Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

09 Oktober 2013

Minyak WTI Berfluktuasi seiring DPR AS Berusaha Menaikan Batas Hutang

Bloomberg, (09/10) – Minyak  mentah WTI (West Texas Intermediate) berayun antara keuntungan dan kerugian seiring anggota parlemen AS mengambil langkah-langkah menuju menaikkan batas utang pemerintah, mengurangi kemungkinan default yang memperlambat pertumbuhan ekonomi dan melemahkan permintaan bahan bakar.Minyak berjangka berfluktuasi di New York setelah menguat 0,5% kemarin. Senat Demokrat berencana menyuarakan pengujian sebelum akhir pekan pada ukuran yang akan memberikan Presiden Barack Obama kewenangan untuk menaikkan plafon utang senilai $16.7 triliun, mungkin selama setahun, kecuali dua pertiga dari kedua majelis Kongres setuju. Stok minyak mentah AS naik pada pekan lalu, sedangkan persediaan bahan bakar turun, menurut laporan industri .Minyak WTI untuk pengiriman November berada di level $103,64 per barel, naik 15 sen dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada pukul 11:58 waktu Sydney. Kontrak naik 46 sen menjadi $103,49 kemarin. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 70% di bawah rata-rata 100 hari.Minyak Brent untuk penyelesaian November naik turun 1% menjadi $ 110,15 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak Patokan Eropa lebih tinggi sebesar $6,54 dibanding minyak WTI berjangka, turun dari $6,67 kemarin. (izr)