Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

24 September 2019

Market Briefing : Minyak melonjak, Emas berkilau. (23/9/2019)


Selamat pagi para traders..

Pt Kontak Perkasa Futures - Pekan lalu emas sempat melorot ke area $1483/toz setelah hasil rapat the fed sepakat menurunkan 0.25 bps. Meskipun sesuai dengan ekspektasi tetapi belum mampu meyakinkan investor untuk memborong emas sebagai safe heaven mereka.

Fundamental:

1) Jelang pertemuan AS - China 1 Oktober, Washington dan Beijing menyebut pembicaraan dua hari pada pekan lalu sebagai "produktif" dan "konstruktif", Namun, selera investor untuk aset berisiko dihentikan setelah pejabat China tiba-tiba membatalkan kunjungan ke pertanian di Montana dan Nebraska. 

2) Minyak mentah Brent naik 1,1% setelah melonjak 6,7% minggu lalu, kenaikan mingguan terbesar sejak Januari. Saudi Aramco pada hari Sabtu menegaskan kembali komitmennya untuk mengembalikan 5,7 juta barel per hari produksi yang hilang pada akhir bulan, namun, sebuah laporan Wall Street Journal pada hari Minggu mengutip seorang pejabat Saudi yang mengatakan situasinya tidak "semudah yang anda bayangkan".

3) Perkembangan Brexit diawasi dengan ketat karena Mahkamah Agung Inggris diperkirakan akan membuat keputusan apakah Perdana Menteri Boris Johnson bertindak tidak sah dalam menangguhkan parlemen.

Berharap bahwa Brexit tanpa kesepakatan dapat dihindari meningkat sejak pekan lalu setelah Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan pada Kamis lalu ia berpikir Brussels dapat mencapai kesepakatan dengan Inggris pada saat keluar dari Uni Eropa

Teknikal :


Kontak Perkasa Futures - Mari kita perhatikan chart Gold H4 berikut:



Indikator Stochastic Oscilator RSI terlihat sudah cross antara %K dan %D terbukti sudah retrace ke area $1519 setelah sebelumnya ke area $1524.
Target kenaikan selanjutnya kita perhatilan di area $1540 untuk mengejar konfirmasi area oberbought 80%

Ingat, perhatikan money managemen anda sebelum entry ke market, let your profit run dan set stop loss di level support yang mungkin terjadi pembalikan arah.

Pt kontak perkasa - Salam profit selalu dan happy trading.

23 September 2019

Kontak Perkasa Futures | Punya 2 Aplikasi Kamera Populer Ini Di HP? Uninstall Segera!


PT Kontak Perkasa Futures - Google menghapus dua aplikasi dari Google Play Store minggu ini. Kedua aplikasi ini sudah diunduh 1,5 juta kali. Kedua aplikasi ini adalah aplikasi Kamera, yakni Sun Pro Beauty Camera dan Funny Sweet Beauty Selfie Camera.

Kamera Sun Pro Beauty telah berada di Play Store selama dua tahun dan telah diuduh 1 juata kali, dan Funny Sweet Beauty Selfie Camera telah ada selama 6 bulan.

pt kontak perkasa - Jika kamu salah satu dari 1,5 juta yang mengunduh aplikasi, kamu disarankan untuk uninstall aplikasi ini sekarang, seperti dikutip dari Lifehacker, Senin (23/9/2019).

Masalah kedua aplikasi ini ditemukan oleh Wandera, lembaga riset mobile security. Kedua aplikasi memiliki adware yang menyajikan iklan pop-up yang menghasilkan uang bagi developernya setiap kali iklan diklik. Iklan yang mengganggu ini dapat menyebabkan masalah bagi pemilik ponsel karena iklan terus berjalan di latar belakang (background), berulang kali mengganggu penggunaan dan menguras baterai.

Kedua aplikasi ini juga meminta sejumlah izin tambahan seperti meminta izin yang memungkinkan aplikasi untuk menggunakan microfon guna mendengar apa pun yang dikatakan oleh orang yang berada di dekat perangkat kapan saja serta sejumlah izin yang memungkinkan aplikasi tetap ada di perangkat.

Kedua izin ini menunjukkan bahwa aplikasi tersebut dapat digunakan untuk perilaku yang lebih mengganggu jika diinginkan.

"Ini bukan pertama kalinya kami melihat aplikasi buruk masuk ke toko aplikasi resmi (Play Store). Sayangnya, pemeriksaan yang dilakukan oleh toko-toko resmi ini sebagian besar berfokus pada pengalaman pengguna," kata Dan Cuddeford, direktur di Wandera, seperti dikutip dari ZDNet.

"Penulis malware sangat pandai menyembunyikan fungsi jahat, tetapi biasanya ada beberapa tanda," tambahnya.

Untuk membantu menghindari mengunduh malware Android dan aplikasi jahat, Wandera merekomendasikan agar pengguna memeriksa izin yang diminta aplikasi untuk menginstal dan menghindari melakukannya jika mereka menuntut terlalu banyak akses ke telepon.




Source : cnbc indonesia

18 September 2019

AS-China Mesra, Bursa Saham Asia pun Bersorak


PT. Kontak Perkasa Futures - Bursa saham utama kawasan Asia kompak mengawali perdagangan hari ini, Rabu (18/9/2019) di zona hijau: indeks Nikkei naik tipis 0,06%, indeks Shanghai menguat 0,2%, indeks Hang Seng naik 0,18%, indeks Straits Times terkerek 0,14%, dan indeks Kospi bertambah 0,1%.

Optimisme yang membuncah bahwa AS dan China akan segera meneken kesepakatan dagang sukses memantik aksi beli di bursa saham Benua Kuning.

Pada hari ini, kedua negara diketahui akan menggelar perbincangan di tingkat wakil menteri guna mempersiapkan negosiasi dagang tatap muka tingkat tinggi pada awal bulan depan.

Diketahui, kunjungan delegasi China ke AS pada hari ini akan dipimpin oleh Liao Min selaku Deputi Direktur dari Office of the Central Commission for Financial and Economic Affairs dan juga Wakil Menteri Keuangan China.

Melansir Global Times selaku media yang dikontrol oleh Partai Komunis China, ditunjuknya Liao Min untuk memimpin delegasi China dipandang oleh para analis dapat membawa angin segar bagi hubungan dagang AS-China.

Untuk diketahui, delegasi China dalam perbincangan guna mempersiapkan negosiasi tingkat tinggi dengan AS sebelumnya dipimpin oleh Wakil Menteri Perdagangan Wang Shouwen.

Optimisme bahwa AS dan China akan segera bisa meneken kesepakatan dagang bahkan disuarakan sendiri oleh Presiden AS Donald Trump.

Kemarin waktu setempat (17/9/2019) Trump mengatakan di hadapan reporter bahwa China telah membeli produk-produk pertanian asal AS dalam jumlah yang besar, sebelum kemudian mengungkapkan bahwa kesepakatan dagang dengan China bisa diteken sebelum gelaran pemilihan presiden (Pilpres) di AS pada tahun 2020 atau sehari setelahnya.

Sebagai informasi, dalam beberapa waktu terakhir tensi perang dagang antar kedua negara memang sudah mengendur.

Menjelang akhir pekan kemarin, Kementerian Perdagangan China mengumumkan bahwa produk-produk agrikultur asal AS seperti kedelai dan daging babi akan dimasukkan ke dalam daftar produk yang diberikan pembebasan atas bea masuk tambahan, dilansir dari CNBC International.

Pengumuman tersebut melengkapi pengumuman pada hari Rabu (11/9/2019) kala Kementerian Keuangan China mengumumkan daftar produk impor asal AS yang akan dibebaskan dari pengenaan bea masuk baru.

Melansir CNBC International, ada sebanyak 16 jenis produk impor yang diberikan pembebasan oleh China, termasuk pakan ternak, obat untuk kanker, dan pelumas. Pembebasan ini akan mulai berlaku pada tanggal 17 September hingga September 2020.

Pembebasan produk agrikultur asal AS dari bea masuk tambahan diumumkan pasca Trump mengumumkan melalui media sosial Twitter bahwa kenaikan bea masuk bagi produk impor asal China yang sebelumnya dijadwalkan akan mulai berlaku pada tanggal 1 Oktober, diundur menjadi tanggal 15 Oktober

Untuk diketahui, bea masuk yang diundur tersebut merupakan bea masuk yang menyasar produk impor asal China senilai US$ 250 miliar. Pemerintahan Presiden Trump akan menaikkan bea masuk bagi produk senilai US$ 250 miliar tersebut menjadi 30%, dari yang sebelumnya 25%.

Trump mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan permintaan dari Wakil Perdana Menteri China Liu He, beserta dengan fakta bahwa tanggal 1 Oktober merupakan peringatan ke 70 tahun dari lahirnya Republik Rakyat China.


www.cnbcindonesia.com/market/20190918090353-17-100230/as-china-mesra-bursa-saham-asia-pun-bersorak