Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

23 Januari 2018

PT Kontak Perkasa Futures | Harga Emas Antam Kini Dijual Rp 627 Ribu per Gram


Kontak Perkasa, Jakarta - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam kini di posisi Rp 627 ribu per gram pada perdagangan Selasa (23/1/2018). Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam di posisi Rp 628 ribu per gram.

Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback turun Rp 1.000 menjadi Rp 562 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, maka Antam akan membelinya di harga Rp 562 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.06 WIB, sebagian ukuran emas Antam tidak tersedia.

Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sedangkan di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.

Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram dipatok Rp 6.386.000 atau Rp 638.600 per gram. Sedangkan ukuran 20 gram sekitar Rp 12.375.000 atau Rp 618.750 per gram.

Antam juga mengeluarkan emas edisi Idul Fitri. Untuk ukuran 1 gram dijual di harga Rp 704.000. Ukuran 2 gram di jual Rp 1.290.000 dan 5 gram dijual Rp 3.067.000.

Rincian Harga

Berikut daftar harga emas yang dijual Antam:

* Pecahan 1 gram Rp 627.000

* Pecahan 5 gram Rp 2.986.000

* Pecahan 10 gram Rp 5.932.000

* Pecahan 25 gram Rp 14.756.000

* Pecahan 50 gram Rp 29.462.000

* Pecahan 100 gram Rp 58.875.000

* Pecahan 250 gram Rp 147.061.000

* Pecahan 500 gram Rp 293.4921.000.

22 Januari 2018

PT Kontak Perkasa Futures | Jual Saham Uber, Pria Ini Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia


Kontak Perkasa, New York - Pendiri dan Mantan CEO Uber Travis Kalanick kini menyandang status sebagai miliarder. Akuisisi saham yang dilakukan oleh SoftBank terhadap Uber memberi suntikan kekayaan tersendiri bagi mantan bos perusahaan transportasi tersebut.

Dilansir dari CNBC, Sabtu (20/1/2018), SoftBank kini menjadi pemegang saham terbesar Uber. Alhasil, pegawai terdahulu di perusahaan ini pun mampu mendapat keuntungan besar, termasuk Travis Kalanick.

Kalanick yang tidak lagi menjabat sebagai CEO sejak tahun lalu dilaporkan mendapat dana US$ 1,4 miliar setelah kesepakatan selesai. Tambahan dana ini turut mengerek kekayaan Kalanick ke angka US$ 4,74 miliar menurut Bloomberg.

Akuisisi yang dilakukan SoftBank membuat Uber memiliki nilai valuasi US$ 48 miliar. Selain memberi suntikan dana, SoftBank juga memberi dana likuiditas untuk pegawai terdahulu demi menurunkan tensi yang ditakutkan bisa menganggu kinerja perusahaan.

Sebelumnya, perusahaan jaringan transportasi Uber sepakat untuk melepaskan 15 persen sahamnya ke perusahaan telekomunikasi dan media Jepang Softbank. Saham yang dibeli Softbank tersebut berasal dari pemegang saham dan investor terdahulu Uber.

Pada Desember lalu, Softbank menyelesaikan penawaran tendernya untuk membeli saham Uber dengan kesepakatan senilai US$ 48 miliar atau setara Rp 648 triliun.

Tak hanya itu, seperti dilaporkan CNNMoney, SoftBank juga menyuntik modal dalam bentuk dana segar US$ 1,25 miliar untuk Uber. Pembelian ini akan memicu perubahan pada perusahaan aplikasi transportasi online itu yang saat ini tengah sibuk menghadapi tuduhan kejahatan, gugatan hukum dan keluhan terhadap kultur kerja.

Kedua perusahaan mengkonfirmasi kabar akuisisi tersebut. Penyelesaian transaksi akan selesai pada Januari 2018.

18 Januari 2018

PT Kontak Perkasa Futures | Polda Metro Periksa Sandiaga Uno Pagi Ini


Kontak Perkasa, Jakarta - Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno pagi ini. Sandi diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penggelapan dan pemalsuan terkait jual-beli lahan di Curug, Tangerang.

"Iya agendanya pagi ini jam 10.00 WIB Pak Sandiaga diperiksa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (18/1/2018).

Sebelumnya, Argo menyampaikan pemanggilan terhadap Sandi ini karena adanya 'nyanyian' dari Andreas Tjahjadi. Andreas yang merupakan rekan Sandiaga saat di PT Japirex telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Tentunya kita kan sudah memberkas tersangka Andreas, di situ dari keterangan Andreas dia sebut ada nama Pak Sandiaga," kata Argo, Rabu (17/1).

Hanya saja, Argo tidak menjelaskan keterangan apa yang disampaikan Andreas berkaitan dengan Sandi ini. "Jadi itu yang harus kita periksa, akan kita mintai keterangan (dari Sandi-red)," imbuhnya.

Andreas sendiri ditahan polisi sejak tanggal 15 November 2017. Andreas ditahan atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam jual-beli aser sebidang tanah senilai Rp 8 miliar di Curug, Tangerang, yang diklaim sebagai tanah milik rekan pelapor, Djoni Hidajat. Dalam laporan itu, selain Andreas, Sandiaga juga dilaporkan ke polisi.
(mei/dhn)