Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

13 Maret 2018

BEI Kalteng Dorong Pedagang Tradisional Jadi Investor

Kontak Perkasa, - Palangka raya, Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Palangka Raya, Kalimantan Tengah mendorong para pedagang di pasar tradisional menjadi investor di pasar modal Indonesia.

"Untuk triwulan pertama tahun ini kita targetkan satu galeri investasi di area pasar tradisional dapat terbentuk. Ini guna mendorong minat para pedagang tradisional untuk menjadi investor baru di pasar modal," kata Kepala Kantor BEI Kantor Perwakilan Palangka Raya, Cahyanto Kristadi, di Palangka Raya, Senin (12/3/2018).

Cahyanto Kristadi mengatakan satu galeri di Pasar Kahayan, "Kota Cantik" Palangka Raya segera terbentuk.

Untuk itu, saat ini terus berkoordinasi dengan pihak terkait terutama pemerintah daerah selaku penanggung jawab pengelolaan pasar tradisional.

"Ke depan, tidak hanya pasar tradisional di Palangka Raya namun kita harap juga bisa merambah ke pasar tradisional lain di Kalteng," katanya.

Dia menerangkan, salah satu syarat utama pendirian galeri di pasar tradisional ialah ketersediaan dan dukungan pemerintah daerah untuk membentuk galeri investasi itu.

Selain pasar tradisional, BEI Kantor Perwakilan Palangka Raya yang wilayah kerjanya mencakup Provinsi Kalimantan Tengah juga menargetkan minimal membentuk dua galeri investasi di tingkat universitas.

"Sampai saat ini, untuk wilayah Kalteng sudah terbentuk empat galeri investasi dan untuk tahun ini minimal dua galeri investasi di tingkat universitas juga akan terbentuk lagi," katanya.

BEI Kantor Perwakilan Palangka Raya pun mengaku siap memfasilitasi pembentukan galeri investasi maupun pemberian materi investasi di pasar modal jika ada pihak lain baik instansi swasta dan pemerintah yang memintanya.

Masyarakat pun diimbau jeli dan berhati-hati saat berinvestasi agar terhindar dalam praktik-praktik investasi bodong yang menawarkan keuntungan besar dalam jangka pendek. Pada 2018, BEI Kantor Perwakilan Palangka Raya menargetkan 1.200 orang yang akan menjadi investor baru di pasar modal. Pihaknya pun mencatat hingga akhir 2017 sebanyak 2.459 masyarakat di Kalimantan Tengah telah bergabung menjadi investor di pasar modal Indonesia.

09 Maret 2018

Kontak Perkasa Futures | Rupiah Tembus 13.800 per Dolar AS, IHSG Naik 1 Persen


Kontak Perkasa, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat mengalami penguatan tajam. Sementara posisi rupiah kembali tembus di level Rp 13.800 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pada perdagangan sore ini (8/3/2018), IHSG ditutup di zona hijau dengan kenaikan 74,75 poin atau 1,17 persen ke level 6.443,02. Indeks saham LQ45 terpantau naik 1,36 persen.

Kenaikan IHSG ditopang penguatan di hampir seluruh sektor saham. Sektor keuangan memimpin penguatan dengan lonjakan 2,36 persen.

Diikuti sektor saham infrastruktur naik 1,67 persen, dan industri dasar terkerek 1,06 persen. Sedangkan sektor saham pertambangan justru tergelincir sebesar 0,34 persen.

Sebanyak 205 saham mengalami penguatan, 163 saham melemah, dan sebanyak 114 saham stagnan. Nilai transaksi perdagangan senilai Rp 9 triliun, volume transaksi tercatat mencapai 10 miliar saham, dan total frekuensi perdagangan sebanyak 489.606 kali.

Investor asing masih tercatat melakukan penjualan senilai Rp 165,29 miliar di seluruh pasar. Aksi jual investor asing ini mulai berkurang ketimbang perdagangan kemarin. Sementara kurs rupiah berada di level 13.810 per dolar AS.

Saham-saham yang mengalami peningkatan pada perdagangan sore ini antara lain DEFI dengan kenaikan 24,71 persen. Selanjutnya, saham PNIN mengekor dengan kenaikan 23,21 persen, dan SSTM menguat 22,71 persen.

Di tengah penguatan, ada saham-saham yang justru terperosok dalam, antara lain saham PSDN yang melemah sebesar 18,37 persen, ASJT 15,32 persen, dan saham TALF merosot 12,50 persen.

Di bursa saham Asia, seluruh indeks utama kompak berada di zona hijau. Penguatan terbesar indeks saham Hang Seng Hong Kong yang mendaki 1,52 persen, diikuti indeks Kospi Korea Selatan yang naik 1,30 persen.

Indeks saham Strait Times naik 0,86 persen, indeks Taiwan menguat 0,73 persen, indeks Nikkei Jepang menanjak 0,54 persen, serta indeks saham Shanghai China naik 0,51 persen.

"IHSG menguat secara teknikal. Ini juga menunjukkan IHSG naik di tengah-tengah bayang rupiah," ujar Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya lewat pesan singkat diterima Liputan6.com.

Sebelumnya, William Suryawijaya menuturkan pergerakan IHSG berpotensi melaju naik dengan peluang teknikal rebound.

"Peluang teknikal rebound IHSG masih akan terlihat. Rilis data cadangan ekonomi memberikan dampak positif IHSG dengan range berada pada 6.345-6.523," ujarnya.

Sementara itu, Analis PT Recapital Asset Management, Kiswoyo Adi mengungkapkan pergerakan IHSG mengikuti kondisi bursa saham global saat ini.

"IHSG akan bergerak di level support 6.350 dan resisten 6.500," pungkasnya.

08 Maret 2018

PT Kontak Perkasa Futures | Waduh, IHSG 'Nyusruk' 2,03%

Kontak Perkasa, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu (7/3/2018) nyusruk ke posisi 6.368,26, anjlok 131,84 poin atau 2,03%. IHSG bahkan sempat menyentuh level terendahnya di 6.346,66 meski sempat berada di posisi tertingginya pada level 6.516,88. Hal yang sama terjadi pada indeks LQ45 yang ikut turun 24,62 poin atau 2,28% ke posisi 1.053,61.

Pada perdagangan hari ini investor bertransaksi senilai Rp9,7 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 437,471 kali transaksi, dengan volume 12,95 miliar lembar saham yang diperdagangkan. Sebanyak 68 saham menguat, 338 melemah, dan 88 saham tak bergerak. Hari ini investor asing melakukan jual bersih (nett sell) Rp1,17 triliun.

Seluruh sektor saham di BEI kompak melemah. Sektor saham pertambangan terkoreksi paling dalam dengan mencapai 3,56%, kemudian sektor saham konsumer merosot 3,07%, lalu di belakangnya ada sektor saham manufaktur yang turun 2,78%.

Adapun saham-saham yang berada di deretan top losers yakni SONA turun Rp850 atau 21,91% ke Rp3.030, LPIN turun Rp195 atau 19,5% ke Rp805, CSIS turun Rp315 atau 19,44% ke Rp1.305, IMAS turun Rp185 atau 13,86% ke Rp1.150, dan STAR turun Rp11 atau 11,58% ke Rp84.

Sementara saham-saham yang masuk top gainers adalah KMTR naik Rp155 atau 25% ke Rp775, RBMS naik Rp80 atau 25% ke Rp400, KDSI naik Rp145 atau 24,79% ke Rp730, CANI naik Rp56 atau 20% ke Rp336, dan KICI naik Rp36 atau 20% ke Rp 16.