Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

09 Februari 2015

Harga minyak dunia terus naik karena jumlah rig turun

KONTAK PERKASA FUTURES - Harga minyak dunia terus naik pada Sabtu pagi, karena data menunjukkan lebih banyak rig yang ditarik keluar dari ladang-ladang minyak di Amerika Serikat pada pekan ini. Minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Maret meningkat 1,21 dolar AS menjadi menetap di 51,69 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret naik 1,23 dolar AS menjadi ditutup pada 57,8 dolar AS per barel. Data dari perusahaan jasa Baker Hughes menunjukkan jumlah rig pengeboran minyak di negara itu turun sembilan persen minggu ini. Harga minyak mentah telah terpukul pada Rabu (4/2) oleh data yang menunjukkan persediaan minyak mentah Amerika Serikat meningkat ke tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Stok minyak mentah AS meningkat 6,3 juta barel menjadi 413,1 juta barel, 55 juta barel lebih banyak dari setahun sebelumnya, menurut Badan Informasi Energi (EIA), unit statistik Departemen Energi AS. Seorang analis mengatakan bahwa kelebihan pasokan tidak bisa hilang dalam semalam, tetapi ada tanda-tanda bahwa harga yang rendah telah memperlambat produksi. Data ekonomi AS yang positif juga mendukung harga minyak mentah. Total gaji pekerja non pertanian naik 257.000 pada Januari, jauh di atas ekspektasi pasar 230.000, termasuk peningkatan terbesar dalam penciptaan lapangan kerja sektor swasta sejak 1997, dan tingkat pengangguran sedikit berubah pada 5,7 persen, kata Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat. Demikian laporan Xinhua.

Dolar menguat didukung laporan pekerjaan AS

KONTAK PERKASA FUTURES - Kurs dolar naik terhadap mata uang utama lainnya pada Sabtu pagi, karena data penggajian (payroll) non pertanian AS yang kuat mendorong spekulasi pasar bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya pada pertengahan 2015. Total gaji pekerja non pertanian naik 257.000 pada Januari, dan tingkat pengangguran sedikit berubah pada 5,7 persen, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Jumat. Angka ketenagakerjaan terbaru jauh di atas konsensus pasar untuk kenaikan 230.000. Selain itu, rata-rata penghasilan per jam untuk semua karyawan pada pekerjaan non pertanian swasta pada Januari meningkat sebesar 12 sen menjadi 24,75 dolar AS, menyusul penurunan lima sen pada Desember. Para analis mengatakan momentum peningkatan pertumbuhan pasar tenaga kerja AS dapat mendorong The Fed untuk berpikir tentang menaikkan suku bunga pada awal pertengahan 2015. Greenback melonjak terhadap semua mitra utamanya selama sesi. Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, naik 1,21 persen menjadi 94,700 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro merosot ke 1,1318 dolar dari 1,1472 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5232 dolar dari 1,5332 dolar. Dolar Australia turun ke 0,7792 dolar dari 0,7804 dolar. Dolar AS dibeli 119,14 yen Jepang, lebih tinggi dari 117,57 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik tipis menjadi 0,9269 franc Swiss dari 0,9229 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2530 dolar Kanada dari 1,2442 dolar Kanada. Demikian laporan Xinhua.

06 Februari 2015

Wall Street menguat didorong kenaikan harga minyak

KONTAK PERKASA FUTURES - Saham-saham di Wall Street ditutup menguat pada Jumat pagi, dengan Dow berakhir naik lebih dari 200 poin, didorong melonjaknya harga minyak dan aktivitas merger menjelang laporan pekerjaan AS yang dipantau secara ketat. Indeks Dow Jones Industrial Average melompat 211,86 poin (1,20 persen) menjadi berakhir di 17.884,88, lapor AFP. Indeks berbasis luas S&P 500 naik 21,01 poin (1,03 persen) menjadi 2.062,52, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq naik 48,39 poin (1,03 persen) menjadi 4.765,10. Harga minyak AS naik lebih dari empat persen menjadi ditutup di atas 50 dolar AS per barel, sehingga mengangkat saham-saham perusahaan minyak bumi. Anggota Dow, ExxonMobil, naik 1,0 persen, sementara raksasa jasa minyak Halliburton bertambah 2,3 persen. Anggota Dow, Pfizer, naik 2,9 persen di tengah berita bahwa kesepakatannya senilai 17 miliar dolar AS untuk membeli Hospira akan menambah portofolio baru perawatan suntik steril dan obat biosimilar untuk penawaran lebih luas farmasi Pfizer. Komponen Dow, DuPont, melonjak 3,1 persen setelah pengumuman dari dua anggota dewan barunya ketika perusahaan terus berdebat dengan aktivis investor Nelson Peltz. Peltz telah menyerukan pemecahaan perusahaan dan mengusulkan empat nominasi dewan. The Walt Disney Company, anggota Dow lainnya, naik 1,3 persen setelah mendorong kepala taman Disney dan resort Thomas Staggs sebagai CEO (chief operating officer). Langkah ini dipandang sebagai perencanaan suksesi untuk kepala eksekutif Robert Iger. 21st Century Fox, bagian dari kerajaan media Rupert Murdoch, turun 5,4 persen karena perusahaan menurunkan proyeksinya untuk 2015. Amazon naik 2,5 persen didorong laporan "bullish" oleh Morgan Stanley yang mengatakan pengecer daring ini memasuki tahap peningkatan profitabilitas. Perusahaan jasa minyak Weatherford International naik 3,0 persen setelah mengumumkan akan memangkas 8.000 pekerja dalam menanggapi harga minyak yang rendah. Pasar memperkirakan laporan pekerjaan yang cukup kuat dari departemen tenaga kerja AS pada Jumat. Data diperkirakan akan menunjukkan ekonomi AS menambah 235.000 pekerjaan, sebuah pelambatan dari Desember, dan tingkat pengangguran bertahan pada 5,6 persen. Harga obligasi jatuh. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun pemerintah AS naik menjadi 1,81 persen dari 1,74 persen pada Rabu, sementara pada obligasi 30-tahun naik menjadi 2,42 persen dari 2,34 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak saling berlawanan.