Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

27 Maret 2019

Jokowi Kampanye ke Kalimantan, Sandiaga Terbang ke Papua









PT. KONTAK PERKASA FUTURES - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dijadwalkan melanjutkan kegiatan kampanye terbuka di dua wilayah di Kalimantan hari ini, Rabu (27/3).

Merujuk pada agenda kegiatan yang dipublikasikan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Jokowi akan mengawali kampanye di Pontianak, Kalimantan Barat.

Jokowi diketahui akan menggelar acara kampanye terbuka menyapa masyarakat Pontianak di Kubu Resort sekitar pukul 09.30-11.30 WIB.


Setelah itu, Jokowi bertolak menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada pukul 12.10 WIB. Di Banjarmasin, Jokowi direncanakan akan menggelar kampanye untuk menyapa masyarakat dan bertemu para tokoh di Banjarmasin.

Jokowi tidak ditemani cawapresnya, Ma'ruf Amin selama berkampanye di Banjarmasin dan Pontianak. Ma'ruf memiliki agenda sendiri di wilayah Wonosobo dan Temanggung, Jawa Tengah.

Mengawali kampanyenya, Ma'ruf akan menuju alun-alun Wonosobo untuk menghadiri Haul K.H Raden Abdul Fatah pada pukul 09.30 WIB

Setelah itu, Ma'ruf beranjak ke Temanggung untuk menghadiri deklarasi Rumah Hijau pada pukul 14.15 WIB.

Masih di kota yang sama, Ma'ruf akan menggelar pertemuan dengan PCNU Dulang Mas di wilayah Ngadirejo, Temanggung pada pukul 15.25 WIB.


Sandi ke Papua

Berbeda dengan Jokowi, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto tak memiliki agenda publik hari ini.

menggelar kampanye akbar di kawasan Papua Barat. Ini merupakan kunjungan pertama Sandi ke Papua Barat sejak dirinya mencalonkan diri sebagai cawapres mendampingi Prabowo di Pilpres 2019.

Dari jadwal kegiatan yang diterima CNNIndonesia.com, Sandi akan mengawali kegiatannya di Papua sejak pukul 07.20 WITA waktu setempat. Sandi akan memgunjungi situs peradaban Papua Mansinam yang berlokasi di Papua Mansinam, Papua Barat. Di sana, Sandi juga akan berenang yang merupakan salah satu olahraga favoritnya selain lari pagi. Baru kemudian Sandi akan berdialog dengan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Pimpinan MRP sembari sarapan di Mansinam Beach Hotel.

Seusai itu, Sandi akan menggelar Kampanye Nasional Gabungan Relawan dan Partai Koalisi di Lapangan Borasi, Manokwari, Papua Barat.

Usai itu, Sandi akan makan siang bersama Ketua Partai dan Hipmi Papua Barat di Bandara sebelum melanjutkan perjalanan dari Manokwari ke Sorong. Di sana, Sandi juga akan menggelar Kampanye Nasional bersama Gabungan Partai Koalisi dan Relawan. Kampanye ini akan digelar di Lapangan Hockey Sorong, Kota Sorong, Papua Barat.

Sorenya, sekitar pukul 16.00 waktu setempat, Sandi akan bersilaturahmi dengan Komunitas Muslim Kokoda di Pondok Pesantren Emeyodere, Kota Sorong, Papua Barat.

Baru kemudian Sandi akan berdialog dan Ngopi dengan Millenials Papua di Cafe Teras Kayu, South Remu, North Sorong, Sorong City, West Papua.

Perjalanan Sandi di Papua pun akan ditutup dengan Makan Malam bersama Pimpinan Partai Koalisi di Ikan Bakar Jaman Now Dada Tuna, yang berlokasi di Klaligi, Sorong Manoi, Sorong City, West Papua.

Sementara Sandi melakukan sejumlah kegiatan di Papua Barat, Prabowo dijadwalkan melalukan kegiatan internal di Jakarta. Dari sejumlah informasi Mantan Komandan Jendral Koppasus ini disebut akan melakukan rapat konsolidasi di kediamannya yang berada di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

PT. KONTAK PERKASA FUTURES

Source : CNN Indonesia

26 Maret 2019

Bertengger di Atas 6.500, IHSG Terbaik Kedua di Asia

PT. Kontak Perkasa Futures - Indonesia mencatat kinerja impresif di pekan ini, hingga penutupan perdagangan Jumat (22/3/19) mampu bertengger di atas level 6.500, atau tepatnya di level 6.525,27 (+0,36%).

Dalam sepekan IHSG membukukan kenaikan hampir 1%, dan mendekati level tertinggi tahun ini 6.581,73 yang disentuh pada 1 Februari lalu.

Dibandingkan dengan bursa utama Asia, penguataan IHSG menduduki peringkat kedua di pekan ini, hanya kalah dari Indeks Shanghai Komposit China yang menguat 2,7%. Peringkat ketiga hingga kelima diisi oleh indeks Nikkei Jepang (+0,82%), Kospi Korea Selatan (+0,5%), dan Hang Seng Hong Kong (+0,35%).


IHSG juga unggul dengan negara tetangga yakni Singapura dimana indeks FTSE Strait-nya menguat 0,37%, sementara dengan FTSE Malaysia justru melemah 0,82% di pekan ini.

Sepanjang pekan ini ada dua faktor utama yang memengaruhi IHSG yakni sikap dovish  Federal Reserve (The Fed) AS yang menjadi sentimen positif, sementara sentimen negatif datang dari negosiasi dagang AS - China yang sedikit mengalami kemunduran.

Melihat performa sejak awal pekan, IHSG mencatat kenaikan dalam empat hari, sementara penurunan hanya terjadi sekali pada perdagangan Selasa (19/3/19) ketika muncul isu saling tidak percaya antara AS - China dalam negosiasi dagang.

Secara keseluruhan, sikap dovish The Fed dengan menyatakan tidak akan menaikkan suku bunga acuan atau Federal Funds Rate (FFR) di tahun ini benar-benar menjadi pendongkrak kinerja bursa. Tanpa kenaikan FFR arus modal yang balik ke AS akibat tingginya imbal hasil kemungkinan akan tertahan, dan kembali masuk ke negara emerging market.


Pelaku pasar bahkan memperkirakan Bank Sentral AS tersebut berpeluang memangkas FFR di akhir tahun ini. Melihat perangkat FedWatch milik CME Group, per Jumat kemarin pelaku pasar melihat probabilitas sebesar 36,5% The Fed akan memangkas FFR sebesar 25 basis poin menjadi 2,00% - 2,25% saat mengumumkan kebijakan pada 11 Desember waktu setempat atau tanggal 12 waktu Indonesia.

Pada pengumuman kebijakan Kamis (21/3/19) lalu, The Fed mempertahankan FFR sebesar 2,25% - 2,50% serta menurunkan proyeksi pertumbuhan negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut.The Fed juga mengindikasikan akan mengakhiri normalisasi neracanya pada September mendatang. Ini berarti The Fed akan berhenti menyedot likuiditas dari pasar.

Dari sisi negosiasi dagang, sikap saling tidak percaya muncul setelah pejabat terkait masing-masing negara mengeluarkan statement-nya. Pihak AS menyatakan kecemasannya jika China kemungkinan tidak akan mematuhi beberapa kesepakatan, sebaliknya pihak China menyatakan ragu jika AS akan mencabut tarif impor setelah kesepakatan terjadi.

Statement tersebut menunjukkan alotnya negosiasi antara dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia ini. Meski demikian Presiden AS, Donald Trump, menyatakan negosiasi berjalan dengan lancar, dan akan berlanjut pekan depan, dimana negosiator AS akan datang ke Beijing.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memprediksi neraca pembayaran Indonesia akan mengalami surplus di kuartal-I tahun ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo setelah mempertahankan suku bunga acuan 6,0% pasca Rapat Dewan Gubernur (RDG) di pekan Ini.


Source : cnbc indonesia


PT. Kontak Perkasa Futures

22 Maret 2019

Ini Tips dan Cara Aman Investasi

Source : w w w . c e r m a t i . c o m

PT. KONTAK PERKASA FUTURES - hal yang harus diperhatikan Agar investasi Anda memberikan hasil yang memuaskan, jangan malas untuk mencari informasi dan mempelajarinya. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan sebelum Anda berinvestasi saham.

1. Konsultasi Sebelum Membeli Saham

Sebelum berinvestasi saham, Anda harus memahami cara membeli saham Indonesia di bursa saham. Caranya, Anda terlebih dahulu membuka rekening saham atas nama Anda. Pembukaan rekening saham dilakukan ke perusahaan sekuritas (perusahaan pialang atau perusahaan broker saham). Secara teknis, pembukaan rekening saham mirip dengan pembukaan rekening tabungan. Umumnya, saldo awal rekening untuk investasi saham dimulai dari Rp5 juta sebagai saldo awal minimal.

Proses lainnya, Anda akan diminta untuk mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening investor dengan melampirkan data identitas alamat tempat tinggal, data usaha atau pekerjaan, data ahli waris, dan copy rekening buku tabungan Anda. Transaksi jual beli saham dilakukan melalui perantara bernama perusahaan sekuritas. Setelah Anda memiliki rekening saham, Anda bisa memulai membeli saham yang Anda inginkan. Lakukan konsultasi saat Anda memilih saham sebelum melakukan pembelian. Aktiflah bertanya dan mempelajari saham-saham perusahaan yang memiliki prospek bagus untuk investasi.

2. Monitor Informasi Saham Perusahaan

Sebelum Anda membeli saham, pelajari analisa fundamental sederhana tentang kondisi perusahaan saham yang Anda pilih. Lakukan monitoring pada berita-berita terkait perusahaan tersebut. Tujuan memonitoring adalah melihat kondisi perusahaan tersebut apakah perusahaan yang bertumbuh dan berkembang dengan sehat dan menuai untung atau sebaliknya. Selain itu, perhatikan pula  berita lainnya seperti rencana bisnis perusahaan tersebut, apakah perusahaan tersebut memiliki rencana untuk ekspansi bisnis, akuisisi perusahaan baru, atau sebaliknya memiliki rencana untuk pengurangan atau penyusutan bisnis.

Pelajari pula kinerja perusahaan saham-saham yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Anda bisa mendapatkan banyak informasi dari website BEI tentang prospektus perusahaan, profile perusahaan,  laporan keuangan, hingga berita pasar modal lainnya.  Tujuannya, agar Anda bisa mengetahui perkembangan saham perusahaan yang Anda pilih tersebut, hal ini berkaitan erat dengan hasil invetasi yang akan Anda peroleh. Jika perusahaan memiliki rencana bisnis yang bagus dan bertumbuh sehat, sahamnya juga akan mengalami hal yang sama.

3. Lakukan Analisa Teknikal

Sebagai investor, Anda perlu mempelajari cara melakukan analisa teknikal sederhana terhadap saham-saham yang Anda pilih. Tujuannya, agar saham yang Anda beli memiliki harga beli dan jual terbaik. Amati pula pergerakan harga saham dengan melihat grafik harga saham. Hal ini akan berpengaruh pada keputusan transaksi jual atau beli, jika harga saham perusahaan yang Anda incar sedang murah, dan Anda meyakini saham tersebut memiliki prospek bagus nantinya, maka ini menjadi timing atau waktu yang tepat untuk membelinya.

4. Pahami Risiko Eksternal Saham

Selain faktor internal, investasi di pasar modal juga dipengaruhi oleh risiko eksternal. Nilai investasi Anda di pasar modal bisa naik atau turun karena faktor eksternal, antara lain, kondisi perekonomian (perlambatan ekonomi atau percepatan ekonomi) dalam negeri, kondisi ekonomi global, stabilitas kondisi politik dalam negeri, pengaruh nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kebijakan pemerintah dan lain sebagainya.

5. Hindari Hanya Membeli Satu Jenis Saham

Saham merupakan instrumen investasi pasar modal yang tengah berkembang di Indonesia. Investasi saham dapat mendatangkan keuntungan dalam jumlah besar jika Anda memahami betul cara bermain saham untuk investasi. Tapi bisa juga sebaliknya, Anda bisa merugi besar karena bermain saham. Hindari menanamkan dana hanya pada salah satu jenis saham tertentu, untuk mengantisipasi berbagai faktor eksternal dan internal yang akan menyebabkan harga saham Anda mengalami penurunan. Menanamkan seluruh dana Anda pada satu saham saja, berisiko rugi lebih besar ketimbang Anda membagi-bagi dana Anda untuk membeli 2 atau 3 jenis saham. Alasannya, jika salah satu saham Anda mengalami kerugian, Anda masih berpeluang untuk meraup untung dari saham-saham Anda yang lainnya.

6. Cek Likuiditas Saham Perusahaan

Cara berinvestasi saham dengan aman adalah dengan memahami strategi investasi untuk meminimalisir risiko yang terjadi sehingga Anda dapat memaksimalkan untung investasi. Sebelum memutuskan membeli saham, sebaiknya periksalah likuiditas saham perusahaan yang akan Anda beli. Apakah saham tersebut likuid dan bagus untuk dibeli atau sebaliknya. Baca dan pelajari rincian data keuangan perusahaan tersebut dari website Bursa Efek Indonesia atau alamat website perusahaan. Pelajari dan perhatikan nilai rasio-rasio keuangan penting. Lakukan analisa fundamental dengan melihat nilai harga saham, laba per saham dalam laporan keuangan, hingga melakukan analisa teknikal dengan melihat tren perubahan harga market, baik dari volume maupun harga saham.

7. Selektif Memilih Perusahaan Sekuritas atau Broker

Dari semua tips, hal yang paling penting yaitu pastikan perusahaan sekuritas yang Anda pilih terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anda juga bisa memeriksa likuiditas perusahaan broker selaku Penjamin Emisi Efek atau Perantara Pedagang Efek di website Bursa Efek Indonesia, mencek laporan keuangan perusahaan tersebut dan cek kredibilitasnya dalam memberikan informasi secara rutin tentang investasi kepada kliennya.