Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

22 November 2017

Dua Sejoli Korban Diarak Warga Tangerang Resmi Menikah

Kontak Perkasa - Tangerang - Dua sejoli korban main hakim sendiri warga Sukamulya, Cikupa Kabupaten Tangerang, karena dituduh mesum akhirnya resmi menjadi suami istri. Keduanya melangsungkan akad nikah di kediaman mempelai pria di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (21/11/2017).

RN (28) dan MA (20) sangat bahagia ketika penghulu serta saksi mengatakan "sah" sesaat kalimat ijab kabul terucap lantang. Akad nikah berlangsung hikmat dan sederhana di kediaman mempelai lelaki. Kakak kandung MA hadir sebagai wali nikah adiknya itu.

RN tampak gagah mengenakan kemeja putih yang dipadukan dengan celana bahan hitam, lengkap dengan peci berwarna hitam. MA juga tampil cantik yang berkebaya putih dan jilbab warna senada.

Suasana sangat haru, orangtua RN menangis bahagia ketika anaknya itu resmi menikah. "Alhamdulillah lega," ujar F, ibu kandung RN.

Dia meminta agar kejadian kelam yang menimpa anak dan menantunya itu tidak usah diperpanjang atau diungkit lagi. "Yang sudah mah sudah, jadi pelajaran buat keluarga saya," katanya.

F juga enggan membahas apa yang sudah menimpa keluarganya itu. Dia mengaku anaknya maupun menantunya masih trauma, apalagi kalau melihat pemberitaan maupun media sosial.

Terpenting, anaknya sudah menikahi MA sehingga sudah tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan hubungan keduanya. "Yang penting sudah beres, sudah tenang sekarang mah," imbuhnya.

Sementara itu, Lurah Sukamulya, Budi Muhdini mengatakan, pernikahan tersebut dilangsungkan di kediaman mempelai pria di Kampung Bugel, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

"Ya betul, keduanya sudah melangsungkan pernikahan. Hal ini mungkin cepat dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan," ujarnya.

Pelaksanaan akad nikah keduanya dilakukan dengan sederhana serta disaksikan langsung oleh para jajaran pemerintah daerah dan aparat kepolisian.

"Ya, harapannya mereka dapat menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah. Dengan membuka kehidupan yang baru. Sementara, untuk kasusnya kita serahkan kepada kepolisian," kata Budi.

Kronologi

Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif menyampaikan, kejadian itu bermula saat R mendatangi M sambil membawa makanan pada Sabtu, 11 November 2017 sekitar pukul 23.30 WIB.

"Tidak lama warga datang kemudian memaksa mereka mengaku telah berbuat mesum," tutur Sabilul saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Selasa, 14 November 2017.

R saat itu sedang menumpang untuk sikat gigi di kamar mandi kontrakan M. Warga yang tidak percaya kemudian menuduh pria itu bersembunyi di kamar mandi.

"Langsung ditarik, disuruh ngaku. Kalau enggak nanti ditelanjangi," kata dia.

Keduanya menampik tuduhan itu. Warga yang semakin marah langsung menelanjangi keduanya. R hanya disisakan celana dalam, sementara M berkaus dan bercelana dalam.

"Korban dikeroyok di kontrakan ceweknya. Mereka luka-luka," ujar Sabilul.

Tak puas, warga kemudian mengarak keduanya sambil mengabadikan peristiwa itu menggunakan kamera telepon genggam. Bahkan, dalam video berdurasi sekitar empat menit yang juga viral itu, terdengar ucapan kasar dan tamparan yang dilakukan massa.

Si perempuan juga menjerit histeris lantaran kausnya dibuka paksa. Mereka kemudian digiring ke pos RW setempat setelah sekitar satu jam jadi tontonan.

"Bukan pasangan mesum. Memang mau nikah," Sabilul menandaskan.

17 November 2017

Setya Novanto Kecelakaan dan Dirawat di RS, Ini Tanggapan KPK

kontak Perkasa - Jakarta - Ketua DPR RI Setya Novanto sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Medika Pertama Hijau, Jakarta Barat.

Tersangka kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) itu mengalami kecelakaan pada Kamis malam, 16 November 2017.

Sementara itu, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, pihaknya telah mengirim tim menuju ke rumah sakit di mana Setya Novanto dirawat.

"Tim melakukan pengecekan, akan diperhatikan kondisi tersangka, kronologi dilihat, apakah kecelakaan benar-benar terjadi dan berakibat tidak bisa dilakukan pemeriksaan atau tidak," kata Febri di Gedung KPK, Kamis malam (16/11/2017).

Jika kecelakaan benar terjadi, Febri menambahkan, akan dicek apakah posisi mobil menuju KPK, atau arah lain.

"Secara teknis apakah berdampak di dalam mobil, berapa orang yang dirawat. Tim sudah ditugaskan ke sana," kata Febri.

Tak Ganggu Penyidikan

Dia menambahkan, hingga saat ini penanganan kasus KTP elektronik terus berjalan.

"Apa yang jadi bagian tidak terduga tetap dihitung.

Akan ada pertimbangan lebih lanjut untuk melakukan pemeriksaan ke depan," kata dia, menambahkan, untuk soal medis, KPK bisa minta pertimbangan IDI.

Sebelumnya, menurut pengacaranya, Fredrick Yunadi, Setya Novanto dalam kondisi parah.

"Kondisi Ketum (Ketua Umum Partai Golkar) kepalanya bengkak kanan kiri," kata dia di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Kamis malam (16/11/2017).

"Setya Novanto disuntik obat penenang dan belum siuman. Kata dokter potensi geger otak," tambah dia.

14 November 2017

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 622.553 per Gram

Kontak Perkasa - Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam naik ke posisi Rp 622.553 per gram pada perdagangan Selasa (14/11/2017). Pada perdagangan Senin kemarin, harga emas Antam ada di angka Rp 621.544 per gram.

Sementara harga pembelian kembali atau buyback emas Antam turun ke posisi Rp 556 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas satu kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.15 WIB, sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia.

Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram dipatok Rp 6.336.520 atau Rp 633.652 ribu per gram. Adapun ukuran 20 gram sekitar Rp 12.274.485 atau Rp 613.724 per gram.

Antam juga mengeluarkan emas edisi Idul Fitri. Untuk ukuran 1 gram dijual di harga Rp 698.228. Ukuran 2 gram dijual Rp 1.280.421 dan 5 gram dijual Rp 3.042.135.

Berikut daftar harga emas yang dijual Antam:

* Pecahan 1 gram Rp 622.553

* Pecahan 5 gram Rp 2.966.460

* Pecahan 10 gram Rp 5.882.470

* Pecahan 25 gram Rp 14.630.500

* Pecahan 50 gram Rp 29.210.550

* Pecahan 100 gram Rp 58.370.650

* Pecahan 250 gram Rp 145.800.500

* Pecahan 500 gram Rp 291.399.200.