Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

06 Januari 2017

Inikah Asal Usul Sate Taichan? | KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA FUTURES - Sate taichan mulai naik daun di kalangan masyarakat Jakarta tahun 2016. Amir yang merupakan pelopor sate taichan di daerah Senayan, Jakarta Pusat menceritakan awal mula sate taichan ini dibuat dan diberi nama 'Taichan'.
"Pertamanya ada pasangan yang laki-laki orang Jepang yang perempuan orang kita (Indonesia), masih ingat saya nama perempuannya, Inet. Laki-lakinya itu mau bikin sate sendiri. Dia kasih garam ke dagingnya sama jeruk (nipis) dan sambal. Terus saya tanya 'Ini sate apa namanya?' kata orangnya 'taichan!'," cerita Amir padaKompasTravel, Rabu (4/1/2017). 
Dari orang Jepang itulah nama dan resep sate taichan bermula. "Inet, (pembeli) yang perempuan sampai sekarang masih sering makan sate taichan di tempat saya. Cuma yang laki-laki Jepang sudah tidak pernah," kata Amir. 
Amir sendiri sebenarnya bernama asli Sunardi asal Madura. Ia berjualan sate bumbu kacang dari tahun 1981.
"Saya dulu jualan sate keliling. Pertama beli gerobak ada namanya Amir, ya sudah saya lanjutkan saja. Sekarang semua orang kenal saya namanya Amir," katanya.
Sampai suatu ketika Amir sudah tak berjualan sate keliling dan mangkal dengan gerobak di daerah Senayan. Itulah awal mula sate taichan berasal. Kedainya sendiri sekarang sudah pindah ke seberang jalan, tepat di depan pintu gerbang Stadion Gelora Bung Karno, Jalan Plaza Barat.
Dari pantauan KompasTravel ,ada lebih dari sepuluh penjual sate taichan di tempat baru yang menyerupai food court ala kaki lima tersebut.
"Ini penataan tempat dari kecamatan, kelurahan, dan GBK. Di sini makin banyak yang jual sate taichan, tetapi namanya nyari rezeki ya tidak masalah. Allah yang ngasih rezeki. Inet juga kalau datang ke sini sering tak percaya sendiri, ide sate taichan bisa jadi seramai ini," kata Amir.

( Simak juga : KONTAK PERKASA FUTURES )

Sumber : travel.kompas

05 Januari 2017

Tom Lembong: RI Tak Sendirian Hadapi Keperkasaan USD | PT. KONTAK PERKASA FUTURES

PT. KONTAK PERKASA FUTURES -  Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan, keperkasaan dolar Amerika Serikat (USD) yang diprediksi akan terjadi pada masa pemerintahan Presiden AS terpiih Donald Trump menjadi tantangan terberat Indonesia tahun ini.

Namun, Indonesia tidak sendirian menghadapi penguatan USD tersebut. Dia menuturkan, penguatan USD tidak hanya untuk mata uang rupiah melainkan ke seluruh mata uang di dunia. "Penguatan kurs dolar ini memengaruhi semua negara, tidak pandang bulu," katanya di Pacific Place, Jakarta, Rabu (4/1/2017).

Menurutnya, penguatan USD tidak sama seperti penguatan yang terjadi dua tahun lalu. Keperkasaan mata uang Negeri Paman Sam dua tahun lalu terjadi karena krisis kepercayaan yang dialami hanya oleh segelintir negara, termasuk Indonesia. Sementara saat ini, penguatan USD terjadi terhadap semua mata uang di dunia.

"Dua tahun lalu krisis kepercayaan terhadap segelintir negara, tapi sekarang tekanan dialami semua negara termasuk Jepang, Eropa, Tiongkok, Indonesia tidak sendiri dalam menghadapi tantangan," tandas Lembong.



Sumber : ekbis.sindonews

04 Januari 2017

Jusuf Kalla: Pasar Modal Penting Seperti Pasar Senen | PT. KONTAK PERKASA

PT. KONTAK PERKASA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan, pasar modal Indonesia penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan sama pentingnya seperti Pasar Senen.

"Pasar modal penting tapi yang penting lagi Pasar Senen, Pasar Tanah Abang. Enggak guna di sini naik di pasar turun, harus ada sinkronisasi dengan di bursa, kalau ini naik juga harus naik," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (3/1/2017).

JK menjelaskan, dana di pasar modal masih dikuasai oleh asing. Sehingga tidak hanya penting terkait angka di pasar modal kecuali fundamental ekonomi yang baik.

"Apalagi ini 60% asing, kita buang effort bukan hanya dituntut angka di sini tapi dituntut ekonomi mendasar di sini, baru orang masuk ke sektor BEI dengan baik," katanya.

Sistem kapitalisasi yang terbuka, JK menyampaikan, tetap mendukung proteksi tapi Indonesia punya keuntungan penduduk yang banyak, sumber daya yang lebih baik dari semuanya. Jika kelola dengan aman maka memberikan harapan dan kerja keras bisa buat indeks lebih baik.

"Tak hanya isu, harapan, janji, kita bisa beri harapan satu kali tapi kita tidak bisa beri harapan kosong berkali-kali. Upaya kita membangun bangsa harus punya modal kuat, Anda, BEI, lembaga bisa beri modal jangka panjang supaya ekonomi baik," pungkasnya. 


Simak juga : PT. KONTAK PERKASA

Sumber : ekbis.sindonews.