Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

20 Desember 2016

Emas berjangka naik karena teknikal "rebound` berlanjut | KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Senin (Selasa pagi WIB), karena para pedagang terus bereaksi terhadap perubahan informasi perdagangan teknikal setelah kenaikan suku bunga Fed pekan lalu.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari naik 5,3 dolar AS, atau 0,47 persen, menjadi menetap di 1.142,70 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Fokus hari ini berlanjutnya "rebound" kecil dalam harga logam mulia tetapi konsisten, setelah turun tajam menyusul kenaikan suku bunga bank sentral AS.

Para analis mencatat bahwa ketika penurunan tajam terjadi, sedikit kenaikan biasanya terjadi menyesuaikan dengan hukum penawaran dan permintaan. Pedagang sering menyebutnya "dead cat bounce" meskipun logam mulia memiliki prospek jangka panjang yang buruk, itu menjadi pembelian yang baik dalam jangka pendek.

Emas mendapat dukungan karena laporan awal Indeks Pembelian Manajer (PMI) sektor jasa yang dirilis oleh Markit Economics yang berbasis di Inggris menunjukkan sektor jasa AS jatuh lebih dari satu poin ke tingkat 53,4. 

Analis mencatat bahwa meskipun laporan PMI sebelumnya menunjukkan penguatan yang luar biasa, laporan ini tidak, dan dapat mendorong investor ke aset-aset "safe haven" logam mulia dalam jangka pendek, meskipun prospek jangka panjang untuk emas menjadi suram.

Logam mulia dicegah dari kenaikan lebih lanjut ketika indeks dolar AS naik 0,37 persen menjadi 103,16 pada pukul 18.30 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. 

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi para investor.

Ekuitas AS sebagian besar mengikuti dolar AS juga, dengan Dow Jones Industrial Average AS naik 44 poin atau 0,23 persen pada pukul 18.30 GMT.

Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas mengalami kerugian, logam mulia biasanya naik karena investor mencari tempat yang aman, sementara sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.

Pedagang minggu ini sedang menunggu laporan penjualan "existing home" pada Rabu (21/12), laporan barang tahan lama, produk domestik bruto, dan klaim pengangguran mingguan pada Kamis (22/12), dan terakhir data penjualan rumah baru dan sentimen konsumen pada Jumat (23/12).

Perak untuk pengiriman Maret turun 12,6 sen, atau 0,78 persen, menjadi ditutup pada 16,089 dolar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman Januari turun 16,8 dolar AS, atau 1,80 persen, menjadi ditutup pada 917,30 dolar AS per ounce. 
(Uu.A026) 
COPYRIGHT © ANTARA 2016

19 Desember 2016

Harga emas naik akibat teknikal "rebound" | PT. KONTAK PERKASA

PT. KONTAK PERKASA - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Jumat (Sabtu pagi WIB), akibat teknikal "rebound" setelah jatuh secara dramatis sehari sebelumnya.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari naik 7,6 dolar AS, atau 0,67 persen, menjadi menetap di 1.137,40 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Sebuah teknikal "rebound" dari penurunan harga emas yang tajam memberikan dukungan terhadap logam mulia, karena pasar bereaksi terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve AS.

Analis mencatat bahwa pasar sedang bersiap untuk fokus pada kenaikan suku bunga 2017 mendatang, karena ekonomi AS sedang dalam proses membaik. Investor percaya the Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 persen ke 1,00 persen selama pertemuan FOMC Maret.

Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,75 ke setidaknya 0,75 adalah empat persen pada pertemuan Februari dan 26 persen untuk pertemuan Maret.

Emas diberi dukungan lebih lanjut karena indeks dolar AS turun 0,22 persen menjadi 102,87 pada pukul 19.45 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. 

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi investor.

Sebuah laporan yang dirilis pada Jumat oleh National Association of Realtors yang berbasis di AS menunjukkan "housing starts" atau rumah yang baru dibangun mencapai 1.090 unit dan izin menderikan bangunan pada tingkat 1.201 unit. Kedua angka ini jauh lebih buruk dari yang diharapkan dan memberi dukungan terhadap harga emas.

Dampak jangka panjang dari kenaikan suku bunga the Fed akan membatasi kenaikan harga logam mulia dan cenderung mendominasi pemikiran pasar untuk minggu-minggu mendatang.

Perak untuk pengiriman Maret naik 25,7 sen, atau 1,61 persen, menjadi ditutup pada 16,215 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 40,5 dolar AS, atau 4,3 persen, menjadi ditutup pada 934,10 dolar AS per ounce.
(Uu.A026) 
Baca juga : PT. KONTAK PERKASA
COPYRIGHT © ANTARA 2016

14 Desember 2016

Indeks FTSE 100 Inggris ditutup naik 1,13 persen | PT. KONTAK PERKASA

PT. KONTAK PERKASA - Indeks FTSE 100 di London, indikator utama pasar saham Inggris, ditutup lebih tinggi pada Selasa, naik 1,13 persen atau 78,15 poin menjadi 6.968,57 poin.

Harga saham Rolls-Royce Holdings melonjak 4,15 persen, menduduki posisi teratas daftar peraih keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau "blue chips". 

Diikuti saham ITV yang melompat 3,73 persen, BT Group meningkat 3,68 persen, International Consolidated Airlines Group bertambah 3,24 persen dan Dixons Carphone naik 2,83 persen.

Sementara itu, saham Antofagasta memimpin kerugian (top losers) dari saham-saham unggulan dengan penurunan harga 4,65 persen, diikuti oleh Tesco jatuh 3,76 persen, BHP Billiton berkurang 2,78 persen, Anglo American merosot 2,60 persen dan Rio Tinto turun 2,28 persen, demikian Xinhua.

Baca juga : PT. KONTAK PERKASA
COPYRIGHT © ANTARA 2016