Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

09 Agustus 2019

IHSG Bakal Perkasa, Investor Dianjurkan Buru Saham Kapitalisasi Besar



PT. Kontak Perkasa Futures - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal bakal perkasa pada perdagangan saham di awal pekan ini. Alasannya, tren naik mingguan terlihat pada laju indeks untuk hari ini.

Analis Senior PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menuturkan, aksi jual kaum beruang akibat volatilitas regional telah menahan kenaikan IHSG selama sepekan pada minggu lalu. Tetapi, secara grafik indeks hari ini mengindikasikan sinyal positif.

"Kalau dilihat secara kacamata grafik mingguan, maka IHSG telah membentuk kaki trend naik (up-leg) untuk mendukung kenaikan berikutnya di atas level 6.400 ke 6.470-6.500," terangnya Senin (5/8/2019).

Adapun untuk investor, dia menganjurkan untuk melakukan akumulasi positioning buy di beberapa saham big cap maupun lapis dua pilihan. Salah satunya ialah saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Head of Research PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat mengungkapkan, IHSG secara teknikal akan bergerak menguji support dan mencoba berbalik menutup gap yang terbentuk. Kata dia, IHSG berpeluang menguat dan bergerak ke arah zona hijau dalam rentang support di level 6.301 dan resistance di level 6.372.

Untuk saham rekomendasi, pihaknya kali ini menyarankan investor mengoleksi saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), hingga saham PT United Tractors Tbk (UNTR).

Sedangkan dari Yuganur, pihaknya menganjurkan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Waskita Beton Tbk (WSBP), PT Indotambang Raya Tbk (ITMG), serta saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Pada penutupan perdagangan saham Jumat 2 Agustus 2019, IHSG melemah 41,36 poin atau 0,65 persen ke level 6.340,18. Indeks saham LQ45 juga turun 0,82 persen ke posisi 1.008,43.

Sebanyak 276 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 143 saham menguat dan 138 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 398.540 kali dengan volume perdagangan 13,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,7 triliun. 

Investor asing jual saham Rp 449,17,9 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.185.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, delapan sektor melemah. Pelemahan tersebut dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun 1,57 persen, diikuti sektor konstruksi turun 1,48 persen, dan sektor perkebunan turun 1,14 persen.

Sedangkan sektor yang menguat antara lain sektor aneka industri yang naik 0,44 persen dan sektor perdagangan naik 0,26 persen.

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah antara lain PMAG turun 24,84 persen ke Rp 466 per saham, SKYB merosot 19,33 persen ke Rp 121 per saham dan MKNT turun 14,52 persen ke Rp 53 per saham.

Sementara saham-saham yang menguat antara lain KPAL yang naik 24,45 persen ke Rp 570 per saham, TFCO naik 24,45 persen ke Rp 570 per saham dan ARTA naik 20,60 persen ke Rp 480 per saham.


www.liputan6.com/bisnis/read/4029462/ihsg-bakal-perkasa-investor-dianjurkan-buru-saham-kapitalisasi-besar?related=dable&utm_expid=.9Z4i5ypGQeGiS7w9arwTvQ.1&utm_referrer=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Fbisnis

08 Agustus 2019

Emas Global Terbang, Besok Emas Antam Bisa Rekor Lagi



PT. Kontak Perkasa Futures  - Harga emas Antam hari ini sudah mencetak rekor baru. Per hari Rabu (7/8/2019), harga logam mulia produksi PT Antam Tbk (ANTM) ukuran 100 gram diperdagangkan dengan harga Rp 69 juta (Rp 690.000/gram), naik dari posisi hari sebelumnya yang sebesar Rp 67,5 juta (Rp 675.000/gram).

Lantas, bagaimana nasib harga emas Antam esok hari? Mampukah dia menguat lagi dan mencetak rekor untuk kesekian kalinya? Ada harapan.


Pasalnya, harga emas dunia saat ini masih terus merangkak naik.

Di pasar spot, harga emas dunia pada pukul 20:15 WIB melesat 1,56% ke level US$ 1.496,92/troy ounce. Jika pada saat penutupan pasar spot nanti posisi ini bisa dipertahankan, atau bahkan menembus level US$ 1.500/troy ounce, maka harga emas Antam punya potensi kembali terangkat.

Pasalnya pergerakan harga emas Antam biasanya akan searah dengan emas global. Di pagi hari, Antam akan menentukan harga jual emasnya dengan mempertimbangkan harga emas global.

Kemungkinan harga emas global ditutup menguat pun agaknya juga tinggi.

Hari ini bank sentral di beberapa negara telah menurunkan suku bunga acuan masing-masing.

Bank Sentral India (Reserve Bank of India/RBI) menurunkan suku bunga acuan 35 bps ke 5,4%. Lebih dalam ketimbang konsensus pasar yang dihimpun Reuters, yaitu penurunan 25 bps.

Kemudian Bank Sentral Thailand (BoT) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 1,5%. Ini di luar ekspektasi, karena pelaku pasar memperkirakan suku bunga dipertahankan di 1,75%. Penurunan ini menjadi yang pertama sejak 2015. 

Tak hanya itu, Bank Sentral Selandia Baru (Reserve Bank of New Zealand/RBNZ) secara mengejutkan memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) rekor terendah 1%. Langkah tersebut terbilang mengejutkan, mengingat pelaku pasar memprediksi RBNZ memangkas 25 bps.

Rangkaian penurunan suku bunga ini membuat mata uang di beberapa negara terpapar risiko depresiasi karena banjir likuiditas. Alhasil nilai aset para investor juga berisiko terkoreksi akibat pelemahan nilai mata uang.

Dalam kondisi tersebut, emas seringkali diborong untuk dijadikan instrumen pelindung nilai (hedging). Sesuai hukum dasar ekonomi, kenaikan permintaan akan diikuti oleh penguatan harga.


www.cnbcindonesia.com/investment/20190807202910-21-90562/emas-global-terbang-besok-emas-antam-bisa-rekor-lagi

07 Agustus 2019

Catat Pertumbuhan Positif, Total Volume Transaksi KPF Makassar Tembus 11.607 Lot


Kinerja PT Kontak Perkasa Futures (KPF) Makassar mencatatkan pertumbuhan yang positif sepanjang Januari hingga Maret 2019. Total volume transaksi mencapai 11.607 lot atau meningkat 4,16%.

Jumlah nasabah tahun 2018 di Makassar sebanyaj 36 nasabah. Artinya, pertumbuhan nasabah baru hingga Maret 2019 mencapai 61,11% menjadi 58 nasabah.

“Sebagian besar masyarakat Makassar bermata pencaharian sebagai pengusaha dan pedagang, sehingga dari sisi skala ekonomi mereka merupakan target potensial untuk perusahaan pialang berjangka,” papar Taufan Asmara, selaku Pimpinan Cabang KPF Makassar.

Lanjut Taufan, untuk tahun 2019, pihaknya optimistis dapat menambah jumlah nasabah baru lebih banyak. Langkah yang dilakukan selain direct contacting dan selling, juga edukasi yang berkelanjutan.

“Secara khusus kami akan mengunjungi sejumlah kampus untuk menjalankan program Futures Trading Learning Centre (FTLC) bersama dengan Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia,” tukasnya.

Edukasi terhadap masyarakat terkait investasi pialang berjangka perlu ditingkatkan. Olehnya, ke depan KPF akan meningkatkan sosialisasi mengenai perusahaan tersebut kepada masyarakat.

“Selama ini kami terus melakukan sosialisasi dengan tim marketing kepada para calon nasabah. Makassar memiliki nasabah potensial yang lumayan banyak,” ungkapnya.

Di Makassar, investasi emas berjangka yang paling banyak diminati. “Saat ini emas yang menjadi komoditi yang diminati nasabah,” pungkasnya.(*)



www.gosulsel.com/2019/08/02/catat-pertumbuhan-positif-transaksi-kpf-makassar-tembus-11-607-lot/