Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

19 Desember 2017

PT. Kontak Perkasa Futures | Perdana Masuk Bursa, Saham Perusahaan Asuransi Ini Langsung Melejit

Kontak Perkasa, Jakarta - PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) pada hari ini (18/12/2017) mencatatkan sahamnya di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada saat perdana diperdagangkan, saham JMAS langsung melesat jauh naik 70 persen ke posisi Rp238 per saham, atau naik Rp98 per saham. Saham perusahaan ditransaksi sebanyak 18 kali dengan volume sebanyak 630 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp14,99 juta.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat menyatakan, dengan pencatatan JMAS sebagai asuransi syariah pertama, diharapkan bisa mendorong usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menjadi perusahaan terbuka.

"Seperti yang kita sampaikan, tidak‎ perlu menunggu besar untuk IPO, tapi dengan IPO maka bisa menjadi perusahaan besar," ujarmya di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Pada penawaran umum perdana saham (Initial Public Offerimg/IPO) perseroan melepas saham sebanyak-banyaknya 400 juta saham di harga Rp140 per saham. Dengan begitu, dana yang akan dikantongi sebesar Rp56 miliar dari proses hajatan IPO tersebut. Dana tersebut akan gunakan keseluruhannya untuk biaya emisi.

Asuransi JMA Syariah merupakan perusahaan asuransi jiwa syariah yang didirikan oleh KOSPIN JASA dan insan-insan pelaku ekonomi koperasi Indonesia. JMAS telah menerima izin beroperasi dari OJK per September 2015.

Sebelum JMAS, telah ada 33 emiten yang meresmikan listing. Dengan begitu, tinggal ada satu perusahaan yang merealisasikan listing guna memenuhi target bursa sebanyak 35 perusahaan yang IPO di tahun ini.‎

15 Desember 2017

IHSG meroket ke rekor tertinggi sepanjang masa

Kontak Perkasa - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Kamis (14/12). IHSG melonjak 59,05 poin atau 0,98% ke level 6.113,65.

Lonjakan IHSG ini ditopang oleh total volume perdagangan 27,36 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 9,66 triliun. Lonjakan volume ini terjadi pada saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebanyak 12,39 miliar saham di pasar negosiasi.

Seluruh sektor menguat, dengan lompatan terbesar di sektor industri. Sektor industri dasar melompat 2,94% dan sektor aneka industri melonjak 2,49%.

Sektor konstruksi menguat 1,61% dan sektor manufaktur menguat 1,40%. Sektor perdagangan pun menguat tebal hingga 1,11%. Sektor infrastruktur menanjak 0,99%.

Sektor perkebunan menguat 0,70%. Sektor keuangan mendaki 0,40%. Sedangkan sektor dengan kenaikan terkecil adalah pertambangan, yakni 0,34%.

Sebanyak 187 saham menguat, 135 saham melemah dan 134 saham bergerak mendatar. Top gainers pada indeks LQ45 hari ini adalah:
- PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) 10,24%
- PT Hanson International Tbk 9MYRX) 10,00%
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 7,94%

Sedangkan top losers LQ45 terdiri dari:
- PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) -4,84%
- PT XL Axiata Tbk (EXCL) -1,29%
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) -1,05%

Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 427,56 miliar di pasar reguler. Sedangkan di seluruh pasar, asing tercatat jual bersih Rp 100,77 miliar.

Pembelian bersih asing terbesar adalah saham PT Pelayaran Tamain Samudra Tbk (TAMU) Rp 178,9 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 128,1 miliar, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 122,4 miliar.

Sedangkan penjualan bersih asing cukup besar pada saham-saham BNBR Rp 614,5 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 266,4 miliar, dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) Rp 52,3 miliar.

14 Desember 2017

DPR 'Endus' Motif Trump Akui Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel

Kontak Perkasa, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR Ahmad Hanafi Rais mengatakan pengakuan Presiden AS Donald Trump bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel merupakan pengalihan isu atas beragam persoalan dalam negeri AS. Menurutnya, reaksi dunia yang menentang keputusan Trump, diikuti dengan pemindahan Kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, akan mendatangkan dukungan dari rakyat AS kepada Trump.

Putra Amien Rais itu mengatakan dengan reaksi keras dari dunia dapat mengalihkan perhatian publik AS atas permasalahan domestik mereka. Mengetahui bahwa presiden mereka mendapat sorotan dunia, katanya, rakyat AS akan memberikan dukungan kepada pemimpin mereka.

Menurut pimpinan komisi DPR yang antara lain membidangi masalah luar negeri ini, hal paling efektif mengatasi kegaduhan dunia atas keputusan Trump itu adalah dengan menggelar sidang istimewa Majelis Umum PBB untuk menghasilkan resolusi baru menjamin terpeliharanya keamanan di Palestina sebagai negara berdaulat, termasuk di Yerusalem.

"Mengagendakan pembahasan di Dewan Keamanan PBB pasti akan diveto AS. Kalau di Majelis Umum PBB tidak ada veto," katanya.

Terkait sikap resmi Indonesia yang memberikan dukungan penuh kepada Palestina, menurut Hanafi, sudah bagus.