Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

01 November 2019

Bos Pajak Baru Pilihan Jokowi-Sri Mulyani


Kontak Perkasa Futures - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Suryo Utomo sebagai Dirjen Pajak baru menggantikan Robert Pakpahan.

"Hari ini saya Menteri Keuangan resmi melantik saudara di jabatan yang baru di Kemenkeu. Saya percaya saudara akan melaksanakan tugas sesuai dengan yang diberikan," kata Sri Mulyani di Gedung Kemenkeu, Jumat (1/11/2019).

Suryo Utomo merupakan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak. Siapa dia lebih jauh? Berikut profilnya dikutip dari situs resmi Kemenkeu

PT Kontak Perkasa - Lahir di Semarang pada tanggal 26 Maret 1969. Menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Diponegoro. 

Gelarnya diraih pada tahun 1992.Melanjutkan pendidikan Master of Business Taxation di University of Southern California, Amerika Serikat dan mendapatkan gelarnya pada tahun 1998.

Mengawali karir Pegawai Negeri Sipil sebagai pelaksana di Kementerian Keuangan pada tahun 1993 di Sekretariat Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Pajak.

PT Kontak Perkasa futures - Pernah menjabat sebagai Kepala Seksi PPN Industri pada tahun 1998, sebagai Kepala Seksi Pajak Penghasilan Badan pada tahun 2002. Tahun 2002 dipromosikan menjadi Kepala Subdirektorat Pertambahan Nilai Industri, 2006 menjadi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga, 2008 menjadi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Satu.

28 Maret 2009 dipromosikan menjadi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah I, tahun 2010 menjadi Direktur Peraturan Perpajakan I, 31 Maret 2015 menjadi Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian, dan pada 1 Juli 2015 beliau dipercaya menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Kepatuhan Pajak.


CNBC indonesia

31 Oktober 2019

Menteri Jokowi Dapat Mobil Dinas Baru Pertengahan November 2019


Kontak Perkasa Futures -  Mobil baru menteri Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 sudah datang. Namun mobil dinas para pembantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin itu baru akan dibagikan pada pertengahan November 2019 mendatang.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama mengatakan, terdapat 101 unit mobil dinas menteri yang didatangkan. Saat ini, mobil baru berjenis Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid itu sedang dalam pengecekan dan penyelesaian administrasi.

PT Kontak Perkasa - "Kemungkinan pertengahan November, agar bisa bersamaan menyerahkannya," kata Setya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Setya mengatakan, para menteri berhak tidak menggunakan fasilitas mobil dinas yang diberikan negara. Kendati, pihaknya menyarankan agar para pembantu presiden itu menggunakan mobil dinas saat melaksanakan tugas kenegaraan.

"Untuk acara-acara kenegaraan sebaiknya mereka pakai, untuk memudahkan akses, dikenali oleh petugas keamanan," ucap Setya.

Bebas Jasa Servis dan Suku Cadang

PT Kontak Perkasa Futures - Toyota Crown 2.5 HV G-Executive resmi menjadi kendaraan dinas untuk menteri baru Kabinet Kerja, ketua/wakil ketua MPR, DPR, dan DPD RI. Sedan mewah ini menggantikan Toyota Crown Royal Saloon yang telah digunakan selama 10 tahun.

Sedikitnya ada 101 unit kendaraan dengan nilai Rp147,2 miliar yang disiapkan. Lalu bagaimana sistem servis Toyota Crown 2.5 HV G-Executive ini?

Menanggapi pertanyaan itu, Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmy Suwandi menegaskan untuk servis kendaraannya akan dilakukan salah satu bengkel resmi Toyota.

"Kebetulan Astra Internasional atau Auto 2000 untuk servisnya. Memang mobil menteri yang ada sekarang pun servisnya di Auto 2000 jadi enggak ada perubahan dengan yang sebelumnya," kata Anton.

PT KP Press - Selain itu, sistem yang dilakukan untuk melakukan servis juga sama seperti konsumen Toyota lainnya, yakni datang ke bengkel dan melakukan booking.

"Sistem servisnya itu sama seperti konsumen biasanya, memang normalnya datang ke bengkel dan biasanya booking dulu," ujar Anton.

Untuk mempermudah jasa after sales, penjualan mobil pabrikan otomotif Jepang ini sudah termasuk biaya servis dan suku cadang yang dibutuhkan selama 5 tahun.

"Kebetulan memang mobil Crown ini sudah kita lengkapi free jasa dan free spare part selama 5 tahun. Memang itu kebutuhan instasi Pemerintah. Ganti oli juga termasuk. Asuransi enggak, kita hanya menjual paket mobilnya," tutur Anton.

Source liputan6

30 Oktober 2019

Cek 27 Pemda yang Buka Formasi CPNS 2019 Terbanyak



Kontak Perkasa Futures - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengumumkan tes CPNS 2019. Sesuai janji, pelaksanaan dimulai pada awal November, yakni 11 November 2019.

Bagi mereka yang ingin bekerja di daerah asal, pemerintah daerah (pemda) pun ramai-ramai membuka kesempatan bagi para pemuda potensial untuk masuk jajaran mereka. Ratusan bahkan ribuan formasi Cdisediakan oleh para instansi.

PT Kontak Perkasa - Pemda terbanyak yang membuka formasi CPNS adalah ibu kota DKI Jakarta, yakni 3.958 formasi. Selanjutnya ada Provinsi Jawa Timur dengan 1.934 formasi. 

Pemda wilayah Jawa tercatat yang paling banyak membuka formasi. Sementara, pemda di pulau lainnya tidak ada yang membuka hingga 1.000 formasi.

Secara keseluruhan, ada 27 pemda yang membuka formasi CPNS untuk lebih dari 500 anggota baru. Mana saja pemda tersebut? Berikut daftarnya:


1. Wilayah Sulawesi:

- Provinsi Sulawesi Utara: 519

- Kota Makassar: 526


2. Wilayah Jawa Timur:

- Provinsi Jawa Timur: 1.817

- Kota Surabaya: 705

- Kabupaten Ponorogo: 503

- Kabupaten Blitar: 541

- Kabupaten Nganjuk: 646

- Kabupaten Pasuruan: 634

- Kabupaten Sidoarjo: 725





Source liputan6