Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

21 November 2016

OPEC kian mendekati kesepakatan pembatasan produksi minyak | PT. KONTAK PERKASA

PT. KONTAK PERKASA - OPEC semakin dekat ke arah menyelesaikan kesepakatan membatasi produksi minyak bulan ini, yang pertama sejak 2008, karena sebagian besar anggota siap untuk memberikan Iran fleksibilitas signifikan tentang volume produksi, menteri-menteri dan sumber mengatakan pada Jumat.

Iran telah menjadi batu sandungan utama untuk mencapai kesepakatan, karena Teheran ingin dibebaskan dari pembatasan produksi beralasan sedang mencoba untuk mendapatkan kembali pangsa pasar minyaknya setelah pencabutan sanksi Barat pada Januari.

Arab Saudi saingannya Iran, produsen terbesar dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, berpendapat bahwa produksi Iran telah mencapai puncaknya dan seharusnya tidak diberikan konsesi besar.

Pada Jumat, beberapa menteri minyak OPEC termasuk Khalid al-Falih dari Arab Saudi bertemu di Doha di sela-sela forum gas. Para pejabat Iran menghadiri pertemuan itu meskipun menteri Bijan Zanganeh tidak datang.

Pada pertemuan tersebut, negara-negara anggota OPEC mengusulkan Iran dibatasi produksi minyaknya di 3,92 juta barel per hari (bph), sumber akrab dengan usulan itu mengatakan kepada Reuters.

Iran sebelumnya telah menyatakan akan menerima pembekuan di antara 4,0 juta hingga 4,2 juta barel per hari.

Sumber-sumber OPEC Teluk telah mengatakan mereka ingin Iran untuk membatasi produksi pada sekitar 3,6-3,7 juta barel per hari -- volume produksi Republik Islam saat ini, menurut perkiraan OPEC.

Sumber itu mengatakan Teheran belum menanggapi proposal tersebut.

Gubernur OPEC Iran, yang menghadiri pembicaraan Jumat, mengatakan ia optimis bahwa kelompok produsen akan mencapai kesepakatan ketika berkumpul secara resmi di Wina pada 30 November.

Falih mengatakan pertemuan Jumat berjalan dengan baik, tetapi menolak berkomentar lebih lanjut.

Jika OPEC mencapai kesepakatan pada 30 November, juga dapat menarik dukungan dari anggota non-OPEC termasuk Rusia, yang berjanji akan bekerja sama, tetapi sejauh ini menahan diri dari setiap komitmen kuat.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak berpartisipasi dalam pertemuan Jumat dan mengatakan ia pikir OPEC bergerak lebih dekat ke kesepakatan. Jika kesepakatan tercapai, Rusia siap untuk bergabung dan membatasi produksi untuk enam bulan atau lebih, kata Novak.

Dia juga mengatakan banyak produsen non-OPEC bisa bergabung dengan pakta tersebut. Kementerian Energi Azerbaijan mengatakan pada Jumat pihaknya akan mengirim delegasi ke konsultasi di Wina akhir bulan ini.
COPYRIGHT © ANTARA 2016

18 November 2016

Wall Street berakhir naik di tengah pernyataan Yellen | PT. KONTAK PEERKASA

PT. KONTAK PEERKASA - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor mempertimbangkan pernyataan Ketua Federal Reserve Janet Yellen di tengah sejumlah data ekonomi.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 35,68 poin atau 0,19 persen menjadi ditutup pada 18.903,82 poin. Indeks S&P 500 bertambah 10,18 poin atau 0,47 persen menjadi berakhir di 2.187,12 poin, dan indeks komposit Nasdaq menguat 39,39 poin atau 0,74 persen menjadi 5.333,97 poin, lapor Xinhua.

Dalam kesaksiannya di depan Komite Ekonomi Gabungan Kongres AS pada Kamis, Yellen mengatakan bahwa akan menjadi tepat bagi bank sentral untuk menaikkan suku bunga relatif cepat, dan memperingatkan risiko-risiko mempertahankan tingkat suku bunga rendah terlalu lama.

"Komite (Pasar Terbuka Federal) menilai bahwa alasan untuk meningkatkan kisaran target terus menguat dan bahwa kenaikan semacam itu juga bisa menjadi tepat relatif dekat jika data yang masuk memberikan beberapa bukti lebih lanjut dari kemajuan lanjutan menuju tujuan Komite," kata Yellen.

Para analis mengambil komentar tersebut sebagai indikasi yang jelas bahwa bank sentral bisa menaikkan suku bunga pada bulan depan.

Menurut alat FedWatch CME Group, ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga Desember mencapai 90,6 persen.

Di sisi ekonomi, jumlah rumah baru yang dibanguan (housing starts) yang dimiliki secara pribadi di AS pada Oktober berada di tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,323 juta unit, Departemen Perdagangan mengumumkan, Kamis.

"Lonjakan besar dalam rumah baru yang dibangun pada Oktober menunjukkan akan ada lonjakan rumah baru datang ke pasar pada tahun 2017, yang akan mengurangi beberapa tekanan harga," kata Sophia Kearney-Lederman, seorang analis ekonomi di FTN Financial.

Sementara itu, Indeks Harga Konsumen untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,4 persen pada Oktober disesuaikan secara musiman, setara dengan konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis.

Dalam laporan terpisah, departemen mengatakan bahwa dalam pekan yang berakhir 12 November, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 235.000, turun 19.000 dari tingkat direvisi pekan sebelumnya sebesar 254.000, menurut Departemen Tenaga Kerja AS. 


Baba juga : PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR
COPYRIGHT © ANTARA 2016

17 November 2016

Saham Hong Kong dibuka melemah | PT. KONTAK PERKASA

PT. KONTAK PERKASA - Saham Hong Kong dibuka melemah pada Kamis, seiring penurunan di Wall Street karena investor didera ketidakpastian atas prospek ekonomi global setelah Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat.

AFP melaporkan, indeks Hang Seng turun 0,50 persen atau 110,46 poin menjadi 22.170,07.

Dan acuan Shanghai Composite Index merosot 0,20 persen atau 6,56 poin menjadi 3.198,50.

Sementara itu, Shenzhen Composite Index, yang merupakan acuan di bursa saham terbesar kedua di Tiongkok, tergelincir 0,23 persen atau 4,99 poin menjadi 2.119,86. (mr)
COPYRIGHT © ANTARA 2016