Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

30 November 2017

Ini Alasan Rina Nose Tak Lagi Bawakan Acara Dangdut Academy Asia

Kontak Perkasa, Jakarta - Satu tahun lamanya Rina Nose mantap mengenakan hijab. Namun, terhitung awal November lalu, ia memilih menanggalkan hijabnya. Terkait keputusan tersebut, sejumlah pihak menghujaninya dengan respons negatif.

Tak lama kemudian, Rina Nose pun diketahui tak lagi memandu acara Dangdut Academy Asia 3 yang tayang di Indosiar. Gosip miring pun berembus kencang. Ada yang menyebut bahwa ia telah dikeluarkan. Namun, isu ini dipatahkan oleh Director Programming SCM, Harsiwi Achmad.

Menurut penuturannya, Rina Nose tengah izin untuk istirahat sejenak sampai semua keadaan kembali kondusif. Sebab, tak semua orang menilai positif akan keputusannya melepas hijab.

"Jadi sebenarnya Rina Nose enggak tampil di D'Academy Asia karena dia mau menenangkan diri dulu. Pokoknya dia mau menenangkan diri dulu," ucap Harsiwi Achmad, seperti dilansir dari bintang.com.

Rating Anjlok?

Lantas, apakah ketiadaan Rina Nose membuat rating Dangdut Academy Asia 3 mengalami penurunan? Seperti diketahui, selama ini Rina Nose sukses menghidupkan jalannya acara berkat sisi humorisnya.

"Enggak ya, enggak terlalu (berpengaruh). Karena menurut saya penonton atau netizen pintar juga ya. Kan sebenarnya enggak ada hubungan pribadi di situ dengan acara Dangdut Academy," lanjut Harsiwi Achmad.

Sejak memutuskan rehat, posisi Rina Nose digantikan dengan presenter kondang, Okkie Lukman.

29 November 2017

Resmi Jadi Tersangka, Ahmad Dhani Bakal Ditahan?

Kontak Perkasa, Jakarta - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan membantah tuduhan penetapan tersangka terhadap musisi Ahmad Dhani terkait dugaan ujaran kebencian melalui media sosial bersifat politis.

"Saya murni hanya melakukan tugas sebagai penegak hukum dan tidak melihat ada unsur lainnya," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Iwan Kurniawan di Jakarta Selasa (28/11/2017).

Iwan mengatakan penyidik kepolisian menjalankan tugas dengan menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan Ahmad Dhani. Selanjutnya, Iwan menyatakan polisi menyelidiki dan menyidik laporan itu yang menemukan dua alat bukti untuk menetapkan tersangka terhadap Ahmad Dhani.

"Pertimbangan dua alat bukti jadi itu pertimbangan yuridis kita untuk menetapkan tersangka," ujar Iwan.

Iwan mengungkapkan penyidik telah melayangkan surat panggilan kepada Dhani sebagai tersangka pada Kamis (30/11). Namun Iwan menuturkan penyidik belum terpikirkan untuk menahan maupun mencekal suami dari penyanyi Mulan Jameela itu. Berdasarkan informasi, penyidik menetapkan tersangka terhadap Dhani sejak gelar perkara pada 23 November 2017.

Seorang warga Jack Lapian melaporkan Dhani yang menuliskan status yang dianggap menghasut dan menyebarkan kebencian melalui aku twitter "@AHMADDHANIPRAST" lewat cuitannya " pada 6 Maret 2017.

28 November 2017

Pernikahan ABG Bikin Heboh Warga Polewali Mandar

Kontak Perkasa, Polewali Mandar - Pernikahan anak di bawah umur terjadi di Lampa, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat pada Minggu, 26 November 2017. Dua sejoli yang masih duduk di bangku sekolah menengah itu adalah Arling Prama Aspar dan Andini Pratiwi.

"Iya memang betul, ijab kabulnya tadi siang di rumah mempelai perempuan," kata Ansar, kakak kandung Arling Prama Aspar kepada Liputan6.com, Minggu, 26 November 2017.

Ansar mengungkapkan bahwa adiknya, Arling Prama Aspar, saat ini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), sementara wanita yang saat ini menjadi istri adiknya, Andini Pratiwi, baru saja lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Adik saya kelas dua SMA, sudah 17 tahun. Kalau istrinya baru 15 tahun," sebut Ansar.

Sebelum resmi menikah dan menjadi pasangan suami istri, Arling dan Andini memang telah menjalin kasih. Keduanya dipertemukan karena kecintaan mereka terhadap seni dan budaya suku Mandar.

"Baru delapan bulan pacaran, sebelumnya mereka dipertemukan karena sama-sama suka seni. Adik saya aktif di sanggar seni Paqbanua, sementara istrinya penari di sanggar tari Sandeq," jelas Aspar.

Terlanjur Cinta

Ansar menjelaskan alasan Arling dan Andini dinikahkan pada usia yang masih sangat muda karena mereka sudah terlanjur saling cinta.

"Karena sudah suka sama suka, tidak ada unsur paksaan," kata Ansar.

Selain itu, Ansar juga menyebutkan bahwa pihak keluarga khawatir jika adik laki-lakinya dan kekasihnya itu berbuat zina. Sebelum itu terjadi, pihak keluarga bersepakat mengizinkan permintaan keduanya untuk menikah.

"Betul (khawatir keduanya berzina), dan dari interogasi kami sebelum dinikahkan tidak ada indikasi ke arah sana," Ansar menjelaskan.

Setelah keluarga Arling dan Andini sepakat, segala persyaratan untuk keperluan pernikahan keduanya pun dipersiapkan, termasuk izin dari pengadilan agama karena usia mereka yang masih di bawah umur.

"Lewat pengadilan dulu, karena enggak cukup umur biar ada kepastian hukumnya," Ansar menambahkan.

Komentar Seru Warganet

Pernikahan Arling dan Andini ternyata banyak menarik perhatian publik, terutama pengguna situs jejaring sosial Facebook. Tak sedikit pengguna Facebook yang mengunggah foto pernikahan keduanya.

Akun Facebook milik Angraeni Ismail misalnya, ia mengunggah satu buah foto pernikahan Arling dan Andini yang memegang buku nikah dan mendokan agar keluarga Arling dan Andini menjadi keluarga yang sakinah.

"Samawa andini & arling... #pernikahan dini bukan cintax yg terlarang tp waktu sj blm tepat.. @ polman," tulis Angraeni Ismail.

Akun Facebook Harfiya Sriwahyuni Hafied Abinaya juga mengunggah foto pernikahan Arling dan Andini. Dia menuliskan bahwa pernikahan keduanya adalah pernikahan anak zaman sekarang.

"PERnikahan kids jaman now,, samawaki Andinipratiwi...dan Arling..," tulis Harfiya Sriwahyuni Hafied Abinaya saat mengunggah tiga buah foto pernikahan Arling dan Andini.