Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

28 November 2013

Indeks Saham Berjangka Eropa Naik Sebelum Rilis Data AS

Bloomberg (27/11) - Indeks saham berjangka Eropa menguat karena para investor menunggu data kepercayaan konsumen di AS dan Jerman serta pesanan barang tahan lama di Negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Berjangka AS dan saham Asia sedikit berubah.Saham berjangka pada Indeks Euro Stoxx 50 berakhir pada bulan Desember naik 0,2 hingga 3.070 pada pukul 07:16 di London. Kontrak pada Indeks FTSE 100 Inggris dan Standard & Poor 500 berjangka naik kurang dari 0,1 persen. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2 persen.Rilis data dari perusahaan riset GfK AG pukul 10 pagi di Nuremberg akan mengatakan bahwa kepercayaan konsumen Jerman akan meningkat menjadi 7,1 di bulan Desember mendatang dari 7 pada bulan November, menurut estimasi rata-rata dari 29 ekonom dalam survei oleh Bloomberg.Di AS, pembacaan akhir untuk indeks sentimen konsumen dari Thomson Reuters / University of Michigan bulan November naik menjadi 73,1 dari pembacaan awal 72, ekonom memprediksi.Data terpisah kemungkinan menunjukkan bahwa pesanan barang tahan lama AS turun 2 persen pada bulan Oktober setelah naik 3,8 persen di bulan sebelumnya, menurut perkiraan rata-rata dari 79 ekonom dalam survei oleh Bloomberg.(frk)

Euro Melonjak Di Asia Pada Spekulasi Pelonggaran Kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB)

Bloomberg, (27/11) -- Euro naik ke level tertinggi empat tahun terhadap yen di Asia pada hari selasa setelah ada kesepakatan untuk membentuk pemerintahan koalisi di Jerman dan meningkatnya spekulasi seputar kelanjutan pelonggaran kebijakan oleh Bank Sentral Eropa (ECB).Mata uang tunggal  Eropa di transaksikan pada level 138,01 yen di perdagangan Tokyo sore hari, menyentuh level tertinggi sejak Oktober 2009, dibandingkan  137,46 yen di New York, pada Selasa kemarin.Unit  mata uang eropa itu juga naik menjadi $ 1,3590 terhadap $ 1,3569 di perdagangan AS, sementara greenback menguat ke  101,54 yen dari 101,31 yen di New York ketika menghadapi aksi jual karena kekecewaan terhadap data kepercayaan konsumen AS .Mengakhiri ketidakpastian yang sudah berlangsung selama dua bulan ini, Kanselir Jerman Angela Merkel sepakat untuk membentuk pemerintahan koalisi dengan saingan nya pada kampanye Partai Sosial Demokrat, setelah dia memenangkan pemilu.Para pedagang  juga akan melihat data inflasi untuk zona euro pada pekan ini untuk petunjuk tentang apakah ECB akan meluncurkan pelonggaran lebih lanjut.ECB memangkas suku bunga ke rekor terendah 0,25 persen bulan ini dalam menanggapi kekhawatiran deflasi di zona eropa setelah inflasi di bulan Oktober mencapai terendah selama empat tahun terakhir sebesar 0,7 persen.(yds)

Bursa Tokyo kembali berakhir lebih rendah

Tokyo, Bloomberg (27/11) – Pasar saham Jepang jatuh tertekan saham teknologi informasi dan bank kredit konsumen. Rakuten Inc melonjak ke rekor harga tertinggi baru.Saham SoftBank Corp turun 2,8 persen menjadi hambatan terbesar pada indeks Topix karena saham operator seluler tersebut memperpanjang kerugian setelah ditutup pada level tertinggi dalam 13 tahun terakhir pada dua hari lalu.Rakuten, peritel Internet yang dikendalikan oleh miliarder Hiroshi Mikitani, melonjak 6,4 persen ke level penutupan tertinggi yang belum pernah terjadi setelah mengatakan akan mendaftar untuk perpindahan listing sahamnya ke bagian pertama dari Tokyo Stock Exchange.Indeks Topix kehilangan 0,5 persen menjadi 1,247.08 pada penutupan perdagangan di Tokyo, dengan sekitar dua saham yang jatuh untuk setiap satu yang naik pada 1.746 anggota indeks. Indeks tersebut berayun antara kerugian sebanyak 0,5 persen dan gain yang kurang dari 0,1 persen hari ini, setelah ditutup pada level tertinggi sejak Mei pada 25 November lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,4 persen menjadi 15,449.63. Yen tergelincir 0,3 persen untuk diperdagangan pada level 101,54 per dolar setelah naik 0,4 persen kemarin.'Tidak ada katalis buruk besar yang menggerakan pasar, hanya saja saham telah naik tajam baru-baru ini sehingga investor mengambil keuntungan,' kata Soichiro Monji, kepala strategist dari Daiwa SB Investments Ltd. 'Katalis positif secara keseluruhan masih bercerita seputar pemulihan ekonomi di Jepang. Juga investor semakin optimis tentang pemulihan AS, meskipun data memberikan sinyal campuran baru-baru ini.' (brc)