di ladang-ladang AS naik untuk minggu kedelapan berturut-turut. Jumlah rig bertambah 13 rig menjadi 523 rig, lebih rendah dari 538 rig yang beroperasi pada saat sama tahun lalu.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, meningkat 0,07 dolar AS menjadi menetap di 53,02 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari, bertambah 0,11 dolar AS menjadi ditutup pada 55,16 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, demikian laporan Xinhua.
COPYRIGHT © ANTARA 2016