Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

03 Maret 2017

Raja Salman Kucuri RI Rp13,3 T, Mayoritas untuk Infrastruktur | PT. KONTAK PERKASA FUTURES

PT. KONTAK PERKASA FUTURES - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud akan mengucurkan investasi ke Indonesia. Salah satunya sebesar USD1 miliar atau sekitar Rp13,3 triliun (kurs Rp13.300/USD) sesuai penandatanganan 11 Memorandum of Understanding (Mou) yang diteken di Istana Bogor, Rabu lalu.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, mayoritas uang itu akan diinvestasikan di sektor infrastruktur. Negara mengkombinasikan investasi itu dengan pembiayaan (financing).

"Jadi, bisa saja digunakan untuk project financial yang kita combain dengan financing yang lain tapi itu (infrastruktur) yang USD750 juta," ujarnya di Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Sri Mulyani merasa Arab Fund yang beroperasi di berbagai negara, biasanya akan melakukan investasi di bidang infrastruktur atau berbagai proyek. Langkah tersebut dinilainya lumrah dilakukan suatu negara.

"USD750 juta adalah untuk financing program development. Sebetulnya rambunya masih sangat umum, belum diturunkan dalam kesepakatan yang detil," kata dia.

Sementara, sisanya sebesar USD250 juta untuk mendanai kegiatan atau mendukung ekspor Arab Saudi ke Indonesia yang sifatnya nonmigas. Jadi, eks direktur pelaksana Bank Dunia ini menilai mungkin mereka punya berbagai produk yang mungkin dibutuhkan Indonesia.

"Sama seperti Indonesia punya LPEI yang kita mendukung ekspor kita ke luar negeri. Sehingga, dengan skema financing mereka menggunakan itu," tuturnya.



Simak juga : PT. KONTAK PERKASA FUTURES
Sumber : ekbis.sindonews


02 Maret 2017

geri! Ini Sosok Kepala Botak Pengawal Raja Salman | PT. KONTAK PERKASA

PT. KONTAK PERKASA - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud akan tiba di Indonesia Rabu (1/3/2017) di Bandara Halim Perdanakusuma siang ini.

Ia juga akan membawa 1.500 orang dalam tur kunjungan yang dijadwalkan akan berlangsung selama satu bulan di kawasan Asia.

Ada yang menarik dalam kunjungan itu. Yaitu, disertakannya Brigadir Jenderal Abdul Aziz Al-Faghm dalam kunjungan itu.

Brigadir Jenderal Abdul Aziz Al-Faghm adalah sosok pengawal pribadi Raja Arab Saudi, bahkan sebelum Raja Salman menjabat ia juga setia mengawal Raja Abdullah.

Sejumlah prestasi dan pendidikan kemiliteran diraih Al-Faghm hingga dapat menjadi seorang pengawal handal.

Dilansir dari Arab News Ia lulus King Khalid Military College pada tahun 1991. Setelah lulus dalam sekolah tersebut ia kemudian diangkat menjadi Brigade Khusus sebelum dipindahkan ke Royal Guard, pasukan khusus pengawal raja.

Sebelumnya ia juga menjabat sebagai perwira penghubung untuk protokoler Raja Abdullah dan kewaspadaan. Darah pengabdian untuk raja juga mengalir di tubuh Al-Faghm, ayahnya bekerja untuk Raja Abdul Aziz selama 30 tahun.

Kepiawaiannya dalam dunia militer juga ditunjukkan setelah berlatih di pasukan elit Amerika Serikat, yakni US Army Master Parachutist jump wings dan US Navy Master Parachutist jump wings.

Dalam hal bertempur di darat, Abdul Aziz Al-Faghm bahkan bisa menerbangkan pesawat maupun helikopter dalam kondisi darurat.

Soal bom, tidak tanggung-tanggung, Ia bahkan dikenal punya kemampuan menjinakkan bahan peledak yang ia dapat melalui pelatihan selama lebih dari 10 tahun.

Namun siapa sangka jika Abdul Aziz Al-Faghm berusia 50 tahun. Sebagian menyebut kemampuan fisik yang ia miliki setara dengan pemuda berusia 20 tahun.


Simak juga : PT. KONTAK PERKASA
Sumber : www.arah.com

01 Maret 2017

LIPI siapkan bibit tanaman untuk Raja Salman | KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA FUTURES - Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya mendapat tugas untuk menyiapkan bibit tanaman yang akan ditanam oleh Raja Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud dari Arab Saudi saat berkunjung ke Istana Bogor. 

"Jenis tanaman yang kami siapkan ada enam jenis, yang terdiri dari 28 tanaman buah dan kayu," kata Staf Humas PKT Kebun Raya-LIPI, Ayi Doni Darussalam kepada Antara di Bogor, Selasa malam. 

Doni menyebutkan, jenis tanaman yang telah disiapkan oleh pihaknya terdiri dari 16 tanaman Kenari, dua tanaman Bisbul, dua tanaman Burahol, dua tanaman Eboni, dua tanaman Ulin, dua tanaman Gandaria dan dua tanaman Gaharu. 

"Yang ditanam dan dipersiapkan lubang tanamnya hanya 12 bibit saja. Kami lebihkan untuk dipilih oleh pihak Istana," kata Doni. 

Menurut Doni, lokasi penanaman oleh Raja Arab Saudi bersama Presiden Joko Widodo dipilih di lingkungan Istana Bogor. Pihak LIPI telah menyiapkan pula lubang tempat penanaman sekaligus papan penamaan. 

"Di Kebun Raya Bogor tidak ada kegiatan penanaman, lokasi penanaman ada di lingkungan Istana Bogor," katanya. 

Kunjungan Raja Salman ke Indonesia dengan membawa serta sekitar 1.500 delegasi, 10 diantaranya menteri dan 25 pangeran, dilaksanakan sebagai jawaban atas undangan Presiden Joko Widodo pada 2015.

Dalam pertemuan bilateral antara kedua pimpinan tersebut, pemerintah Indonesia dan Arab Saudi akan menyepakati 10 nota kesepahaman di bidang keamanan, kesehatan, pendidikan, budaya, investasi, UKM, pertanian, perikanan, operasional penerbangan sipil serta hal-hal mengenai Islam.

Kunjungan Raja Salman dijadwalkan 1-9 Maret, selama empat hari akan berada di Jakarta, dan sisa waktunya akan dihabiskan di Pulau Bali. 

Kedatangan Raja Salman dan rombongan akan diterima di Istana Bogor, akan dilangsungkan upacara penyambutan tamu kenegaran dan dilakukan penanaman pohon. 

Raja Salman juga dijadwalkan akan bertemu pimpinan sejumlah Ormas Islam di Masjid Istiqlal pada tanggal 2 Maret keesokan harinya.

COPYRIGHT © ANTARA 2017