Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

12 April 2013

Emas menuju penurunan mingguan ketiga pada prospek penurunan stimulus


Bloomberg, (12/4) - Emas menuju penurunan mingguan ketiga setelah beberapa investor mengurangi kepemilikan emas mengikuti tanda-tanda pemulihan ekonomi AS yang terus mendapatkan momentum sehingga mendorong spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan memangkas langkah stimulusnya. Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,560.05 per ounce pukul 9:18 a.m. di Singapura dari posisi $ 1,561.45 kemarin, ketika jatuh ke satu minggu terendah di level $ 1,553.65.  Kepemilikan di SPDR Gold Trust, produk ETFs emas terbesar di dunia yang diperdagangkan di bursa menyusut ke 1,181.42 metrik ton kemarin, terendah setidaknya sejak Mei 2010. Aset tersebut telah menurun 12,5 persen pada tahun 2013 karena prospek pemulihan ekonomi telah mengirim saham-saham AS ke rekor tertingginya. Emas untuk pengiriman Juni turun 0,3 persen menjadi $ 1.560 per ounce di Comex, New York, ditetapkan untuk penurunan mingguan ketiganya. (brc)

Saham Asia dekat 20-bln tertinggi; Jepang turun karena yen

Bloomberg, (12/4) - Indeks saham Asia diperdagangkan mendekati level tertinggi 20-bulan, menuju kenaikan mingguan terbesar sejak September. Saham-saham Jepang turun karena yen menghentikan penurunannya terhadap dolar. MSCI Asia Pacific Index sedikit berubah pada posisi 138,05 pukul 09:39 a.m. di Tokyo. Indeks itu naik 3,3 persen minggu ini dan telah naik sejak lima bulan terakhir pada spekulasi bahwa Jepang akan berbuat lebih banyak untuk meningkatkan perekonomian dan di tengah tanda-tanda pemulihan ekonomi AS. "Kinerja laba perlu direvisi lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang agar reli pasar bisa dipertahankan," kata Matthew Sherwood, kepala penelitian investasi pasar dari perpetual Investment. S & P / ASX 200 Index Australia naik 0,2 persen dan indeks Kospi Korea Selatan naik 0,1 persen. Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,4 persen sementara pasar saham di Hong Kong dan China belum dibuka. (brc)

Seiring pelemahan dollar, emas rebound ke level tertinggi sepekan


11/04 (Reuters) – Emas naik pada hari Kamis karena penurunan dolar memicu aksi bargain hunting setelah penurunan tajam disesi sebelumnya karena berita penjualan emas oleh Siprus dan ketidakpastian atas stimulus moneter the Fed. Bagaimanapun, peningkatkan prospek ekonomi AS dan reli di pasar ekuitas bisa menekan harga emas dalam waktu dekat, kata analis. Logam tersebut didorong oleh fluktuasi mata uang karena dolar jatuh terhadap euro tetapi naik ke level tertinggi empat tahun terhadap yen. Emas telah diuntungkan dari janji Bank sentral Jepang pekan lalu untuk menyuntikkan sekitar $ 1.4 trilyun ke dalam perekonomian untuk memerangi deflasi. "Terlepas dari kebijakan the Fed, ada banyak aset yang lebih menarik untuk didapatkan keuntungan daripada emas saat ini. Sepertinya perdagangan sekarang ini adalah membeli di S & P dan menjual di emas," kata Mihir Dange, trader opsi emas COMEX untuk Arbitrage LLC. Emas berjangka Comex AS untuk pengiriman Juni ditutup naik $ 6,10 pada posisi $ 1,564.90 per ounce, dengan volume perdagangan sekitar 25 persen di bawah rata-rata 30-hari berdasarkan data Reuters. Para bargain hunter membeli emas batangan yang murahsetelah turun 1,6 persen pada Rabu pasca rilis risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve terbaru yang menunjukkan bank sentral AS telah lebih dekat untuk mengakhiri program stimulus moneternya. Pada grafik, emas seharusnya bisa mendapatkan keuntungan dari pembelian teknis, dimana logam saat ini sedang menguji bottom dari kisaran perdagangan yang luas $ 1790 - $ 1530 selama 18 bulan terakhir, kata Ashmead Pringle, presiden dari GreenHaven Continuous Commodity Index. (brc)