KONTAK PERKASA FUTURES - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup turun pada Rabu pagi, karena dolar AS menguat untuk sesi kedua berturut-turut, dan pasar saham Eropa serta AS memperoleh kembali pijakan mereka. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember kehilangan 5,1 dolar AS, atau 0,46 persen, menjadi menetap di 1.102,60 dolar AS per ounce, lapor Xinhua. Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama naik 0,35 persen pada pukul 18.30 GMT. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar lebih kuat bisa menjadi negatif untuk komoditas termasuk emas, yang dihargakan dalam dolar, karena membuat mereka lebih mahal bagi konsumen non-dolar, sementara dolar melemah dapat mendukung komoditas. Harga emas agak mengurangi kerugian mereka setelah dua laporan utama yang dirilis oleh pemerintah AS menunjukkan penjualan ritel naik moderat 0,2 persen pada Agustus, dan produksi industri turun 0,4 persen disesuaikan secara musiman pada bulan lalu. Analis percaya data tersebut tampak lemah, tetapi pada dasarnya sesuai dengan harapan. Federal Reserve akan merilis pernyataan kebijakan penting pada Kamis sore menyusul pertemuan dua hari di mana The Fed akan membuat keputusan apakah akan menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya dalam lebih dari sembilan tahun. Di antara logam-logam lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 3,7 sen, atau 0,26 persen, menjadi ditutup pada 14,326 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 2,8 dolar AS, atau 0,29 persen, menjadi ditutup pada 958,2 dolar AS per ounce.
16 September 2015
Dolar AS menguat jelang pertemuan The Fed
September 16, 2015
News Market
KONTAK PERKASA FUTURES - Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama pada Rabu pagi, karena para investor sedang menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve yang dipantau cermat dimulai Rabu. Meskipun data ekonomi AS bervariasi dan pasar global bergejolak baru-baru ini telah menurunkan ekspektasi investor sehingga Fed menaikkan suku bunganya bulan ini, masih ada beberapa optimisme di pasar ketika pertemuan kebijakan semakin dekat. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,38 persen menjadi 95,606 pada akhir perdagangan. Di sisi ekonomi, Departemen Perdagangan pada Selasa mengumumkan bahwa perkiraan awal penjualan ritel dan jasa makanan AS untuk Agustus naik 0,2 persen dari bulan sebelumnya menjadi 447,7 miliar dolar AS, sedikit di bawah konsensus pasar kenaikan 0,30 persen. Sementara itu, The Fed mengatakan bahwa produksi industri AS turun 0,4 persen pada Agustus, melebihi ekspektasi pasar untuk penurunan 0,2 persen. Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,1278 dolar dari 1,1315 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5332 dolar dari 1,5432 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7120 dolar dari 0,7139 dolar. Dolar AS dibeli 120,46 yen Jepang, lebih tinggi dari 120,07 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS menguat menjadi 0,9742 franc Swiss dari 0,9683 franc Swiss, dan menukik menjadi 1,3246 dolar Kanada dari 1,3257 dolar Kanada, demikian Xinhua.Pasar saham utama Eropa ditutup lebih tinggi
September 16, 2015
News Market
KONTAK PERKASA FUTURES - Pasar saham utama Eropa ditutup lebih tinggi pada Selasa, dengan indeks acuan FTSE 100 di London naik 0,87 persen menjadi 6.137,60 poin. Di zona euro, indeks DAX 30 di Frankfurt bertambah 0,56 persen menjadi berakhir pada 10.188,13 poin dan indeks CAC 40 di Paris naik 1,13 persen menjadi 4.569,37 poin. Demikian laporan AFP.
Langganan:
Postingan (Atom)













