Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

16 April 2020

Harga Emas Antam Lebih Murah Rp 5.000 per Gram


Kontak Perkasa Futures - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam turun Rp 5.000 per gram menjadi Rp 948 ribu per gram pada perdagangan, Rabu (15/4/2020). Pada perdagangan sebelumnya, harga emas antam dipatok Rp Rp 943 ribu per gram

Sedangkan untuk harga buyback emas Antam juga turun Rp 4.000 menjadi Rp 840 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 840 ribu per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.27 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.670.000, sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 18.790.000.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Rincian Harga Emas

* Pecahan 0,5 gram Rp 496.000

* Pecahan 1 gram Rp 943.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.835.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.731.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.535.000

* Pecahan 10 gram Rp 9.005.000

* Pecahan 25 gram Rp 22.405.000

* Pecahan 50 gram Rp 44.735.000

* Pecahan 100 gram Rp 89.400.000

* Pecahan 250 gram Rp 223.250.000

* Pecahan 500 gram Rp 446.300.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 892.600.000.


Source liputan6

15 April 2020

Turun Rp 4.000, Harga Emas Antam Dipatok Rp 948 Ribu per Gram

Kontak Perkasa Futures - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam dipatok turun Rp 4.000 per gram menjadi Rp 948 ribu per gram pada perdagangan, Selasa (14/4/2020). Pada perdagangan Senin kemarin, harga emas antam dipatok Rp Rp 952 ribu per gram

Sedangkan untuk harga buyback emas Antam juga turun Rp 4.000 menjadi Rp 844 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 844 ribu per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.10 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.720.000, sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 18.890.000.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Rincian Harga

* Pecahan 0,5 gram Rp 498.500

* Pecahan 1 gram Rp 948.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.845.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.746.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.560.000

* Pecahan 10 gram Rp 9.055.000

* Pecahan 25 gram Rp 22.530.000

* Pecahan 50 gram Rp 44.985.000

* Pecahan 100 gram Rp 89.900.000

* Pecahan 250 gram Rp 224.500.000

* Pecahan 500 gram Rp 448.800.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 897.600.000.


PT Kontak Perkasa Futures
PT Kontak Perkasa
PT KP press

Source Liputan 6

14 April 2020

Harga Emas Diprediksi Terus Melonjak di Tengah Pandemi Corona


Kontak Perkasa Futures - Komoditas emas unjuk gigi sebagai komoditas anti resesi, seperti gejolak pandemik virus corona saat ini dan di tengah hiruk pikuk lesunya bisnis dan roda ekonomi Indonesia.

Saat ini, tren masyarakat ramai berbondong-bondong melakukan transaksi emas, baik yang menjual maupun yang membeli dengan harapan kenaikan harga emas di tengah prospek melemahnya mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

CEO Sehatigold Denny Ardhiyanto mengatakan, perilaku emas sebagai komoditas anti resesi kembali terbukti di saat ketidakpastian ekonomi yang telah berlangsung semenjak pertengahan 2019.

“Ini bukanlah hal yang baru (kenaikan harga emas, red). Dari masa ke masa, emas selalu dipercaya masyarakat dunia sebagai investasi yang secara konsisten memberikan keuntungan yang luar biasa di saat terjadi gejolak ekonomi,“ kata Denny Ardhiyanto, Senin (13/4/2020).

Dia mengungkapkan, gejolak ekonomi sebenarnya sudah mulai terjadi beberapa bulan sebelum pandemik COVID-19. Beberapa insiden telah memicu sentimen negatif pasar, seperti Perang Dagang antara Amerika Serikat dan Cina, ketegangan Amerika dan Iran.

“Selain itu, COVID-19 melengkapi sentimen negatif tersebut sebagai hantaman terakhir terhadap ekonomi dunia,” lanjut dia.

Dia menjelaskan bahwa setiap kejadian yang menakutkan pasar dunia semakin mendorong pelaku pasar untuk meninggalkan aset lainnya seperti pasar modal dan pasar uang dan masuk ke dalam pasar emas. Hal inilah yang telah mendorong harga emas secara spektakuler.

Harga emas telah naik sebesar 20 persen pada kuarter pertama 2020 dan jika ditarik lebih lanjut semenjak pertengahan 2019, kenaikan harga emas telah mencapai 50 persen.



Source Liputan 6