Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

29 Januari 2014

Saham HK Tetap di 5-Bulan Terendah, Supplier Apple Terperosok

Saham Hong Kong menetap di posisi lima bulan terendahnya dihari Selasa ini seiring dengan terjadinya menurunnya turnover dengan investor yang masih cemas pasca sebuah aksi jual dan juga sebelum rapat kunci bank sentral di A.S dan Turki.Index Hang Seng berakhir turun 0.1% dilevel 21,960.6 poin, sementara index China Enterprises dari perusahaan terdepan berlisting China tergelincir sebanyak 0.3% di Hong Kong, dengan keduanya ditutup pada level terendahnya sejak Agustus.Turnover terjatuh hampir sebanyak 20% sejak hari Senin kemarin.Sementara itu sektor perbankan China telah mengalami rebound secara luas, ditopang oleh suntikan dana oleh pihak bank sentral dan juga setelah China Credit Trust menghindar dari kemungkinan kegagalan produk, selain itu saham dari supplier Apple Inc merosot setelah perusahaan tersebut melaporkan penjualan iPhone yang lebih rendah dari ekspektasi selama hari libur serta sebuah perkiraan laba yang lemah.(tito)

Emas Menahan Penurunan dari 2 Bulan Tertingginya Terhadap Stimulus

Emas menahan penurunan dari level tertingginya dalam lebih dari dua bulan terakhir pada spekulasi Federal Reserve AS yang akan memangkas stimulus seiring permintaan fisik di Asia yang melambat sebelum Tahun Baru Imlek. Platinum menghentikan penurunan tiga harinya.Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $1,256.73 per ons pada pukul 4:20 di Singapura dari level $1,257.10 kemarin, ketika harga mengalami rally ke level $ 1,279.61, level tertinggi sejak 18 November , sebelum berakhir 1 persen lebih rendah . Platinum naik 0,6 persen menjadi $ 1,420.56 per ounce .Emas rebound dari level terendahnya dalam enam bulan terakhir pada 31 Desember seiring tanda-tanda peningkatan permintaan di Asia mementahkan harapan bahwa para pembuat kebijakan the Fed, yang akan bertemu pada 28-29 Januari, akan terus mengurangi program pembelian obligasi setelah bank sentral memutuskan pada bulan Desember untuk memulai pengurangan. Data kemarin menunjukkan bahwa pengiriman bullion ke China dari Hong Kong diperluas ke rekor 1,108.8 metrik ton pada tahun 2013 seiring harga yang turun terbesar sejak tahun 1981 yang memikat pembeli.Emas untuk pengiriman April turun 0,4 persen menjadi $ 1,258.20 per ons di Comex. The Fed akan mengurangi pembelian aset sebesar $ 10 miliar pada setiap pertemuan untuk mengakhiri program pada tahun ini, menurut rata-rata dari perkiraan oleh para ekonom dalam survei Bloomberg. (izr)

Saham Eropa Naik Setelah Melemah Selama 3 Hari Terakhir

Saham Eropa menguat, setelah turun tajam selama tiga hari dalam tujuh bulan terakhir, Siemens AG membukukan laba yang mengalahkan perkiraan. Indeks berjangka AS juga menguat, sementara saham Asia jatuh.Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,5 persen menjadi 323,62 pada pukul 08:06 di London. Indeks saham acuan masih melemah 3,7 persen sejak 22 Januari seiring dengan mata uang emerging market menurun di tengah kekhawatiran pemulihan ekonomi global yang tidak akan cukup untuk mendukung pertumbuhan. Indeks VStoxx, yang mengukur volatilitas pada indeks Euro Stoxx 50 yang diharapkan menggunakan opsi harga, menghentikan kenaikan lima hari berturut-turut kemarin.Indeks Standard & Poor 500 berjangka naik 0,4 persen hari ini, sementara indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3 persen untuk hari keempat.Di Inggris, Kantor Statistik Nasional menerbitkan perkiraan pertama dari produk domestik bruto pada kuartal keempat pada pukul 9:30 pagi di London. Rilisan ini akan menunjukkan ekonomi tumbuh 0,7 persen dalam tiga bulan terakhir tahun 2013, menyusul pertumbuhan sebesar 0,8 persen pada periode sebelumnya, ekonom diproyeksikan. Ini akan menjadi pertumbuhan secara berturut-turut pada kuartal keempat. (izr)