Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

25 Oktober 2016

Minyak Mentah Tergelincir View Pembatasan OPEC

Kontak perkasa - Harga minyak mentah jatuh di sesi Asia, Selasa, dengan investor menilai peluang penyelesaian dan rencana penerapan pakta perjanjian pembatasan produksi yang rumit termasuk OPEC dan Rusia serta mencatat penguatan dolar yang memukul permintaan.

Minyak mentah berjangka AS untuk pengiriman Desember di Bursa Perdagangan New York turun tipis 0,10% ke $50,47 per barel.

Semalam, minyak AS turun pada hari Senin, setelah Irak mengatakan ingin dibebaskan dari kesepakatan pembekuan produksi oleh Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak OPEC.

Di Bursa Berjangka ICE London, kontrak Brent Desember tertekan 0,50% diperdagangkan pada $51,52 per barel.

Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dijadwalkan mengadakan pertemuan pada 30 November nanti untuk membahas lebih lanjut rincian pembekuan produksi global. Irak merupakan produsen terbesar kedua OPEC setelah Arab Saudi. Eksportir utama Rusia juga mengatakan menyetujui pakta perjanjian tersebut dan bekerja dengan OPEC dengan syarat untuk membekukan produksi sendiri.

Akhir bulan lalu, OPEC mencapai kesepakatan membatasi produksi ke range 32,5 juta hingga 33,0 juta barel per hari dalam pembicaraan yang diadakan di sela-sela sebuah konferensi energi di Aljazair.

Namun, analis pasar tetap skeptis atas kesepakatan itu, memikirkan bagaimana rencana tersebut akan diterapkan.

Harga minyak biasanya melemah ketika mata uang AS menguat setelah komoditas yang dihargakan dalam dolar itu menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

PT Kontak Perkasa Futures Makassar

24 Oktober 2016

Harga Minyak Dunia Diproyeksikan Naik, Premium Stabil hingga Akhir Tahun | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Terkait proyeksi kenaikan harga minyak mentah dunia di 2017, akan memberikan dampak terhadap harga Bahan Bakar Minyak ( BBM), khususnya premium. Namun untuk akhir tahun, diperkirakan harga keduanya masih akan tetap dan tidak mengalami kenaikan. Untuk harga (premium) untuk akhir tahun kemungkinan tidak naik," ujar Direktur Executive Energy Watch, Mamit Setiawan.
Dia juga mengatakan bahwa sebelumnya ada rencana dari pemerintah untuk menaikan harga BBM, akan tetapi hal itu tidak urung dilakukan.
"Waktu itu ada rencana premium turun tidak jadi," terang Mamit.
Akan tetapi, dirinya mengungkapkan apabila harga premium nantinya tidak ikut naik mengikuti kenaikan harga minyak mentah dunia maka Pertamina akan mengalami kerugian.
"Jadi kalau memang nanti tidak naik akan terkikis keuntungan Pertamina dan akan mengalami kerugian,” ujarnya. Sumber: http://economy.okezone.com/

Baca juga: PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

21 Oktober 2016

Survei Fed menyebut ekonomi AS terus tumbuh moderat | PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR

PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR - Kegiatan ekonomi AS terus berkembang pada kecepatan sedang hingga moderat dari akhir Agustus hingga awal Oktober, dengan sebagian besar distrik memperkirakan prospek positif, demikian hasil survei terbaru yang dirilis Federal Reserve, pada Rabu.

"Sebagian besar distrik menunjukkan kecepatan ekspansi sedang atau moderat," kata The Fed dalam Beige BOOK terbaru yang mengukur ekonomi di 12 distriknya. Namun, Distrik New York melaporkan tidak ada perubahan dalam aktivitas keseluruhan.

Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar distrik memperkirakan prospek positif dengan pertumbuhan diperkirakan akan terus pada kecepatan sedikit sampai moderat di beberapa distrik.

Menurut survei, penjualan ritel meningkat di sebagian besar distrik, dan diharapkan akan berlanjut tumbuh moderat dalam beberapa bulan ke depan.

Aktivitas manufaktur bervariasi, dan beberapa distrik melaporkan bahwa dolar AS yang kuat terus menyeret turun ekspor barang-barang manufaktur.

Kondisi pasar tenaga kerja tetap ketat, dengan pertumbuhan payroll dan upah sedang, kata laporan survei. Harga sedikit meningkat secara keseluruhan.

The Fed mempertahankan suku bunga federal fund tidak berubah dalam pertemuan September di tengah data ekonomi lemah baru-baru ini dan inflasi lemah, tapi sangat mengisyaratkan bahwa bank sentral bisa memiliki satu kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini.

Analis secara luas percaya bahwa the Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam pertemuan November, sementara kemungkinan menaikkan suku bunga 

Baca juga: PT. KONTAK PERKASA FUTURES MAKASSAR
COPYRIGHT © ANTARA 2016