Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

22 Oktober 2020

Emas Berjangka Catat Gain Back-to-Back

 


Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka naik Selasa untuk menandai kenaikan sesi back-to-back. Melemahnya dolar AS dikarenakan kuatnya euro terhadap greenback, sehingga mendukung harga logam mulia dalam denominasi dolar, ungkap Chintan Karnani, kepala analis pasar di Insignia Consultants.

Terjadi "short covering ringan, saat harga emas berhasil diperdagangkan lebih dari level $1.900," katanya. "Kekhawatiran atas perubahan kepemimpinan dalam pemilihan presiden AS" juga mendukung emas.

Emas untuk kontrak Desember naik $3,70, atau 0,2%, menetap di level $ 1.915,40 per ons.(yds)

Sumber: Marketwatch

20 Oktober 2020

Emas Berjangka Berakhir Lebih Tinggi Saat Fokus Pada Potensi Kesepakatan Stimulus

 


Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka membukukan gain pada Senin ini, yang didukung oleh melemahnya dolar AS karena para pedagang mengamati upaya terakhir dari anggota parlemen AS untuk mencapai putaran baru langkah-langkah stimulus.

Emas untuk kontrak Desember naik $ 5,30, atau 0,3%, menetap di level $ 1,911,70 per ons.(yds)


Sumber: Marketwatch


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press

19 Oktober 2020

Emas Berjangka Catat Kerugian Mingguan Pertama Dalam 3 Pekan Terakhir

 


Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka mencatat penurunan mingguan pertamanya dalam tiga pekan terkahir seiring Ketidakpastian harapan paket stimulus fiskal baru jelang Pemilihan presiden AS pada 3 November mendukung rebound dalam indeks dolar, ungkap analis di ICICI Bank.

Hal tersebut memberi tekanan pada harga emas, yang diperdagangkan dalam greenback. Indeks ICE U.S. Dollar diperdagangkan 0,7% lebih tinggi untuk pekan ini.

Emas untuk kontrak Desember turun $2,50, atau 0,1%, yang berakhir di $1,906.40 per ons, dengan harga untuk kontrak paling aktif turun sekitar 1% untuk pekan ini.(yds)


Sumber: Marketwatch


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press