Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

21 November 2013

Saham A.S Naik Terkait Pernyataan ECB untuk Pertimbangkan Deposit Negatif

Bloomberg (20/11) – Saham A.S naik setelah dua hari penurunan index S&P 500 seiring dengan bank sentral Eropa telah mengatakan untuk mempertimbangkan pada suku bunga deposit yang negatif guna membantu mendorong ekonomi serta penjualan retail yang melebihi estimasi.J.C. Penney Co. melonjak 8% seiring dengan meredanya penurunan penjualan dikuartal ketiga, sementara Yahoo! Inc. naik 1.9% setelah pemilik dari portal internet terbesar di A.S mendorong rencana pembelian kembali sahamnya sebesar $5 Milyar, Deere & Co. naik 3% setelah perkiraannya laba tahunannya melebihi estimasi pada meningkatnya demand untuk konstruksi dan permesinan perhutanan, Lowe’s Cos. Yang merupakan retailer perbaikan rumah kedua terbesar turun 4.3% setelah laba yang mengikuti proyeksi analis.Index S&P 500 naik 0.3% ke level 1,793.02 pada jam 10:33 pagi di New York,  saham Dow Jones Industrial Average gain 0.1% sebanyak 22.09 poin menuju ke level 15,989.12.Sementara itu pihak ECB sedang mempertimbangkan pemangkasan yang lebih kecil dari normal dalam suku bunga deposit jika pejabat memutuskan untuk menjadikannya negatif untuk pertama kalinya, menurut dua orang dengan pengetahuan pada debat tersebut, pihak otoritas akan mengurangi suku bunga untuk pemberi pinjaman komersil yang menempatkan uang tunai yang berlebih di ECB menjadi minus 0.1% dari nol, yang mengatakan bahwa orang yang menolak di identifikasi disebabkan perundingan tersebut tidak untuk dipublikasi.Peningkatan dalam penjualan retail selama Oktober merupakan sebuah sinyal bahwa tingkat belanja konsumen cukup kuat bahkan selama periode shutdown pemerintahan yang sempat terjadi, gain sebesar 0.4% yang ada merupakan yang terbanyak selama tiga bulan terakhir dan mengikuti tidak adanya perubahan dibulan September, berdasarkan dari angka yang diperlihatkan oleh pihak departemen perdagangan dihari ini di Washington, sementara perkiraan median dari 86 ekonom yang disurvey Bloomberg telah menyerukan kenaikan sebesar 0.1% dibulan Oktober.(tito)