Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

03 Januari 2018

PT Kontak Perkasa Futures | Freeport Bakal IPO? Dirut BEI: Secara Prinsip Mereka Mau

Kontak Perkasa, Jakarta - Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan bahwa pihaknya berharap PT Freeport Indonesia melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offeting/IPO) di Bursa Efek Indonesia.

"Kasih kesempatan masyarakat miliki saham mereka," katanya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga sempat melakukan pembicaraan dengan pihak Freeport Indonesia untuk melepas sebagian sahamnya ke publik melalui mekanisme IPO.

"Secara prinsip, mereka (Freeport) mau," ucapnya.

02 Januari 2018

Kontak Perkasa Futures | Listrik Sempat Mati, Perdagangan Saham BEI Tetap Berjalan Normal

Kontak Perkasa, Jakarta - Perdagangan efek di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap akan berjalan dengan normal walaupun sempat terjadi gangguan listrik di Gedung BEI.

"Upaya pemulihan yang disertai dengan manajemen krisis yang baik mampu mengantisipasi risiko sehingga investor tetap dapat bertransaksi dengan normal pada perdagangan di awal tahun 2018," jelas Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis, Selasa (2/1/2018).

Sebelumnya perlu diketahui bahwa sempat terjadi gangguan listrik di gedung BEI pada hari ini, Selasa, 2 Januari 2018, pukul 07.14 waktu JATS tanpa ada gangguan di sistem perdagangan efek Jakarta Automated Trading System (JATS).

Setelah melalui berbagai upaya pemulihan dan manajemen krisis yang baik, pada pukul 08.15 waktu JATS, diputuskan bahwa perdagangan telah berjalan normal seperti biasa tanpa adanya perubahan jadwal perdagangan.

Untuk diketahui, perdagangan saham pada 2018 akan dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla(JK). Sebelumnya perdagangan saham 2017 ditutup Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pak JK (yang buka perdagangan saham)," kata Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio ketika dikonfirmasi Liputan6.com, Selasa (2/1/2017).

IHSG sendiri ditutup positif pada penutupan perdagangan saham 2017. IHSG ditutup dengan rekor baru pada level 6.355,65 atau menguat sebanyak 41,60 poin (0,66 persen). Presiden Jokowi menyebut, hal itu di luar diperkiraan.

29 Desember 2017

PT Kontak Perkasa Futures | Sektor Teknologi Dorong Kenaikan Wall Street

Kontak Perkasa, Jakarta - Wall Street naik tipis pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta). Pendorong kenaikan bursa saham di Amerika Serikat (AS) ini adalah sektor teknologi dan dibantu sedikit oleh sektor pertambangan.

Mengutip Reuters, Jumat (29/12/2017), Dow Jones Industrial Average naik 63,21 poin atau 0,26 persen menjadi 24.837,51. Untuk S&P 500 naik 4,92 poin atau 0,18 persen menjadi 2.687,54. Sedangkan Nasdaq Composite naik 10,82 poin atau 0,16 persen menjadi 6,950.16.

Sektor saham teknologi naik 0,1 persen dan mencatatkan kenaikan kedua berturut0turut dalam lima sesi terakhir. Indeks tersebut memang mengalami sedikit kesulitan di akhir tahun ini.

Namun jika melihat kebelakang, sektor teknologi merupakan sektor dengan kinerja terbaik sepanjang 2017. Sektor ini mampu naik lebih 37 persen di tahun ini.

"Saya rasa sektor ini juga masih akan berjaya di tahun depan," jelas senior vice president U.S. Bank Wealth Management di Helena, Montana, Bill Northey.

Saham Apple ditutup naik 0,3 persen sedangkan untuk saham Amazon naik tipis 0,3 persen.

Volume perdagangan memang tipis karena mendekati libur tahun baru. Banyak pelaku pasar yang sudah libur.

Selain itu, kenaikan harga tembaga 0,6 persen membantu mengangkat sektor tambang 0,4 persen, yang dipimpin oleh kenaikan 3,1 persen di Freeport-McMoRan.

Perdagangan sebelumnya

Pada perdagangan sebelumnya, Wall Street juga menguat tipis dipicu kenaikan saham teknologi yang mengimbangi kerugian pada saham energi.

"Saham teknologi sangat meningkat," kata Stephen Massocca, Wakil Presiden Senior di Wedbush Securities di San Francisco.

Namun volume perdagangan kali ini sedikit teredam perdagangan yang singkat, karena berlangsungnya liburan antara Natal dan Tahun Baru.

Selain Facebook dan Microsoft, kenaikan pada sektor teknologi antara lain terjadi pada saham pengembang teknologi wireless-charging Energous Corp yang melonjak 168,1 persen menjadi US$ 23,70 setelah mendapat sertifikasi untuk pemancar pengisian nirkabelnya.

Saat teknologi naik, saham energi justru turun. Ini akibat harga minyak yang turun setelah mencapai level tertinggi dalam dua setengah tahun di sesi sebelumnya, menekan indeks energi S&P sebesar 0,3 persen.