Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

18 Oktober 2016

Bursa saham Tokyo berakhir sedikit lebih tinggi | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Saham-saham Tokyo ditutup sedikit lebih tinggi pada Senin, menyusul penguatan saham-saham AS sebelum akhir pekan lalu didukung data penjualan ritel AS yang kuat dan laporan laba menyenangkan dari bank-bank besar.

Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo berakhir 43,75 poin atau 0,26 persen lebih tinggi dari penutupan Jumat (14/10) menjadi 16.900,12.

Sementara itu, indeks Topix dari seluruh saham papan utama ditutup bertambah 5,37 poin atau 0,40 persen menjadi 1.352,56.

Kenaikan dipimpin oleh saham-saham pertambangan, besi dan baja, dan real estat, dengan nilai transaksi mencapai sekitar 1.633,3 miliar yen (15,67 miliar dolar AS).
COPYRIGHT © ANTARA 2016

17 Oktober 2016

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada Senin, dengan indeks acuan Nikkei 225 menguat 0,15 persen.

AFP melaporkan, pelemahan yen telah mendorong para produsen mobil dan eksportir lain.

Nikkei naik 0,15 persen, atau 24,46 poin, menjadi 16.880,83 di menit pertama perdagangan.

Sementara itu, indeks Topix naik 0,09 persen, atau 1,18 poin, menjadi 1.348,37. COPYRIGHT © ANTARA 2016

14 Oktober 2016

Indeks Hang Seng melemah setelah data perdagangan China mengecewakan | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Saham-saham Hong Kong berakhir turun pada Kamis setelah data perdagangan China pada September menunjukkan penurunan tajam dalam ekspor, meningkatkan kekhawatiran baru tentang ekonomi terbesar kedua dunia itu dan mata uangnya yuan.

Indeks acuan Hang Seng (HSI) turun 1,6 persen menjadi 23.031,30, merupakan kerugian satu hari terbesar sejak 30 September. Sementara itu, indeks CEI (China Enterprises Index) kehilangan 1,8 persen berakhir pada 9.496,85 poin.

Data perdagangan China yang mengecewakan memicu langkah penghindaran risiko lebih luas ke seluruh wilayah. Saham-saham Jepang turun 0,4 persen.

Beberapa analis mengatakan data yang lemah juga mengangkat kekhawatiran bahwa China kemungkinan akan mengejar kebijakan mata uang lemah dalam beberapa bulan mendatang, memicu tekanan deflasi di seluruh wilayah pada saat pertumbuhan laba perusahaan telah melambat.
COPYRIGHT © ANTARA 2016