KONTAK PERKASA FUTURES - Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya di New York pada Kamis pagi, karena pernyataan Federal Reserve yang baru dirilis menyatakan kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir tahun. Setelah pertemuan kebijakan moneter dua hari yang dimulai Selasa, para pejabat Fed mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah, namun meninggalkan pintu terbuka untuk kenaikan suku bunga di pertemuan berikutnya pada Desember tanpa memberikan komitmen yang kuat untuk bertindak pada akhir tahun, lapor Xinhua. "Dalam menentukan apakah akan tepat untuk menaikkan kisaran target pada pertemuan berikutnya, Komite akan menilai kemajuan -- realisasi dan ekspektasi -- menuju tujuannya ketenagakerjaan maksimal dan inflasi dua persen," kata The Fed dalam pernyataannya. Analis mengatakan bahwa referensi Fed untuk pertemuan tertentu sangat jarang dan pernyataan "hawkish" pasti mendorong ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada tahun ini. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,82 persen menjadi 97,699 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,0901 dolar AS dari 1,1040 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5251 dolar AS dari 1,5307 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7086 dolar AS dari 0,7195 dolar. Dolar AS dibeli 121,21 yen Jepang, lebih tinggi dari 120,32 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS menguat menjadi 0,9952 franc Swiss dari 0,9862 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3214 dolar Kanada dari 1,3265 dolar Kanada.
29 Oktober 2015
Indeks FTSE 100 London berakhir naik 1,14 persen
Oktober 29, 2015
News Market
KONTAK PERKASA FUTURES - Indeks FTSE 100, indikator utama pasar saham London, Inggris, berakhir naik 1,14 persen atau 72,53 poin menjadi 6.437,80 poin. Harga saham Fresnillo naik 4,63 persen, menduduki puncak pencetak keuntungan dari kelompok saham unggulan atau "blue chips". Diikuti oleh GlaxoSmithKline naik 3,88 persen, Randgold Resources naik 3,76 persen, BT Group naik 3,68 persen dan Hikma Pharmaceuticals meningkat 3,28 persen, lapor Xinhua. Meggitt PLC memimpin kerugian atas kelompok saham unggulan dengan penurunan tajam 20,46 persen, diikuti oleh Lloyds Banking Group jatuh 4,39 persen, Antofagasta turun 1,47 persen, Rio Tinto merosot 0,72 persen dan easyJet melemah 0,67 persen.
28 Oktober 2015
Wall Street turun karena laporan laba bervariasi dan data lemah
Oktober 28, 2015
News Market
KONTAK PERKASA FUTURES - Saham jaringan farmasi Rite Aid dan Starwood Hotels melesat lebih tinggi pada Rabu pagi, dipicu laporan kemungkinan tawaran pengambilalihan, tetapi pasar yang lebih luas menurun karena laba bervariasi dan data ekonomi lemah.Dow Jones Industrial Average turun 41,62 poin (0,24 persen) menjadi berakhir di 17.581,43, lapor AFP.Indeks berbasis luas S&P 500 merosot 5,29 poin (0,26 persen) menjadi ditutup pada 2.065,89, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq merosot 4,56 poin (0,09 persen) menjadi 5.030,15.Rite Aid melonjak 42,6 persen setelah Wall Street Journal melaporkan Walgreens Boots Alliance sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk mengakuisisi rivalnya yang lebih kecil senilai hingga 10 miliar dolar AS segera setelah Rabu. Walgreens Boots naik 6,4 persen.Journal juga melaporkan bahwa tiga perusahaan Tiongkok yang tertarik dalam penawaran untuk jaringan hotel Starwood, dihargai oleh pasar sekitar 12 miliar dolar AS.Saham Starwood melonjak 9,1 persen.Namun data ekonomi lebih lanjut mengurangi kemungkinan Federal Reserve akan bergerak pada Rabu untuk menaikkan suku bunga setelah pertemuan kebijakan dua harinya.The Conference Board mengatakan indeks kepercayaan konsumen jatuh ke 97,6 pada Oktober dari 102,6 pada September karena prospek suram untuk perekonomian.Pesanan baru untuk barang tahan lama AS turun untuk bulan kedua berturut-turut pada September, 1,2 persen, kata Departemen Perdagangan.Anggota Dow, IBM, kehilangan 4,0 persen setelah mengungkapkan bahwa pihaknya di bawah penyelidikan regulator sekuritas AS atas akuntansinya untuk pendapatan untuk transaksi di AS dan Inggris. Raksasa teknologi mengatakan ia bekerja sama dengan penyidik.Perusahaan-perusahaan farmasi besar menguat setelah laporan laba mereka di atas perkiraan para analisn: Merck menambahkan 1,1 persen, Pfizer naik 2,4 persen, dan Bristol-Myers Squibb bertambah 3,5 persen.UPS kehilangan 2,9 persen karena pendapatannya untuk kuartal ketiga 14,24 miliar dolar AS, datang sekitar 200 juta dolar AS di bawah ekspektasi para analis. Perusahaan menjelaskan lingkungan ekonomi sebagai "tidak merata".Ford anjlok 5,0 persen karena laba per saham kuartal ketiga datang pada 45 sen, dua sen di bawah ekspektasi para analis. Pendapatan bersihnya naik lebih dari dua kali lipat menjadi 1,9 miliar dolar AS. Sebuah catatan RBC Capital Markets mengutip hasil lemah di pasar Asia Pasifik sebagai alasan labanya tidak memenuhi ekspektasi para analis.Cummins, yang memproduksi mesin diesel dan gas alam, merosot 8,7 persen setelah mengumumkan akan memotong hingga 2.000 pekerja karena pelmabatan usaha. Penjualannya sangat buruk di Brazil dan Tiongkok, kata perusahaan itu.Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS berjangka 10-tahun turun menjadi 2,04 persen dari 2,06 persen, sedangkan pada obligasi 30-tahun turun menjadi 2,86 persen dari 2,87 persen pada Senin. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak berlawanan arah.
Langganan:
Postingan (Atom)














