Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

23 September 2019

Kontak Perkasa Futures | Punya 2 Aplikasi Kamera Populer Ini Di HP? Uninstall Segera!


PT Kontak Perkasa Futures - Google menghapus dua aplikasi dari Google Play Store minggu ini. Kedua aplikasi ini sudah diunduh 1,5 juta kali. Kedua aplikasi ini adalah aplikasi Kamera, yakni Sun Pro Beauty Camera dan Funny Sweet Beauty Selfie Camera.

Kamera Sun Pro Beauty telah berada di Play Store selama dua tahun dan telah diuduh 1 juata kali, dan Funny Sweet Beauty Selfie Camera telah ada selama 6 bulan.

pt kontak perkasa - Jika kamu salah satu dari 1,5 juta yang mengunduh aplikasi, kamu disarankan untuk uninstall aplikasi ini sekarang, seperti dikutip dari Lifehacker, Senin (23/9/2019).

Masalah kedua aplikasi ini ditemukan oleh Wandera, lembaga riset mobile security. Kedua aplikasi memiliki adware yang menyajikan iklan pop-up yang menghasilkan uang bagi developernya setiap kali iklan diklik. Iklan yang mengganggu ini dapat menyebabkan masalah bagi pemilik ponsel karena iklan terus berjalan di latar belakang (background), berulang kali mengganggu penggunaan dan menguras baterai.

Kedua aplikasi ini juga meminta sejumlah izin tambahan seperti meminta izin yang memungkinkan aplikasi untuk menggunakan microfon guna mendengar apa pun yang dikatakan oleh orang yang berada di dekat perangkat kapan saja serta sejumlah izin yang memungkinkan aplikasi tetap ada di perangkat.

Kedua izin ini menunjukkan bahwa aplikasi tersebut dapat digunakan untuk perilaku yang lebih mengganggu jika diinginkan.

"Ini bukan pertama kalinya kami melihat aplikasi buruk masuk ke toko aplikasi resmi (Play Store). Sayangnya, pemeriksaan yang dilakukan oleh toko-toko resmi ini sebagian besar berfokus pada pengalaman pengguna," kata Dan Cuddeford, direktur di Wandera, seperti dikutip dari ZDNet.

"Penulis malware sangat pandai menyembunyikan fungsi jahat, tetapi biasanya ada beberapa tanda," tambahnya.

Untuk membantu menghindari mengunduh malware Android dan aplikasi jahat, Wandera merekomendasikan agar pengguna memeriksa izin yang diminta aplikasi untuk menginstal dan menghindari melakukannya jika mereka menuntut terlalu banyak akses ke telepon.




Source : cnbc indonesia

18 September 2019

AS-China Mesra, Bursa Saham Asia pun Bersorak


PT. Kontak Perkasa Futures - Bursa saham utama kawasan Asia kompak mengawali perdagangan hari ini, Rabu (18/9/2019) di zona hijau: indeks Nikkei naik tipis 0,06%, indeks Shanghai menguat 0,2%, indeks Hang Seng naik 0,18%, indeks Straits Times terkerek 0,14%, dan indeks Kospi bertambah 0,1%.

Optimisme yang membuncah bahwa AS dan China akan segera meneken kesepakatan dagang sukses memantik aksi beli di bursa saham Benua Kuning.

Pada hari ini, kedua negara diketahui akan menggelar perbincangan di tingkat wakil menteri guna mempersiapkan negosiasi dagang tatap muka tingkat tinggi pada awal bulan depan.

Diketahui, kunjungan delegasi China ke AS pada hari ini akan dipimpin oleh Liao Min selaku Deputi Direktur dari Office of the Central Commission for Financial and Economic Affairs dan juga Wakil Menteri Keuangan China.

Melansir Global Times selaku media yang dikontrol oleh Partai Komunis China, ditunjuknya Liao Min untuk memimpin delegasi China dipandang oleh para analis dapat membawa angin segar bagi hubungan dagang AS-China.

Untuk diketahui, delegasi China dalam perbincangan guna mempersiapkan negosiasi tingkat tinggi dengan AS sebelumnya dipimpin oleh Wakil Menteri Perdagangan Wang Shouwen.

Optimisme bahwa AS dan China akan segera bisa meneken kesepakatan dagang bahkan disuarakan sendiri oleh Presiden AS Donald Trump.

Kemarin waktu setempat (17/9/2019) Trump mengatakan di hadapan reporter bahwa China telah membeli produk-produk pertanian asal AS dalam jumlah yang besar, sebelum kemudian mengungkapkan bahwa kesepakatan dagang dengan China bisa diteken sebelum gelaran pemilihan presiden (Pilpres) di AS pada tahun 2020 atau sehari setelahnya.

Sebagai informasi, dalam beberapa waktu terakhir tensi perang dagang antar kedua negara memang sudah mengendur.

Menjelang akhir pekan kemarin, Kementerian Perdagangan China mengumumkan bahwa produk-produk agrikultur asal AS seperti kedelai dan daging babi akan dimasukkan ke dalam daftar produk yang diberikan pembebasan atas bea masuk tambahan, dilansir dari CNBC International.

Pengumuman tersebut melengkapi pengumuman pada hari Rabu (11/9/2019) kala Kementerian Keuangan China mengumumkan daftar produk impor asal AS yang akan dibebaskan dari pengenaan bea masuk baru.

Melansir CNBC International, ada sebanyak 16 jenis produk impor yang diberikan pembebasan oleh China, termasuk pakan ternak, obat untuk kanker, dan pelumas. Pembebasan ini akan mulai berlaku pada tanggal 17 September hingga September 2020.

Pembebasan produk agrikultur asal AS dari bea masuk tambahan diumumkan pasca Trump mengumumkan melalui media sosial Twitter bahwa kenaikan bea masuk bagi produk impor asal China yang sebelumnya dijadwalkan akan mulai berlaku pada tanggal 1 Oktober, diundur menjadi tanggal 15 Oktober

Untuk diketahui, bea masuk yang diundur tersebut merupakan bea masuk yang menyasar produk impor asal China senilai US$ 250 miliar. Pemerintahan Presiden Trump akan menaikkan bea masuk bagi produk senilai US$ 250 miliar tersebut menjadi 30%, dari yang sebelumnya 25%.

Trump mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan permintaan dari Wakil Perdana Menteri China Liu He, beserta dengan fakta bahwa tanggal 1 Oktober merupakan peringatan ke 70 tahun dari lahirnya Republik Rakyat China.


www.cnbcindonesia.com/market/20190918090353-17-100230/as-china-mesra-bursa-saham-asia-pun-bersorak

17 September 2019

Market Briefing : Emas semakin menggoda. (16/9/2019)


Selamat pagi para traders..

PT. Kontak Perkasa Futures - Sesuai analisa minggu lalu..Emas sempat Bouncing ke level $1524 terkait data NFP yang melemah dari hasil revisi sebelumnya 159K dimana actuak 130K setelah kembali melamah ke $1490 terkait wacana pemangkasan suku bunga di minggu ini oleh The Fed di kisaran 0.25% bps dari 2.25% menjadi 2.00%.
Apakah ini menjadi signal lanjutan emas akan menggoda market dengan false break atau investor akan buy on rumor? 
Take your chance now or never..

Fundamental: 

1) Bersiapnya China kembali untuk melakuakan perundingan dengan AS di awal bulan depan menjadi kekuatan bagi emas untuk menetap bertahan di area $1500, namun pertengahan bulan ini kedua belah pihak berencana memulai ancang-ancang untuk melakukan set up untuk pertemuan awal bulan yang akan datang.

2) Diserangnya fasilitas minyak Arab Saudi menyebabkan minyak WTI dan Brent melambung, momen ini mendukung para investor untuk take profit di pair Emas.

3) Pemerintah Inggris sedang mengkaji mengenai beberapa perjanjian terhadap upaya dalam kesepakatan Brexit antara Inggris dan Irlandia Utara.

Teknikal :

Mari kita perhatikan chart Gold H4 berikut:




Indikator Stochastic Oscilator RSI terlihat sudah cross antara %K dan %D yang kuat mengindikasikan akan terjadi retracement.
Target realistis melihat Bouncing minggu lalu dimana penetrasi hanya mampu rally ke $1524 menjadi poin prioritas bagi traders sekalian jadikan Risk Appetite untuk entry posisi Buy.

Ingat, perhatikan money managemen anda sebelum entry ke market, let your profit run dan set stop loss di level support yang mungkin terjadi pembalikan arah.

Salam profit selalu dan happy trading.

http://kontakpf.com/market-briefing-emas-semakin-menggoda-1692019/