Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

10 September 2020

Minyak Lanjutkan Turun karena Tanda-tanda Stok AS Membengkak Lagi

 


Kontak Perkasa Futures - Minyak melanjutkan penurunan setelah rebound tajam di sesi sebelumnya karena laporan industri menunjukkan peningkatan stok minyak mentah AS, menambah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan energi global terhenti.

Kontrak di New York diperdagangkan di bawah $ 38 per barel setelah melonjak 3,5% pada hari Rabu. American Petroleum Institute melaporkan persediaan naik hampir 3 juta barel pekan lalu, menurut orang yang mengetahui data tersebut. Itu akan mematahkan penurunan enam mingguan, jika dikonfirmasi oleh data pemerintah yang akan dirilis Kamis.

Minyak dibantu oleh rebound pada saham pada hari Rabu setelah diperdagangkan mendekati level terendah dalam tiga bulan di awal sesi. Patokan minyak mentah Amerika masih turun 12% bulan ini, bagaimanapun, di tengah tanda-tanda akan memakan waktu lebih lama dari yang diantisipasi untuk kembali ke tingkat permintaan energi sebelum virus.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober turun 1% menjadi $ 37,68 per barel di New York Mercantile Exchange pukul 8:14 pagi di Singapura.

Itu ditutup pada $ 36,76 pada hari Selasa, terendah sejak 12 Juni.

Brent untuk pengiriman November turun 0,7% menjadi $ 40,50 di ICE Futures Europe exchange setelah naik 2,5% pada hari Rabu.

Sumber: Bloomberg


08 September 2020

Emas Turun karena Keuntungan Dolar, dengan Fokus Bank Sentral

 

Kontak Perkasa Futures - Emas melemah pada hari Senin karena dolar memperoleh keuntungan, meskipun ketidakpastian ekonomi menahannya dari penurunan lebih lanjut karena investor menunggu perkembangan dari bank sentral.

Spot emas turun 0,1% menjadi $ 1.929,87 per ounce pada 12:28 GMT, sementara emas berjangka AS naik tipis 0,1% menjadi $ 1.935,10, dengan pasar AS tutup untuk liburan Hari Buruh.

"Dolar yang lebih tinggi membebani emas, sementara ketidakpastian jangka panjang masih bertahan di pasar menempatkan harga di bawah," Carsten Menke, analis Julius Baer, mengatakan. Menke mengatakan emas kemungkinan diperdagangkan sideways "karena kekhawatiran resesi telah diperkirakan dan investor sekarang menunggu untuk melihat apa yang terjadi selanjutnya dalam hal kebijakan bank sentral".


Indeks dolar naik 0,3%, membuat emas lebih mahal bagi mereka yang memegang mata uang lain.


Sumber: Reuters


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press

07 September 2020

Harga Emas Antam Stabil di Posisi Rp 1.020.000 per Gram

 


Kontak Perkasa Futures - Harga emas Antam atau PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tak bergerak dari posisi sebelumnya. Harga emas Antam hari ini stabil di Rp 1.020.000 per gram.

Demikian pula, harga buyback emas Antam, tetap di posisi Rp 920.000 per gram. Harga buyback merupakan patokan bila Anda menjual maka Antam akan membelinya di harga Rp 920 ribu per gram.

Sementara harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 10.350.000, sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 20.150.000.

Ini merupakan harga emas Antam yang dijual di Pulogadung, Jakarta. Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.26 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Harga emas Antam belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).


Berikut daftar harga emas Antam:


* Pecahan 0,5 gram Rp 540.000

* Pecahan 1 gram Rp 1.020.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.980.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.945.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.880.000

* Pecahan 10 gram Rp 9.695.000

* Pecahan 25 gram Rp 24.112.000

* Pecahan 50 gram Rp 48.145.000

* Pecahan 100 gram Rp 96.212.000

* Pecahan 250 gram Rp 240.265.000

* Pecahan 500 gram Rp 480.320.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 960.600.000.


Source Liputan6


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press